Hacker Bongkar Kamera Pengawas Flock dan Ungkap Praktik Pengawasan Massal

Sebuah kelompok peretas yang menamakan diri mereka stegan0gram berhasil membongkar unit kamera pengawas milik Flock Safety dan mengekstraksi data internal

Sep 17, 2026 - 01:56
0 0
Hacker Bongkar Kamera Pengawas Flock dan Ungkap Praktik Pengawasan Massal

Sebuah kelompok peretas yang menamakan diri mereka stegan0gram berhasil membongkar unit kamera pengawas milik Flock Safety dan mengekstraksi data internal di dalamnya. Aksi peretasan fisik ini mengungkap fakta mengejutkan mengenai intensitas pengawasan kendaraan yang dilakukan oleh perangkat tersebut, di mana sistem secara otomatis memproduksi puluhan foto dari setiap kendaraan yang melintas untuk membentuk profil visual atau "sidik jari" digital.

Temuan teknis tersebut diserahkan kepada dua media investigasi teknologi terkemuka, Wired dan 404 Media, yang kemudian melakukan analisis mendalam secara independen. Investigasi bersama tersebut membongkar bahwa dalam rentang waktu operasional hanya 21 hari, kamera berbasis Automatic License Plate Recognition (ALPR) ini merekam dan memproses ribuan data visual secara terperinci tanpa disadari oleh para pengguna jalan.

Anatomi Rekayasa Balik: Lebih dari Sekadar Pembaca Pelat Nomor

Kamera Flock selama ini dipasarkan kepada aparat penegak hukum dan pengelola kawasan perumahan sebagai alat pendeteksi pelat nomor kendaraan bermotor guna mencegah tindak kejahatan. Namun, hasil ekstraksi perangkat keras yang dilakukan stegan0gram menunjukkan bahwa perangkat lunak kamera bekerja jauh lebih agresif.

Ketika sebuah mobil melintas dalam jangkauan sensor, sistem tidak hanya mengambil satu gambar statis untuk membaca teks pelat nomor. Sebaliknya, kamera memotret rentetan puluhan gambar beresolusi tinggi dalam hitungan detik. Dari kumpulan data visual tersebut, algoritma pemrosesan citra milik Flock mengidentifikasi berbagai karakteristik fisik kendaraan, antara lain:

  • Ciri khas visual: Goresan, penyok, stiker bemper, hingga jenis rak atap (roof rack).
  • Komposisi interior dan kabin: Pola penempatan barang di dasbor dan bayangan pengemudi.
  • Metadata spasial: Kecepatan laju kendaraan, arah pergerakan, dan stempel waktu presisi tinggi.
"Analisis data perangkat keras membuktikan bahwa arsitektur pengawasan ini dirancang untuk menciptakan jejak profil kendaraan yang nyaris mustahil dihindari oleh publik di ruang terbuka," tulis laporan investigasi 404 Media.

Kerentanan Fisik dan Ancaman Privasi Publik

Temuan ini memicu diskursus tajam terkait keamanan infrastruktur pemantauan publik. Dari sudut pandang keamanan siber, keberhasilan stegan0gram membongkar fisik kamera di tiang publik dan mengakses data penyimpanan internal tanpa enkripsi yang memadai mengindikasikan adanya kelemahan mendasar dalam perlindungan perangkat keras di lapangan (edge hardware security).

Jika kelompok independen dapat dengan mudah mengekstrak rekaman pergerakan masyarakat, terdapat risiko nyata bahwa aktor jahat lainnya dapat memanfaatkan celah serupa untuk melacak rute harian warga, aktivitas aktivis, maupun pejabat publik. Akumulasi data lintasan harian yang terpusat di jaringan Flock telah lama dikritik oleh organisasi kebebasan sipil karena dinilai berpotensi disalahgunakan untuk pengawasan massal tanpa surat perintah pengadilan.

Flock Safety mengklaim bahwa sistem mereka ditujukan semata-mata untuk membantu kepolisian memecahkan kasus kriminal. Namun, fakta bahwa puluhan juta data warga negara yang tidak bersalah tersimpan dalam repositori algoritma pembuat profil kendaraan memperkuat kekhawatiran bahwa batas privasi di ruang publik kian terkikis oleh komersialisasi teknologi keamanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User