Endrick Tutup Pesta Gol Lyon Saat Bantai Metz 4-1
Olympique Lyonnais sukses mencuri tiga poin pada pekan ke-21 Ligue 1 musim 2025/2026 dengan membekuk tuan rumah FC Metz 4-1 di Stade Saint-Symphorien, Minggu dini hari WIB (25/1/2026). Penyerang muda ...
Olympique Lyonnais sukses mencuri tiga poin pada pekan ke-21 Ligue 1 musim 2025/2026 dengan membekuk tuan rumah FC Metz 4-1 di Stade Saint-Symphorien, Minggu dini hari WIB (25/1/2026). Penyerang muda Brasil, Endrick, menjadi pusat perhatian setelah ikut membobol gawang lawan dan menggenapkan kemenangan telak Les Gones.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Les Gones Sejak Awal
Mengusung formasi 4-3-3, Lyon langsung tancap gas begitu wasit membunyikan peluit kick-off. Baru 12 menit pertandingan berjalan, tim tamu sudah membuka keunggulan. Berawal dari umpan terobosan Rayan Cherki yang gagal diantisipasi lini belakang Metz, bola muntah disambar oleh penyerang sayap Ernest Nuamah. Sepakan kaki kiri mendatar dari dalam kotak penalti mengoyak jala Guillaume Dietsch. Skor 1-0 untuk Lyon.
Tekanan tidak berhenti. Menit ke-27, Malick Fofana menggandakan keunggulan. Pemain internasional Belgia itu memperdaya dua bek Metz sebelum melepaskan tendangan menyilang ke tiang jauh. Assist ciamik dikirimkan Corentin Tolisso lewat umpan diagonal dari lini tengah. Lyon semakin percaya diri dengan skor 2-0.
Metz mencoba membalas lewat serangan balik cepat, namun pertahanan Lyon yang dikomandoi Moussa Niakhaté dan Clinton Mata tampil disiplin. Beberapa kali pergerakan Ibou Sané sebagai ujung tombak tuan rumah terjebak perangkap offside. Hingga turun minum, keunggulan 2-0 tetap utuh.
Selepas jeda, Lyon tidak memberi ruang. Gol ketiga tercipta pada menit ke-54 melalui situasi bola mati. Sepak pojok Rayan Cherki disundul Jake O'Brien ke sudut bawah gawang. Penguasaan bola Lyon di babak kedua menyentuh 62 persen, kontras dengan 38 persen milik Metz—cerminan superioritas total Les Gones.
Tuan rumah sempat memperkecil kedudukan di menit ke-71. Tendangan voli Pape Amadou Diallo membentur tiang dan bola muntar dituntaskan Georges Mikautadze dari jarak dekat. Skor menjadi 3-1, selebrasi singkat yang menyalakan sejenak harapan pendukung tuan rumah. Namun, itu semua segera padam oleh aksi gemilang Endrick.
Panggung Endrick: Gol Penutup yang Elegan
Pada menit ke-78, Lyon melancarkan serangan balik mematikan. Umpan terobosan Tolisso mengarah kepada Endrick yang berlari di sisi kiri pertahanan Metz. Pemain bercorak 09 itu melakukan kontrol sempurna sebelum mengecoh bek kanan Koffi Kouao dengan gerakan cut inside. Dalam posisi satu lawan satu dengan kiper, Endrick dengan dingin menceploskan bola ke pojok kiri bawah. Gol keempat Lyon sekaligus gol penutup yang merayakan selebrasi khas sang penyerang. Data mencatat, ini gol keenam Endrick di Ligue 1 musim ini dari 18 laga. Tolisso sebagai pemberi assist menahbiskan diri sebagai penyuplai bola terbanyak di skuad dengan total 7 assist.
Selepas gol tersebut, tempo permainan melambat. Lyon melakukan sejumlah pergantian untuk menjaga kebugaran pemain, sementara Metz tak lagi memiliki kekuatan untuk mengejar. Wasit meniup peluit panjang, dan Lyon memastikan kemenangan 4-1.
Statistik Kunci dan Reaksi Pelatih
Secara angka, Lyon tampil dominan. Mereka melepaskan 14 tembakan dengan 8 mengarah ke gawang, berbanding 7 tembakan dan 3 on target milik Metz. Penguasaan bola secara keseluruhan menjadi milik Lyon dengan 59,7% berbanding 40,3%. Akurasi umpan mereka pun mencapai 87 persen dari 486 operan sukses, sedangkan tuan rumah hanya membukukan 79 persen dari 312 umpan. Selain itu, kedua tim cukup disiplin—masing-masing menerima dua kartu kuning tanpa ada kartu merah.
Tambahan tiga angka ini memperkokoh Lyon di persaingan zona Liga Champions dengan koleksi 45 poin dari 21 pertandingan. Sebaliknya, Metz tetap menghuni posisi ke-15 dengan 19 poin, hanya selisih dua angka di atas zona degradasi.
Pelatih Lyon Paulo Fonseca memuji performa kolektif tim, terutama Endrick. “Endrick menunjukkan insting gol yang luar biasa. Dia bukan hanya finisher, tapi juga berkontribusi membantu pertahanan. Gol keempat adalah buah kerja keras tim,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Metz László Bölöni mengakui keunggulan Lyon. “Mereka terlalu kuat, dan kami banyak melakukan kesalahan di babak pertama. Kami harus segera melupakan hasil ini,” katanya singkat.
Dengan kemenangan ini, Lyon bersiap menjamu RC Strasbourg di pekan berikutnya. Adapun Endrick terus memantapkan posisinya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di panggung Ligue 1 2025/2026.
Comments (0)