Frenkie de Jong, Target Utama MU di Bursa Transfer 2022

Bursa transfer musim panas tahun 2022 baru saja bergulir, dan Manchester United tidak membuang waktu untuk mengidentifikasi gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, sebagai prioritas utama mereka. Ketert...

Jul 28, 2026 - 07:44
0 0
Frenkie de Jong, Target Utama MU di Bursa Transfer 2022

Bursa transfer musim panas tahun 2022 baru saja bergulir, dan Manchester United tidak membuang waktu untuk mengidentifikasi gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, sebagai prioritas utama mereka. Ketertarikan Setan Merah terhadap pemain internasional Belanda itu bukan sekadar rumor biasa; terdapat keyakinan bahwa kedatangan Erik ten Hag ke Old Trafford menjadi pendorong di balik langkah ambisius ini.

Erik ten Hag dan Koneksi Ajax

Salah satu alasan terbesar mengapa nama De Jong menjadi target utama adalah faktor pelatih baru MU, Erik ten Hag. Keduanya memiliki hubungan erat saat masih bekerja bersama di Ajax Amsterdam. Pada musim 2018/2019, Ten Hag membentuk tim Ajax yang sensasional dengan De Jong sebagai jantung permainan. Gelandang berusia 25 tahun itu memegang peranan penting dalam skema tiki-taka modern ala Ten Hag; ia adalah poros yang menghubungkan pertahanan dan serangan, dengan kemampuan distribusi bola dan visi yang luar biasa.

Ten Hag sangat memahami kualitas De Jong. Di bawah asuhannya, De Jong mencatat rata-rata 80,4 umpan per pertandingan di Eredivisie, dengan akurasi mencapai 91 persen. Ia juga berkontribusi langsung dalam 7 gol dan 7 assist di semua kompetisi musim itu, membawa Ajax melaju ke semifinal Liga Champions. Ten Hag kini ingin mereplikasi pola serupa di Manchester United, yang jelas membutuhkan seorang deep-lying playmaker kelas dunia.

Profil Frenkie de Jong: Solusi Lini Tengah MU

Sejak kepindahannya ke Barcelona pada tahun 2019 dengan biaya sekitar 75 juta euro, De Jong telah tampil dalam lebih dari 130 pertandingan untuk raksasa Catalan. Musim 2021/2022 lalu, ia tampil di 47 laga di semua ajang, mencatatkan 4 gol dan 5 assist. Namun, yang paling menonjol adalah kemampuannya membawa bola melakukan progressive runs dan progressive passes. Menurut data statistik, De Jong berada di persentil 99 untuk progressive carries di antara gelandang di lima liga top Eropa. Angka tersebut menunjukkan betapa efektifnya ia dalam membongkar lini pertahanan lawan.

Manchester United saat ini kekurangan sosok pengatur tempo setelah kepergian Paul Pogba dan Nemanja Matic. Kehadiran De Jong diharapkan bisa mengisi kekosongan itu. Ia pun mampu bermain dalam berbagai posisi; baik sebagai gelandang bertahan murni, box-to-box, bahkan sebagai bek tengah jika diperlukan. Fleksibilitas inilah yang menjadi daya tarik tambahan bagi Ten Hag.

Kondisi Finansial Barcelona

Di sisi lain, Barcelona tengah menghadapi masalah keuangan yang serius. Meski De Jong sering menyatakan keinginannya untuk bertahan di Camp Nou, raksasa Spanyol itu dilaporkan membutuhkan dana segar untuk menyeimbangkan pembukuan dan mendaftarkan pemain baru seperti Robert Lewandowski dan Raphinha. Laporan dari Spanyol menyebutkan bahwa Barcelona siap menerima tawaran yang mendekati angka 80 juta euro plus bonus untuk melepas De Jong.

Hal ini menjadi celah bagi Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah itu dikabarkan sudah mengajukan tawaran awal sekitar 60 juta euro, tetapi langsung ditolak. Namun, negosiasi diyakini masih berlanjut. Direktur sepak bola MU, John Murtough, dan CEO Richard Arnold dikabarkan terbang langsung ke Barcelona untuk mempercepat proses transfer. Ada optimisme bahwa kesepakatan bisa dicapai mengingat De Jong adalah aset yang bisa dijual dengan harga tinggi oleh Blaugrana.

Persaingan dan Reaksi De Jong

Manchester United bukan satu-satunya peminat. Sejumlah klub seperti Chelsea juga sempat dikaitkan, tetapi fokus utama De Jong tampaknya tetap pada MU karena ikatan dengan Ten Hag. Meski demikian, sang pemain dikabarkan lebih memilih bertahan di Barcelona atau setidaknya tidak terburu-buru memaksakan kepindahan. Ia menegaskan dalam beberapa wawancara bahwa bermain untuk Barcelona adalah mimpinya sejak kecil.

Namun, realitas keuangan klub sering kali memaksa keputusan yang sulit. Jika Barcelona secara resmi memberi lampu hijau, De Jong akan dihadapkan pada pilihan: bertahan dalam situasi yang tidak pasti atau memulai petualangan baru di Premier League. Bagi Manchester United, saga transfer ini akan menjadi ujian pertama era Ten Hag—sebuah transfer yang bisa menentukan arah proyek jangka panjang mereka.

Dampak Potensial Bagi Manchester United

Jika transfer ini terwujud, De Jong akan menjadi rekrutan besar pertama Ten Hag dan langsung memperbaiki kualitas penguasaan bola MU. Musim lalu, United kerap kesulitan mengontrol lini tengah dan sering dikuasai lawan dalam hal penguasaan bola, terutama melawan tim-tim papan atas. Statistik menunjukkan rata-rata penguasaan bola United di Liga Inggris hanya 52,3 persen pada musim 2021/2022—jauh dari standar tim besutan Ten Hag di Ajax yang mencapai 62 persen.

Kehadiran De Jong juga diyakini akan memaksimalkan potensi gelandang lain seperti Bruno Fernandes dan Donny van de Beek, mantan rekannya di Ajax. Van de Beek sendiri mengalami masa sulit sejak bergabung dengan United, dan kembali bersatu dengan De Jong serta Ten Hag mungkin bisa menghidupkan kembali performa terbaiknya. Dengan demikian, saga transfer Frenkie de Jong menjadi cerita paling dinanti di Old Trafford pada musim panas ini. Pertanyaan besarnya: akankah kaos merah Setan Merah cukup menggoda untuk memikat sang maestro lini tengah?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User