Endrick Debut Manis, Real Madrid Tekuk Stuttgart di Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VFB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu. Kemenangan ini menjadi pembuka yang meyakinkan bagi Los Blancos, namun malam it...

Oct 10, 2026 - 18:19
0 0
Endrick Debut Manis, Real Madrid Tekuk Stuttgart di Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VFB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu. Kemenangan ini menjadi pembuka yang meyakinkan bagi Los Blancos, namun malam itu milik seorang remaja 18 tahun: Endrick Felipe. Penyerang muda Brasil tersebut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+5, hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pemain pengganti. Gol tersebut memastikan tiga poin penuh bagi tuan rumah dan menjadi debut impian di kompetisi elit Eropa.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Sejak peluit kick-off, Real Madrid langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Carlo Ancelotti menempatkan Kylian Mbappe sebagai ujung tombak, didukung Vinicius Junior dan Rodrygo di sayap. Stuttgart yang diasuh Sebastian Hoeness mencoba menekan dengan formasi 4-2-3-1, mengandalkan kecepatan Enzo Millot dan Chris Fuhrich untuk melakukan serangan balik.

Menit ke-23, peluang emas tercipta untuk Madrid. Mbappe menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham, melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Namun, kiper Stuttgart, Alexander Nubel, melakukan penyelamatan gemilang dengan kakinya. Statistik babak pertama menunjukkan penguasaan bola Madrid mencapai 58 persen berbanding 42 persen milik Stuttgart, dengan shots on target 5-2 untuk keunggulan tuan rumah.

Meski mendominasi, Madrid baru memecah kebuntuan pada menit ke-46 melalui sundulan Mbappe setelah memanfaatkan umpan silang mendatar dari Ferland Mendy. Gol tersebut membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Stuttgart Bangkit, Endrick Jadi Penentu

Babak kedua berjalan lebih terbuka. Stuttgart keluar dari tekanan dan menyamakan kedudukan pada menit ke-68 lewat tendangan jarak jauh Deniz Undav yang tidak mampu dijangkau Thibaut Courtois. Skor 1-1 membuat Bernabeu sempat cemas, terlebih Stuttgart sempat mengancam melalui sundulan Ermedin Demirovic yang masih membentur mistar gawang pada menit ke-74.

Ancelotti merespons dengan memasukkan Endrick dan Luka Modric pada menit ke-80. Pergantian ini terbukti efektif. Menit ke-83, Antonio Rudiger mencetak gol kedua Madrid melalui sepakan voli setelah memanfaatkan kemelut dari sepak pojok. Skor berubah menjadi 2-1. Statistik penguasaan bola akhir pertandingan mencatat Madrid 57 persen, dengan total shots on target 8-4.

Puncaknya terjadi pada menit ke-90+5. Endrick, yang baru berusia 18 tahun, menerima bola di tepi kotak penalti, melewati dua pemain bertahan Stuttgart dengan gerakan cepat, lalu melepaskan tendangan mendatar ke sudut kanan bawah gawang. Nubel tidak berdaya. Gol tersebut memicu selebrasi emosional dari bangku cadangan Madrid. Endrick menjadi pemain termuda Real Madrid yang mencetak gol pada debutnya di Liga Champions dalam era modern.

Analisis Taktik dan Statistik Kunci

Dari sisi taktik, Real Madrid tampil dengan build-up yang lebih sabar di babak kedua. Kehadiran Modric mengubah ritme serangan, meningkatkan akurasi umpan kunci menjadi 89 persen di babak kedua. Stuttgart memang tampil disiplin dengan pressing tinggi, namun kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. Mereka mencatatkan 12 pelanggaran dan menerima dua kartu kuning, masing-masing untuk Millot dan Karazor.

Menariknya, Madrid hanya melakukan 3 shots on target di babak pertama, namun meningkat menjadi 5 di babak kedua. Efektivitas serangan Madrid terlihat dari konversi gol: tiga gol dari delapan tembakan tepat sasaran. Sementara Stuttgart, meski empat kali menguji Courtois, hanya mampu mencetak satu gol. Tidak ada keputusan VAR yang mengubah jalannya pertandingan, meskipun sempat ada pemeriksaan offside pada gol Rudiger yang akhirnya disahkan.

Endrick menjadi sorotan utama dengan rating 7.8 dari whoscored. Dalam 15 menit bermain, ia mencatatkan satu gol, dua dribel sukses, dan akurasi umpan 80 persen. Catatan ini menegaskan potensinya sebagai penyerang masa depan Madrid. Sementara itu, Mbappe mencatatkan satu gol dan satu assist, menjadikannya pemain paling produktif dalam laga ini.

"Endrick memiliki insting pembunuh di kotak penalti. Dia tidak perlu banyak waktu untuk menunjukkan kualitasnya. Gol itu adalah hasil kerja kerasnya di latihan," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai pertandingan.

Dengan hasil ini, Real Madrid memuncaki klasemen Grup C sementara dengan tiga poin. Stuttgart harus puas berada di posisi juru kunci tanpa poin. Matchday berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Madrid saat bertandang ke markas Lille, sementara Stuttgart menjamu Sparta Praha. Jika Endrick terus menunjukkan performa seperti ini, bukan tidak mungkin ia menjadi senjata rahasia Los Blancos di kompetisi Liga Champions musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User