LOMBOK — Pembalap Gresini Racing, Fermin Aldeguer, mencuri perhatian publik Tanah Air bukan karena aksi di lintasan, melainkan gaya busananya. Sesaat setelah mendarat di Lombok menjelang seri MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, pembalap asal Spanyol itu tampil mengenakan jersey Timnas Indonesia. Momen tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan penggemar balap tanah air.
Aldeguer tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, dengan mengenakan jersey berwarna merah-putih kebanggaan skuad Garuda. Pilihan busana itu bukan sekadar kebetulan. Pembalap berusia 20 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ia memang ingin menunjukkan rasa hormat dan kedekatannya dengan Indonesia, negara yang selalu memberikan sambutan luar biasa bagi para pembalap MotoGP.
Alasan di Balik Jersey Merah-Putih
Dalam sesi wawancara singkat dengan awak media, Aldeguer membeberkan alasan di balik keputusannya memakai jersey Timnas Indonesia. Ia menyebut bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan basis penggemar MotoGP terbesar di dunia, dan ia merasakan langsung energi positif tersebut setiap kali menginjakkan kaki di Sirkuit Mandalika.
"Saya suka warna dan semangat dari jersey ini. Indonesia selalu memberi saya sambutan yang hangat, jadi saya ingin membalasnya dengan cara sederhana, yaitu memakai jersey tim nasional mereka," ujar Aldeguer, dikutip dari keterangan resmi tim.
Pembalap yang menempati kursi kedua di Gresini Racing itu juga mengaku terinspirasi oleh atmosfer Mandalika yang dikenal memiliki tribun paling meriah di kalender MotoGP. Ia menyebut bahwa dukungan suporter Indonesia, yang kerap memadati area Sirkuit Mandalika dengan atribut merah-putih, menjadi salah satu alasan mengapa ia selalu menantikan seri ini.
Rekam Jejak Aldeguer di Mandalika
Secara statistik, Sirkuit Mandalika belum menjadi trek terbaik bagi Aldeguer. Pada musim debutnya di kelas premier MotoGP, ia mencatatkan hasil yang belum konsisten di lintasan sepanjang 4,3 kilometer tersebut. Namun, ia tercatat mampu menunjukkan kecepatan kompetitif pada sesi latihan bebas, dengan catatan waktu terbaik yang bersaing di posisi sepuluh besar.
Sebagai informasi, Aldeguer merupakan salah satu pembalap muda yang mencuri perhatian di paddock MotoGP. Sepanjang kariernya di kelas Moto2, ia dikenal sebagai pembalap dengan gaya balap agresif dan kemampuan overtaking yang tajam. Ia mencatatkan beberapa podium dan pole position sebelum akhirnya promosi ke kelas premier bersama Gresini Racing.
Kedatangannya ke Lombok kali ini membawa misi besar. Ia bertekad memperbaiki catatan hasilnya di Mandalika, sekaligus membuktikan bahwa dirinya layak bersaing di barisan depan. Dengan modal jersey Timnas Indonesia yang ia kenakan, Aldeguer berharap mendapat tambahan energi positif dari suporter tanah air.
Antusiasme Suporter dan Dampak bagi MotoGP Mandalika
Aksi Aldeguer memakai jersey Timnas Indonesia langsung menuai reaksi positif dari netizen Indonesia. Banyak yang mengapresiasi sikap pembalap Spanyol tersebut karena dianggap menghormati simbol negara. Unggahan foto dan video kedatangannya pun ramai dibagikan, dengan tagar terkait MotoGP Mandalika menjadi trending topic.
Langkah kecil seperti ini dinilai positif bagi penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Kehadiran pembalap yang menunjukkan kedekatan emosional dengan Indonesia dapat meningkatkan antusiasme penonton lokal untuk datang langsung ke sirkuit. Pada edisi sebelumnya, MotoGP Mandalika mencatatkan kehadiran ratusan ribu penonton selama tiga hari penyelenggaraan, dengan tingkat okupansi tribun yang sangat tinggi.
Dari sisi teknis, Aldeguer diprediksi tetap menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan pada sesi kualifikasi. Dengan karakter trek Mandalika yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan area pengereman keras, gaya balap Aldeguer yang agresif bisa menjadi keuntungan tersendiri, terutama pada sektor dua dan tiga.
Yang jelas, momen jersey Timnas Indonesia ini menambah warna tersendiri menjelang bergulirnya balapan. Aldeguer telah menunjukkan bahwa rivalitas di lintasan tidak menghalanginya untuk menghormati negara tuan rumah. Kini tinggal bagaimana ia membuktikan performa di atas motor, karena pada akhirnya, hasil di lintasanlah yang akan menjadi ukuran utama seorang pembalap.
MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dengan rangkaian sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan utama. Seluruh mata akan tertuju pada Aldeguer, apakah jersey merah-putih yang ia kenakan mampu membawa keberuntungan di Sirkuit Mandalika, atau justru sebaliknya. Satu hal yang pasti, aksi pembalap muda Spanyol itu sudah lebih dulu memenangkan hati suporter Indonesia sebelum balapan dimulai.
Comments (0)