Oct 11, 2026
Olahraga

Bali United Hajar Persijap 6-1, Van der Sande Cetak Brace

Skor akhir 6-1 terpampang di papan skor Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, saat Bali United membantai Persijap Jepara pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung selam...

Bali United Hajar Persijap 6-1, Van der Sande Cetak Brace

Skor akhir 6-1 terpampang di papan skor Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, saat Bali United membantai Persijap Jepara pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung selama 90 menit plus tambahan waktu ini menjadi pesta gol tuan rumah, dengan Jort van der Sande tampil sebagai bintang lewat dua golnya. Kemenangan ini mengukuhkan dominasi Serdadu Tridatu di kandang sekaligus menempatkan mereka pada posisi yang kian diperhitungkan di papan klasemen.

Babak Pertama: Gol Roket Pembuka Pesta Gol

Sejak menit awal, Bali United mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih tuan rumah membuat lini tengah Persijap Jepara kesulitan menguasai bola. Penguasaan bola Bali United menembus angka 63 persen pada paruh pertama, sementara tim tamu hanya mampu bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik. Menit ke-12, tekanan tuan rumah berbuah peluang, tetapi tendangan dari dalam kotak penalti masih melenceng tipis di sisi kiri gawang.

Pesta gol akhirnya dibuka pada menit ke-23. Van der Sande melepaskan tendangan roket dari luar kotak penalti yang membuat kiper Persijap tak berkutik. Bola melesat keras ke sudut kanan bawah gawang, sebuah gol yang langsung membakar semangat pemain tuan rumah. Berselang 10 menit, tepatnya menit ke-33, Bali United menggandakan keunggulan lewat sepakan kaki kiri setelah memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Skor berubah 2-0.

Persijap Jepara sesekali mencoba keluar dari tekanan. Menit ke-38, mereka menciptakan peluang pertamanya lewat skema serangan cepat, namun shots on target mereka masih mudah diantisipasi kiper Bali United. Hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama, tidak ada gol tambahan. Tuan rumah unggul dua gol tanpa balas, dengan total enam percobaan ke arah gawang berbanding satu milik tim tamu.

Babak Kedua: Van der Sande Brace dan Banjir Gol

Memasuki babak kedua, Bali United tak mengendurkan tekanan. Menit ke-51, Jort van der Sande mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi lini belakang Persijap. Striker asal Belanda itu menuntaskan peluang dengan dingin, menaklukkan kiper dalam duel satu lawan satu. Brace ini menegaskan statusnya sebagai mesin gol Serdadu Tridatu di awal musim. Skor 3-0 membuat pertandingan praktis berjalan satu arah.

Menit ke-58, Bali United kembali menambah gol melalui sundulan pemain pengganti yang masuk hanya tujuh menit sebelumnya. Assist manis dari sisi kiri mengubah skor menjadi 4-0. Persijap Jepara sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-67 lewat tendangan dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah. Gol hiburan itu membuat skor 4-1, namun tak mengubah alur pertandingan.

Bali United merespons cepat. Menit ke-73, sebuah serangan terorganisir dari lini tengah berakhir dengan penyelesaian kaki kanan yang membuat gawang Persijap kembali bergetar. Skor 5-1. Kartu kuning sempat dikeluarkan wasit pada menit ke-76 akibat pelanggaran keras di tengah lapangan. Menit ke-84, gol keenam tercipta setelah umpan terobosan memanfaatkan celah di lini pertahanan tim tamu. Hingga peluit akhir berbunyi, kedudukan 6-1 bertahan.

Statistik Pertandingan: Dominasi Total Bali United

Data pertandingan mengonfirmasi dominasi mutlak Bali United. Penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen untuk keunggulan tuan rumah. Jumlah shots on target mencapai sembilan, jauh melampaui dua milik Persijap Jepara. Total peluang yang diciptakan Bali United menyentuh angka 18, sementara tim tamu hanya enam. Dari sisi disiplin, Bali United menerima satu kartu kuning, sedangkan Persijap mengumpulkan tiga kartu kuning tanpa kartu merah. Momentum gol tuan rumah tersebar merata: dua gol di babak pertama dan empat gol di babak kedua, menunjukkan konsistensi serangan sepanjang laga.

“Kami tampil dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Dua gol Jort memberikan kami kendali penuh, dan setelah itu kami tinggal mengatur ritme. Namun saya tetap menekankan agar pemain tidak kehilangan fokus karena kebobolan satu gol,” ujar pelatih Bali United dalam konferensi pers usai laga.

Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Bali United. Dengan tambahan tiga poin, mereka menjaga tren positif dan memperkuat posisi di papan atas Super League 2026/2027. Van der Sande kini mengoleksi gol yang mengesankan, membuktikan ketajamannya sebagai ujung tombak dalam skema starting XI. Sementara itu, Persijap Jepara harus segera berbenah. Lini belakang mereka berkali-kali terkelupas oleh permainan cepat tuan rumah, dan efektivitas serangan menjadi pekerjaan rumah utama sebelum pekan berikutnya.

Bagi pencinta sepak bola Tanah Air, laga ini menjadi tontonan yang memperlihatkan kelas berbeda antara tim papan atas dan tim yang masih mencari konsistensi. Bali United berikutnya akan menghadapi laga tandang yang menuntut ketajaman serupa, sedangkan Persijap wajib memperbaiki organisasi pertahanan agar tidak kembali kebobolan banyak gol. Jika Van der Sande dan rekan-rekan mampu mempertahankan performa ini, bukan tidak mungkin clean sheet berikutnya dan kemenangan besar lain akan segera menyusul di kompetisi musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User