Farhan Kecam Pengeroyokan Bus Persib U-18 di Batang

BANDUNG — Insiden pengeroyokan terhadap bus yang membawa rombongan Persib Bandung U-18 di Batang, Jawa Tengah, berbuntut panjang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, angkat bicara dan menuntut penye...

Oct 13, 2026 - 19:46
0 0
Farhan Kecam Pengeroyokan Bus Persib U-18 di Batang

BANDUNG — Insiden pengeroyokan terhadap bus yang membawa rombongan Persib Bandung U-18 di Batang, Jawa Tengah, berbuntut panjang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, angkat bicara dan menuntut penyelidikan tuntas atas aksi anarkis yang terjadi setelah laga lanjutan Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2024/2025 tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Senin malam (10/3/2025), tak lama setelah pertandingan yang mempertemukan tuan rumah dengan tamu dari Kota Kembang.

Kronologi Insiden di Jalur Pantura

Dalam laporan yang dihimpun Beritainti, rombongan Persib U-18 meninggalkan Stadion Batang dengan menggunakan dua bus. Di menit-menit awal perjalanan pulang, tepatnya di sekitar jalur Pantura, salah satu bus dihadang sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka melempari kaca bus dan memaksa kendaraan berhenti. Situasi memanas ketika sejumlah pemain muda turun dari bus untuk memastikan kondisi rekan-rekannya.

Narasi lapangan menyebutkan aksi pelemparan terjadi sangat cepat. Kerusakan material dilaporkan mencakup kaca belakang salah satu bus serta sejumlah bagian bodi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun beberapa pemain dan ofisial dikabarkan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca. Pelatih kepala Persib U-18 langsung menarik semua pemain kembali ke dalam bus untuk menghindari eskalasi.

Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan resmi dari manajemen Persib. Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian tengah dianalisis untuk mengidentifikasi pelaku. Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berjalan.

Respons Tegas Muhammad Farhan

Muhammad Farhan menyatakan bahwa insiden ini mencoreng wajah sepak bola nasional. "Saya sangat menyesalkan kejadian yang menimpa para pemain muda Persib. Anak-anak ini sedang meniti karier, dan kekerasan seperti ini tidak bisa ditoleransi," ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (11/3/2025).

Farhan menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi sarana pembinaan, bukan ajang balas dendam. Ia meminta aparat penegak hukum bekerja cepat dan transparan. "Kami mendesak Polres Batang mengusut tuntas siapa dalang di balik penyerangan ini. Jangan sampai ada impunitas," tegasnya.

"Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan PSSI dan pihak keamanan untuk memastikan hal serupa tidak terulang. Keselamatan pemain adalah prioritas," lanjut Farhan.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi sistem pengamanan pertandingan sepak bola kelompok usia. Menurutnya, laga EPA seharusnya menjadi ajang pembinaan prestasi, bukan panggung kekerasan. "Kami berharap ada peningkatan standar keamanan, termasuk pengawalan bus tamu," tambahnya.

Statistik Laga dan Catatan Teknis

Pertandingan yang berlangsung sebelum insiden berjalan cukup sengit. Tuan rumah Batang menguasai penguasaan bola sebesar 54% berbanding 46% milik Persib U-18. Namun, Persib lebih efektif dengan mencatatkan 5 shots on target dari total 10 percobaan. Tuan rumah hanya melepaskan 3 tepat ke gawang dari 9 tembakan.

Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Persib U-18 membuat lini tengah lebih agresif menekan. Sebuah gol tercipta pada menit ke-23 melalui skema serangan balik cepat. Assist diberikan oleh winger kanan yang menusuk dari sisi luar. Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-41 lewat sundulan setelah kemelut di kotak penalti. Skor akhir pertandingan itu menjadi milik Persib dengan keunggulan tipis.

Meski demikian, catatan disiplin pertandingan relatif bersih. Hanya 2 kartu kuning dikeluarkan wasit, satu untuk masing-masing tim. Tidak ada kartu merah maupun intervensi VAR yang signifikan. Offside terjadi sebanyak 4 kali, tiga di antaranya menjerat tuan rumah.

Laga ini adalah bagian dari jadwal padat EPA U-18. Persib U-18 tercatat telah memainkan 12 pertandingan dengan raihan 7 kemenangan, 3 imbang, dan 2 kalah. Mereka mencetak total 21 gol dan kebobolan 14 kali. Kiper utama Persib mencatatkan 4 clean sheet sepanjang musim berjalan.

Dampak bagi Pembinaan Usia Muda

Insiden di Batang menjadi alarm bagi federasi. Kejadian serupa beberapa kali mewarnai kompetisi kelompok usia, mulai dari lemparan botol hingga perusakan fasilitas. Pengamat sepak bola muda menilai perlu ada sanksi tegas dan edukasi suporter.

Persib sebagai klub dengan basis suporter besar tentu tidak ingin citranya ternoda oleh aksi segelintir pihak. Manajemen Persib dikabarkan akan mengirim surat resmi ke PSSI dan operator liga. Mereka meminta jaminan keamanan untuk laga-laga tandang berikutnya.

Sementara itu, Farhan berjanji Pemkot Bandung akan memberikan pendampingan psikologis bagi para pemain muda yang menjadi korban. "Mereka masih anak-anak. Trauma seperti ini bisa mengganggu perkembangan karier mereka. Kami hadir untuk memulihkan kondisi mereka," pungkasnya.

Harapan besar kini disematkan pada penyelidikan aparat. Dunia sepak bola menanti keadilan, agar lapangan hijau tetap menjadi tempat menumbuhkan prestasi, bukan melahirkan ketakutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User