Gunung Ijen: Tiga Titik Api Muncul di Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup

Kawasan konservasi Pegunungan Ijen kembali menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul terdeteksinya tiga titik api baru di area Cagar

Sep 17, 2026 - 17:12
0 0
Gunung Ijen: Tiga Titik Api Muncul di Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup

Kawasan konservasi Pegunungan Ijen kembali menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul terdeteksinya tiga titik api baru di area Cagar Alam (CA) Merapi Ungup-Ungup, Jawa Timur. Kemunculan titik panas (hotspot) di zona dengan tingkat keanekaragaman hayati tinggi ini memicu kewaspadaan penuh dari tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan setempat.

Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau panjang, ditambah hembusan angin kencang di punggung pegunungan, dinilai mempercepat potensi perambatan api. Secara ekologis, CA Merapi Ungup-Ungup merupakan benteng perlindungan plasma nutfah penting yang menopang ekosistem lereng Gunung Ijen, sehingga kebakaran di wilayah ini berpotensi memicu degradasi habitat satwa liar dan kerusakan vegetasi endemik.

Kronologi Deteksi dan Eskalasi Karhutla

Berdasarkan data pemantauan satelit dan laporan patroli lapangan, proses eskalasi titik api terpantau melalui rangkaian tahapan berikut:

  1. Pemantauan Awal: Citra satelit penginderaan jauh mencatat anomali termal pada koordinat tertentu di punggungan Merapi Ungup-Ungup.
  2. Verifikasi Darat: Petugas lapangan BBKSDA bersama personel Masyarakat Peduli Api (MPA) langsung diterjunkan untuk memastikan koordinat visual serta memetakan arah hembusan angin.
  3. Konfirmasi Titik Api: Tim patroli mengonfirmasi adanya tiga titik api terpisah yang membakar serasah dan semak belukar kering di medan berkontur curam.
  4. Mobilisasi Tim Gabungan: Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan mulai dikerahkan menuju pos pantau terdekat guna membentuk sekat bakar darurat.

Tantangan Medan dan Analisis Kerentanan Ekologis

Upaya penjinakan api di Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup menghadapi rintangan geografis yang berat. Lokasi titik api berada di lereng terjal dengan kemiringan ekstrem yang sulit dijangkau kendaraan operasional, memaksa petugas membawa peralatan manual dengan berjalan kaki berjam-jam.

"Fokus utama kami saat ini adalah melokalisasi kobaran agar tidak meluas ke zona inti cagar alam. Kami membuat ilaran atau sekat bakar manual untuk memutus rantai bahan bakar kering di lantai hutan," ujar perwakilan tim satgas pengendali karhutla di lokasi.

Ancaman karhutla di kawasan Ijen tidak hanya berdampak pada hilangnya tutupan vegetasi pohon cemara gunung (Casuarina junghuhniana) dan cantigi, namun juga dapat memengaruhi kestabilan tanah yang berisiko memicu tanah longsor saat musim hujan tiba.

Langkah Terpadu Penanganan Titik Api

Guna mencegah api merambat lebih luas menuju kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, otoritas setempat menetapkan beberapa langkah strategis:

  • Pembuatan Sekat Bakar (Fire Break): Pembersihan jalur selebar 3 hingga 5 meter di sekeliling area terbakar guna menahan pergerakan api permukaan.
  • Pemadaman Manual Terarah: Menggunakan teknik gepyok dan semprotan tangki punggung (jet shooter) pada area yang masih dapat dijangkau personel.
  • Pemantauan Udara Berkelanjutan: Mengoperasikan pesawat nirawak (drone) dengan kamera termal untuk memantau titik bara api yang berpotensi menyala kembali pada malam hari.

Kewaspadaan menyeluruh tetap diberlakukan hingga seluruh titik api terverifikasi padam total dan tidak menyisakan bara di bawah lapisan gambut tipis pegunungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User