Haaland Jadi Eksekutor, Man City Tumbangkan Liverpool di Perempat Final FA Cup

Skor akhir 2-1 untuk Manchester City atas Liverpool di perempat final FA Cup, Sabtu (4/4/2026), di Etihad Stadium. Erling Haaland menjadi penentu kemenangan The Citizens lewat satu golnya di menit ke-...

Oct 08, 2026 - 10:00
0 0
Haaland Jadi Eksekutor, Man City Tumbangkan Liverpool di Perempat Final FA Cup

Skor akhir 2-1 untuk Manchester City atas Liverpool di perempat final FA Cup, Sabtu (4/4/2026), di Etihad Stadium. Erling Haaland menjadi penentu kemenangan The Citizens lewat satu golnya di menit ke-63, sekaligus mengunci tiket semifinal. Laga berjalan sengit sejak peluit pertama, dengan penguasaan bola City mencapai 58 persen dan 6 shots on target dari total 14 percobaan, sementara Liverpool mencatatkan 4 shots on target dari 11 tembakan.

Babak Pertama: Taktik Tinggi, Peluang Minim

Pep Guardiola menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Haaland sebagai ujung tombak tunggal. Starting XI City menampilkan pressing ketat sejak menit awal. Menit ke-9, Phil Foden melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Liverpool yang dijaga Alisson Becker. Liverpool yang memakai formasi 4-3-3 mencoba membangun serangan lewat sayap kanan Mohamed Salah. Menit ke-21, Salah melakukan penetrasi dan melepaskan umpan silang, namun bek City, Ruben Dias, berhasil menyapu bola sebelum Darwin Nunez menyambut.

Peluang terbaik babak pertama hadir di menit ke-38. Bernardo Silva mengirim umpan terobosan kepada Haaland, tetapi wasit mengangkat bendera—offside. Hingga menit ke-45, tidak ada gol tercipta. Statistik babak pertama mencatat penguasaan bola City 61 persen berbanding 39 persen milik Liverpool, tetapi kedua tim sama-sama hanya mencatatkan 2 shots on target.

Babak Kedua: Haaland Pecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Menit ke-52, Liverpool hampir membuka skor lewat sundulan Virgil van Dijk dari skema sepak pojok, tetapi kiper City, Ederson, melakukan penyelamatan refleks gemilang. Guardiola merespons dengan menginstruksikan Kevin De Bruyne masuk menggantikan Jack Grealish pada menit ke-58. Perubahan itu langsung berdampak. Menit ke-63, De Bruyne mengirim umpan silang rendah ke kotak penalti, dan Haaland menyambut dengan tendangan first-time yang menggetarkan jala gawang Liverpool. Skor berubah 1-0 untuk City. Gol tersebut menjadi gol ke-8 Haaland di kompetisi FA Cup musim ini.

Liverpool tidak tinggal diam. Menit ke-71, Jurgen Klopp memasukkan Diogo Jota untuk menambah daya gedor. Menit ke-78, Salah berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang City. Skor menjadi 1-1. Namun, City kembali memimpin pada menit ke-84 melalui gol bunuh diri bek Liverpool, Ibrahima Konate, yang salah mengantisipasi umpan silang Foden. Wasit sempat mengecek VAR untuk potensi offside, tetapi gol dinyatakan sah. Hingga menit ke-90+4, Liverpool berusaha menekan, tetapi pertahanan City yang dikomandoi Dias dan Nathan Ake tampil solid.

Analisis Statistik: Efisiensi City di Momen Krusial

Secara keseluruhan, City mencatatkan 54 persen penguasaan bola dengan 6 shots on target, sedangkan Liverpool memiliki 46 persen penguasaan bola dan 4 shots on target. Jumlah kartu kuning yang dikeluarkan wasit sebanyak 3—dua untuk pemain Liverpool (Fabinho, Konate) dan satu untuk pemain City (Rodri). Tidak ada kartu merah dalam laga ini. Clean sheet gagal diraih kedua tim, tetapi efektivitas serangan City terbukti lebih tajam. Haaland sendiri mencatatkan 3 shots on target dari 5 percobaan, serta 1 assist tidak resmi melalui umpan yang berujung gol bunuh diri Konate.

Kutipan Pelatih dan Dampak Hasil

"Erling adalah pembeda. Dia bekerja keras sepanjang laga, dan golnya datang dari insting murni seorang penyerang. Kami senang bisa melewati Liverpool, tim yang sangat kuat," ujar Guardiola dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, Klopp mengakui timnya kurang beruntung. "Kami menciptakan peluang, tetapi City lebih klinis. Kesalahan kecil di menit-menit akhir harus kami bayar mahal," katanya.

Dengan hasil ini, Manchester City melaju ke semifinal FA Cup dan akan menghadapi pemenang laga antara Chelsea dan Newcastle United. Bagi Haaland, penampilan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di Inggris. Jika mampu mempertahankan performa, bukan tidak mungkin ia kembali mencetak hat-trick di babak berikutnya. Liverpool harus mengalihkan fokus ke kompetisi lain, sementara City semakin percaya diri mengejar trofi ganda musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User