Foden Pamer Ketajaman, City Hancurkan Fulham di Craven Cottage

Skor akhir 4-0 untuk Manchester City! Sebuah pesta gol yang dibuka sejak babak pertama dan dikunci dengan manis oleh Phil Foden di menit ke-78. Fulham tidak berkutik di kandang sendiri, Craven Cottage...

Aug 07, 2026 - 08:08
0 0
Foden Pamer Ketajaman, City Hancurkan Fulham di Craven Cottage

Skor akhir 4-0 untuk Manchester City! Sebuah pesta gol yang dibuka sejak babak pertama dan dikunci dengan manis oleh Phil Foden di menit ke-78. Fulham tidak berkutik di kandang sendiri, Craven Cottage, pada laga Liga Inggris yang berlangsung Selasa malam WIB. City tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 68%, dan melepaskan total 16 tembakan dengan 9 di antaranya mengarah tepat sasaran. Fulham hanya mampu melepaskan 3 shots on target sepanjang pertandingan. Ini adalah performa sempurna dari pasukan Pep Guardiola yang kembali menunjukkan tajinya sebagai kandidat kuat juara.

Babak Pertama: City Langsung Tancap Gas

Sejak menit awal, City langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diusung Guardiola membuat lini tengah City terlalu dominan untuk Fulham yang bermain dengan formasi 4-2-3-1. Menit ke-12, peluang pertama datang dari kaki Erling Haaland, namun tendangannya masih bisa ditepis kiper Fulham. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, dan akhirnya gol pertama datang di menit ke-23. Sebuah umpang terobosan cantik dari Kevin De Bruyne berhasil diselesaikan dengan sepakan first-time oleh Julian Alvarez. Gol ini membuka keran kemenangan City. Fulham mencoba keluar dari tekanan, tetapi lini belakang City yang dikomandoi Ruben Dias tampil solid. Menit ke-38, giliran Rodri yang mencetak gol keduanya lewat sundulan keras memanfaatkan sepak pojok. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama menunjukkan dominasi total City dengan 75% penguasaan bola dan 8 tembakan berbanding 1 milik Fulham.

Babak Kedua: Foden Menutup Pesta dengan Indah

Memasuki babak kedua, Fulham mencoba bermain lebih berani. Namun, justru City yang kembali mencetak gol cepat di menit ke-52. Jack Grealish yang baru masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua langsung memberikan assist. Umpan silangnya disambut oleh sundulan keras dari Phil Foden, namun sayang gol dianulir wasit setelah pemeriksaan VAR karena Foden sudah berada dalam posisi offside. Keputusan itu sempat membuat frustrasi pemain City, tetapi mereka tidak kehilangan fokus. Gol ketiga akhirnya datang di menit ke-64 melalui aksi individu Erling Haaland. Ia menerima bola di sisi kanan, melewati dua bek Fulham, dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper. Skor menjadi 3-0. Fulham mulai kehilangan arah dan beberapa pemainnya terlihat kelelahan. Kartu kuning pertama untuk Fulham diberikan kepada Harrison Reed di menit ke-70 setelah pelanggaran keras terhadap Rodri. Puncak pesta City terjadi di menit ke-78. Foden yang sedari tadi haus gol akhirnya mencetak gol keempat. Sebuah kombinasi apik satu-dua sentuhan antara Foden dan Bernardo Silva di kotak penalti, diakhiri dengan tembakan mendatar ke pojok gawang. Gol ini menjadi penutup sempurna penampilan impresif Foden yang juga mencatatkan assist untuk gol kedua City. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-0 tidak berubah. Clean sheet ke-12 musim ini bagi kiper City, Ederson.

Analisis Taktik dan Performa Kunci

Pep Guardiola kembali menunjukkan kecerdasan taktiknya dengan melakukan rotasi di lini tengah. Kehadiran Rodri sebagai jangkar dan De Bruyne sebagai pengatur serangan membuat Fulham kesulitan keluar dari tekanan. Formasi 4-3-3 milik City sangat fleksibel; saat menyerang, full-back seperti Kyle Walker naik membantu serangan, dan saat bertahan, mereka kembali ke posisi semula dengan cepat. Fulham yang mencoba bermain dengan formasi 4-2-3-1 tidak pernah mampu membangun serangan efektif. Mereka hanya mencatatkan 32% penguasaan bola dan sering kehilangan bola di area sendiri akibat pressing tinggi dari lini depan City. Foden layak menjadi man of the match dengan catatan satu gol dan satu assist. Ia juga mencatatkan akurasi umpan sukses sebesar 92% dan tiga peluang diciptakan. Sementara itu, Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya dengan gol ke-21 musim ini di semua kompetisi. Dari sisi Fulham, pelatih Marco Silva harus memutar otak. Timnya tidak mampu keluar dari tekanan dan hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Kekalahan ini membuat Fulham tertahan di papan tengah klasemen, sementara City makin kokoh di puncak dengan keunggulan lima poin atas rival terdekatnya. Statistik mencatat City melepaskan 16 tembakan dengan 9 tepat sasaran, sementara Fulham hanya 3 tembakan dengan 1 tepat sasaran. Kartu kuning hanya satu untuk Fulham, sedangkan City bermain bersih tanpa kartu.

“Kami tampil luar biasa sejak menit pertama. Para pemain memahami instruksi dengan sempurna. Foden dan Haaland menunjukkan kualitas kelas dunia. Ini kemenangan penting untuk menjaga momentum,” ujar Guardiola dalam konferensi pers usai laga.

Kemenangan telak ini tentu menjadi sinyal kuat bagi para pesaing City. Dengan kedalaman skuad dan performa konsisten seperti ini, bukan tidak mungkin mereka akan kembali mengangkat trofi Premier League di akhir musim. Fulham sendiri harus segera bangkit karena jadwal berat menanti di pekan-pekan berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User