Gol Perdana Cunha Bawa Manchester United Tekuk Fulham 2-1

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Manchester United atas Fulham di Old Trafford, Minggu (1/2/2026) malam WIB. Laga yang sarat emosi ini ditentukan oleh satu nama: Matheus Cunha. Penyerang Brasil itu men...

Gol Perdana Cunha Bawa Manchester United Tekuk Fulham 2-1

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Manchester United atas Fulham di Old Trafford, Minggu (1/2/2026) malam WIB. Laga yang sarat emosi ini ditentukan oleh satu nama: Matheus Cunha. Penyerang Brasil itu mencetak gol perdana bersama Setan Merah pada menit ke-23, lalu menyumbang satu assist untuk gol penentu kemenangan. Amad Diallo dan Bryan Mbeumo, dua rekan yang merayakan bersama Cunha usai gol pembuka, tampil sebagai motor serangan United sepanjang pertandingan.

Babak Pertama: Gol Perdana Cunha di Menit ke-23

Ruben Amorim menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1. Cunha ditempatkan sebagai ujung tombak tunggal, ditopang trio Amad Diallo, Bruno Fernandes, dan Bryan Mbeumo di lini kedua. Fulham, yang tampil dengan formasi 4-3-3, memilih bertahan rapat dan mengandalkan transisi cepat sebagai senjata utama.

Menit ke-23, Old Trafford bergemuruh. Bruno Fernandes melepaskan umpan terobosan ke sisi kanan, Amad Diallo bergerak tanpa bola dan menyodorkan assist datar ke kotak penalti. Cunha, yang sudah membaca pergerakan rekan setimnya, menyambut bola dengan first-time finish ke tiang jauh. Kiper Fulham sempat menyentuh bola, tetapi laju tembakan terlalu cepat untuk diantisipasi. Gol perdana tercipta, dan publik tuan rumah langsung bersorak histeris.

Statistik babak pertama mencatat United unggul penguasaan bola 61 persen berbanding 39 persen dengan empat shots on target. Fulham hanya mampu melepaskan satu tembakan mengarah ke gawang, itupun dari luar kotak penalti melalui Sasa Lukic pada menit ke-38, yang masih bisa diamankan Andre Onana. Hingga turun minum, kedudukan 1-0 bertahan.

Babak Kedua: Balasan Fulham dan Keputusan VAR

Fulham keluar dengan intensitas berbeda di babak kedua. Menit ke-51, skema serangan balik yang mereka racik sejak awal akhirnya berbuah hasil. Raul Jimenez menusuk dari sisi kiri dan melepaskan umpan tarik, lalu Alex Iwobi muncul di tiang jauh dan menuntaskannya menjadi gol. Skor berubah 1-1, dan kedudukan imbang bertahan hingga menit ke-70.

Menit ke-66, wasit sempat mengesahkan gol kedua Fulham lewat sundulan Calvin Bassey, tetapi VAR turun tangan. Rekaman menunjukkan posisi Bassey sudah dalam keadaan offside saat umpan silang dilepaskan. Gol dianulir, dan Fulham harus menerima kartu kuning untuk protes berlebihan dari bangku cadangan. Keputusan VAR ini menjadi titik balik laga.

Menit ke-78, giliran United mencetak gol penentu. Cunha, yang turun ke sisi kiri untuk menjemput bola, melewati satu bek dan melepaskan umpan silang terukur. Bryan Mbeumo, yang masuk lebih dalam dari posisi sayap kanan, menyambarnya dengan sundulan ke tiang dekat. Skor menjadi 2-1, dan Old Trafford kembali bergemuruh. Mbeumo kini mengoleksi dua gol dalam tiga laga terakhirnya.

Analisis Pemain: Cunha, Diallo, dan Mbeumo Jadi Trisula Baru

Cunha menutup laga dengan catatan nyaris sempurna: satu gol, satu assist, dua shots on target, dan tiga peluang tercipta. Sejak bergabung pada bursa transfer Januari, ia baru tampil tiga kali, dan gol perdana ini menjawab keraguan tentang adaptasinya di Liga Inggris. Pergerakannya tanpa bola, terutama saat menjemput umpan di sisi sayap, memberi dimensi baru pada serangan United yang sebelumnya terlalu bergantung pada Bruno Fernandes.

Amad Diallo, yang bermain sebagai right winger dalam formasi 4-2-3-1, mencatatkan assist pertamanya musim ini sekaligus melengkapi tujuh peluang yang ia ciptakan sepanjang laga. Sementara itu, Mbeumo yang dimainkan lebih bebas di lini kedua menjadi ancaman konstan lewat kecepatannya. Duo ini mencatat total lima dribel sukses dan menjadi alasan utama United menguasai kedua sisi sayap.

Data Lengkap: Penguasaan Bola dan Shots on Target

Statistik akhir pertandingan menunjukkan dominasi United: penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen, total 15 tembakan dengan 7 shots on target, sementara Fulham hanya melepaskan 9 tembakan dengan 3 shots on target. United juga unggul dalam operan sukses, 512 berbanding 398, serta akurasi umpan 86 persen berbanding 79 persen.

"Kami butuh gol seperti ini. Cunha bergerak tanpa lelah, dan gol perdana itu akan membuka kepercayaan dirinya. Tapi kemenangan ini milik seluruh tim, Diallo dan Mbeumo luar biasa," ujar Ruben Amorim dalam konferensi pers usai laga.

Bagi Fulham, hasil ini menjadi pelajaran pahit: peluang clean sheet keempat mereka musim ini gagal dipertahankan karena satu keputusan VAR. Pelatih Fulham menyesali gol yang dianulir, tetapi statistik berbicara lain, timnya kalah telak dalam hal kualitas peluang yang diciptakan.

Dengan hasil ini, Manchester United naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 44 poin dari 24 laga, sementara Fulham tertahan di posisi kesembilan. United menjaga rekor tak terkalahkan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi. Pekan depan, mereka akan bertandang ke markas West Ham, dan Cunha diprediksi kembali menjadi starter setelah performa gemilangnya malam ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User