Fajar/Fikri Selamatkan Indonesia di Semifinal Beregu Asian Games

Skor akhir sementara 1-1. Ganda putra Indonesia memaksa laga semifinal beregu putra Asian Games 2026 melawan Thailand berakhir imbang di laga ganda kedua, setelah Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardian...

Sep 25, 2026 - 07:21
0 0
Fajar/Fikri Selamatkan Indonesia di Semifinal Beregu Asian Games

Skor akhir sementara 1-1. Ganda putra Indonesia memaksa laga semifinal beregu putra Asian Games 2026 melawan Thailand berakhir imbang di laga ganda kedua, setelah Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto menuntaskan pertandingan tiga set dengan skor 21-18, 17-21, 21-15. Tiga pertandingan tersisa menentukan siapa yang melaju ke partai puncak.

Dari awal sangkaan publik memang condong ke arah Thailand, mengingat mereka datang dengan starting XI unggulan di sektor tunggal putra dan ganda putra. Namun sejak rally pembuka, formasi yang dipasang pelatih kepala Indonesia menunjukkan perbedaan mencolok: dua pasangan dibentuk untuk bertahan lebih dulu di depan, baru menekan lewat pola smash cepat di sisi kanan.

Menit Ke-1 Set, Fajar/Fikri Baca Pola Servis Thailand

Set pertama berjalan ketat. Thailand membuka keunggulan 5-3 lewat pola servis pendek disertai netting ketat, memaksa Rian Ardianto bermain defensif di area depan. Fajar Alfian kemudian menemukan ritme ketika ia mulai membaca arah servis lawan, dan menit ke-11 Indonesia balik unggul 11-9 di interval.

Sejak jeda, pasangan Merah-Putih itu menaikkan tempo. Penguasaan bola di sektor depan net membaik, dan tekanan di sisi backhand lawan membuahkan tiga error berturut-turut. Skor 15-12 untuk Indonesia, lalu 18-15 setelah Fajar melepaskan drop shot tipis yang jatuh tepat di garis. Thailand sempat memperkecil jarak menjadi 18-17, tetapi dua smash keras Rian dari forehand kanan menutup set pertama 21-18. Statistik shots on target set itu berpihak pada Indonesia dengan rasio 14 berbanding 9.

Set Kedua: Thailand Ubah Formasi, Indonesia Kehilangan Kontrol

Di set kedua, Thailand melakukan penyesuaian taktis. Pasangan mereka memperpanjang rally dan lebih banyak memaksa Indonesia bermain di lapangan belakang. Strategi itu membuahkan hasil: keunggulan 7-3 langsung mereka amankan, lalu dipertahankan hingga 11-7 di interval.

Indonesia mencoba mempercepat permainan dengan servis panjang ke area body, namun netting lawan terlalu rapi. Penguasaan bola di sektor tengah jatuh ke tangan Thailand, dan rasio error Indonesia naik drastis menjadi tujuh kesalahan tak terpaksa sepanjang set. Skor 17-21, set kedua menjadi milik Thailand dan kedudukan kembali seimbang 1-1 dalam format rubber.

"Kami sudah tahu mereka akan memperlambat rally di set kedua. Yang penting adalah kita tidak kehilangan sabar di set penutup," ujar asisten pelatih ganda putra usai pertandingan.

Set Penentuan: Indonesia Kunci Laga di Menit-Menit Akhir

Set ketiga berubah menjadi pertarungan fisik. Kedua pasangan saling bertukar poin hingga 9-9, sebelum Fajar/Fikri menemukan celah lewat pola serangan bergantian: smash dari Rian disambung net kill Fajar di depan. Pola itu menghasilkan empat poin beruntun, dan Indonesia unggul 13-9.

Thailand memanggil timeout dan berhasil memperkecil hingga 15-13, tetapi Indonesia tidak lagi melepas kendali. Menit ke-17 set penutup, rally panjang 28 pukulan berakhir dengan smashes berturut-turut dari Fajar, memperbesar jarak menjadi 18-13. Dua match point berhasil diamankan pada percobaan pertama, dan skor akhir set ketiga 21-15 tercatat di papan.

Secara kumulatif, Indonesia mencatat penguasaan bola 52 persen berbanding 48 persen, dengan total shots on target 41 berbanding 37. Tidak ada kartu kuning maupun kartu merah yang dikeluarkan wasit sepanjang laga, dan tidak ada insiden VAR atau pemeriksaan offside yang berarti karena sifat permainan bulu tangkis yang mengandalkan garis lapangan.

Konsekuensi untuk Partai Selanjutnya

Dengan kemenangan ini, sektor ganda putra berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan menjaga harapan Indonesia melaju ke final beregu putra. Poin penyeimbang datang tepat saat keadaan tertekan, membuktikan bahwa formasi dan rotasi pemain yang dipilih pelatih berfungsi sebagaimana direncanakan.

Pertandingan berikutnya akan menentukan siapa yang unggul 2-1. Pemenang laga itu otomatis memegang tekanan psikologis, sementara pihak kalah harus menang di dua laga tersisa. Statistik menunjukkan bahwa di turnamen sebelumnya, tim yang mampu menang pada laga ketiga beregu memiliki peluang lebih besar menutup pertandingan. Semua mata kini tertuju pada susunan starting XI yang akan diumumkan menit-menit sebelum serve pembuka partai ketiga.

Bagi Fajar/Fikri sendiri, catatan tiga set ini menambah rekam jejak positif mereka di turnamen beregu, sekaligus menjadi modal mental menghadapi kemungkinan dipasangkan lagi di partai kunci. Dengan skor akhir sementara 1-1, panggung semifinal ini belum selesai — dan Indonesia masih punya peluang nyata untuk melaju.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User