GoTo Cetak Profit, Kredivo Ekspansi ke Pasar Vietnam

Jakarta — Ekosistem digital Indonesia memasuki babak baru yang lebih matang pada kuartal kedua tahun ini. Sejumlah perusahaan teknologi dalam negeri menunj

Jul 17, 2026 - 08:23
0 1
GoTo Cetak Profit, Kredivo Ekspansi ke Pasar Vietnam

Jakarta — Ekosistem digital Indonesia memasuki babak baru yang lebih matang pada kuartal kedua tahun ini. Sejumlah perusahaan teknologi dalam negeri menunjukkan performa menggembirakan, mulai dari pencapaian profitabilitas oleh platform raksasa hingga ekspansi regional oleh pemain fintech. Tren ini menandai pergeseran fundamental dari era bakar uang menuju model bisnis berkelanjutan yang lebih terukur.

GoTo dan Babak Baru Profitabilitas

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya membukukan kemajuan signifikan dalam upayanya mencapai profitabilitas. Setelah bertahun-tahun mencatatkan rugi bersih, perseroan berhasil menekan angka kerugian secara drastis melalui serangkaian efisiensi operasional dan restrukturisasi lini bisnis. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) yang disesuaikan kini berada di jalur positif, menandakan bahwa strategi turnaround yang dijalankan manajemen membuahkan hasil konkret.

Langkah efisiensi yang ditempuh termasuk pengurangan insentif promosi, optimalisasi biaya logistik, serta integrasi layanan on-demand, e-commerce, dan fintech dalam satu ekosistem tertutup. Investor merespons positif perkembangan ini, tercermin dari stabilitas harga saham GOTO dalam beberapa pekan terakhir. "Pencapaian ini membuktikan bahwa model bisnis platform dapat berjalan menguntungkan di Indonesia, selama eksekusinya disiplin," ujar seorang analis teknologi yang enggan disebutkan namanya.

Kredivo Melebarkan Sayap ke Vietnam

Di sisi lain, PT FinAccel Teknologi Indonesia, perusahaan induk Kredivo, mengumumkan ekspansi resmi ke pasar Vietnam. Langkah strategis ini menjadikan Kredivo sebagai salah satu pemain buy now pay later (BNPL) asal Indonesia pertama yang menembus pasar Asia Tenggara di luar negara asalnya. Vietnam dipilih karena memiliki profil demografi muda, penetrasi smartphone yang tinggi, serta tingkat inklusi keuangan yang masih rendah—kondisi serupa dengan Indonesia beberapa tahun silam.

Kredivo telah mengantongi lisensi operasional dari otoritas keuangan Vietnam dan menjalin kemitraan dengan sejumlah platform e-commerce lokal. Target awal perseroan adalah mengakuisisi 500.000 pengguna dalam 12 bulan pertama dengan portofolio kredit diproyeksikan menembus USD 100 juta. Model penilaian kredit berbasis kecerdasan buatan yang telah teruji di Indonesia akan direplikasi sepenuhnya di Vietnam, dengan penyesuaian pada karakteristik data lokal.

Bank Digital dan Diversifikasi Layanan

Sektor perbankan digital turut mencatatkan perkembangan positif. PT Bank Jago Tbk dan Superbank terus memperkuat posisinya melalui integrasi mendalam dengan ekosistem digital masing-masing. Bank Jago yang terafiliasi dengan ekosistem GoTo mencatat pertumbuhan jumlah nasabah signifikan, sementara Superbank, yang didukung oleh konsorsium Grab, Singtel, dan Emtek, genap berusia satu tahun dengan capaian melampaui target internal.

Diversifikasi model bisnis juga terlihat pada platform lain. Bukalapak, misalnya, mulai mengalihkan fokus pada pertumbuhan berbasis gaming melalui investasi di sektor esports dan konten game. Sementara itu, platform kecantikan Sociolla, layanan investasi retail Bareksa, dan platform properti ERA masing-masing mengukuhkan posisinya di ceruk pasar yang semakin spesifik.

Regulasi dan Perlindungan Digital

Dari sisi kebijakan, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya terhadap keamanan digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan kerangka regulasi yang melindungi anak-anak dan remaja dari konten berbahaya di internet. Lebih dari 60% pengguna internet Indonesia berusia di bawah 35 tahun, sehingga pengaturan akses dan konten bagi kelompok usia muda menjadi prioritas nasional.

Kepemimpinan baru di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memberikan sinyal positif bagi industri keuangan digital. Regulator berkomitmen menjaga keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen, terutama di sektor pinjaman online dan BNPL yang tumbuh pesat. Sementara itu, aliran modal asing—khususnya dari investor Korea Selatan dan dana ventura Asia Tenggara—terus mengalir ke Indonesia, menegaskan posisi negara ini sebagai pasar digital paling menjanjikan di kawasan.

[SOCIAL_TWEET]: Ekosistem digital Indonesia makin matang! GoTo cetak profit, Kredivo ekspansi ke Vietnam, dan pemerintah perkuat regulasi keamanan digital untuk anak muda. #FintechIndonesia #GoTo #Kredivo[SOCIAL_TG]: 🇮🇩 Update Ekosistem Digital: ✅ GoTo catat profit — era bakar uang berakhir ✅ Kredivo resmi masuk Vietnam ✅ Pemerintah perkuat aturan keamanan digital 📱 Baca analisis lengkapnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User