Endrick Debut Gemilang, Real Madrid Tekuk Stuttgart di Liga Champions
Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VFB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (18/9/2024) dini hari WIB. Kemenangan ini diwarnai debut gemilang Endrick,...
Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VFB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (18/9/2024) dini hari WIB. Kemenangan ini diwarnai debut gemilang Endrick, penyerang muda yang langsung mencetak gol pada laga pertamanya di kompetisi elit Eropa. Penguasaan bola Los Blancos mencapai 58 persen dengan 7 shots on target dari total 15 percobaan, sementara Stuttgart mencatatkan 5 shots on target dari 12 tendangan.
Formasi 4-3-3 yang diterapkan Carlo Ancelotti menempatkan Endrick sebagai penyerang tengah, didampingi Rodrygo dan Vinicius Junior di sayap. Starting XI Madrid tampil agresif sejak menit awal, menekan lini pertahanan Stuttgart yang bermain dengan skema 4-2-3-1. Menit ke-23, Rodrygo melepaskan tendangan dari sisi kanan, namun masih bisa diblok kiper Alexander Nubel. Stuttgart sesekali mengancam lewat serangan balik cepat, tetapi tembok pertahanan Madrid yang dikawal Antonio Rudiger dan Eder Militao tampil solid.
Babak Pertama: Madrid Dominan, Stuttgart Mencuri Peluang
Menit ke-34, sebuah peluang emas didapat Stuttgart melalui Enzo Millot, tetapi tendangannya dari luar kotak penalti masih melebar tipis di sisi kiri gawang Thibaut Courtois. Madrid terus menggempur pertahanan lawan. Menit ke-42, Vinicius Junior menusuk dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang mendatar, namun belum ada pemain Madrid yang mampu menyelesaikannya dengan baik. Babak pertama berakhir tanpa gol, meski Madrid mencatatkan penguasaan bola hingga 61 persen dan 4 shots on target berbanding 2 milik Stuttgart.
Memasuki babak kedua, Ancelotti melakukan penyesuaian taktik dengan menarik Rodrygo ke tengah dan memberi kebebasan lebih kepada Vinicius. Hasilnya terlihat pada menit ke-54. Umpan terobosan dari Jude Bellingham dimanfaatkan dengan baik oleh Rodrygo, namun tendangannya masih membentur tiang gawang. Dua menit berselang, Stuttgart justru nyaris mencetak gol melalui sundulan Deniz Undav yang masih bisa ditepis Courtois.
Endrick Masuk, Madrid Memecah Kebuntuan
Menit ke-63, Ancelotti memasukkan Endrick menggantikan Rodrygo. Kehadiran pemain muda asal Brasil itu langsung mengubah dinamika serangan Madrid. Menit ke-67, gol pembuka akhirnya tercipta. Berawal dari sepakan sudut Luka Modric, bola disundul Rudiger dan diteruskan Endrick dengan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Skor berubah 1-0 untuk Madrid. Ini menjadi gol debut Endrick di Liga Champions, hanya empat menit setelah ia masuk lapangan.
Stuttgart merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-73, pelatih Sebastian Hoeness memasukkan Jamie Leweling untuk menambah daya gedor. Namun Madrid kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-78. Vinicius Junior melakukan aksi individu dari sisi kiri, melewati dua pemain bertahan, sebelum melepaskan tendangan melengkung yang tidak mampu dijangkau Nubel. Skor menjadi 2-0. Statistik menunjukkan Vinicius mencatatkan 6 dribel sukses dan 3 shots on target sepanjang pertandingan.
Stuttgart Perkecil Keunggulan, Madrid Tutup Laga
Stuttgart tidak menyerah. Menit ke-84, mereka memperkecil kedudukan melalui sundulan Ermedin Demirovic yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Skor berubah 2-1 dan laga kembali terbuka. Wasit memberikan 4 menit tambahan waktu, dan Stuttgart berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Namun, pada menit ke-90+4, Madrid memastikan kemenangan melalui serangan balik cepat. Endrick menerima bola di tengah lapangan, menggiring bola melewati satu pemain bertahan, dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut kanan gawang. Skor akhir 3-1 untuk Madrid.
Endrick mencatatkan 2 gol dalam 27 menit penampilannya, sebuah torehan luar biasa bagi pemain yang baru berusia 18 tahun. Ia juga mencatatkan 3 shots on target dan 1 dribel sukses. Ancelotti dalam konferensi pers usai laga menyatakan kepuasannya terhadap performa tim, terutama Endrick.
"Endrick memiliki insting luar biasa di depan gawang. Ia tidak butuh banyak waktu untuk beradaptasi. Dua gol ini membuktikan kualitasnya," ujar Ancelotti.
Kemenangan ini menempatkan Real Madrid di puncak klasemen sementara Grup C dengan 3 poin, sementara Stuttgart harus puas berada di posisi juru kunci tanpa poin. Madrid juga mencatatkan clean sheet yang gagal diraih karena satu gol Stuttgart, namun secara statistik pertahanan mereka masih cukup solid dengan 12 tekel sukses dan 8 intersep. Laga berikutnya, Madrid akan menghadapi Borussia Dortmund, sementara Stuttgart bertandang ke markas Club Brugge. Endrick jelas menjadi sorotan utama, dan jika konsisten, ia bisa menjadi senjata rahasia Los Blancos di kompetisi paling bergengsi Eropa musim ini.
Dengan hasil ini, Ancelotti juga mencatatkan rekor sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak di Liga Champions, melampaui rekor sebelumnya. Madrid membuktikan bahwa meski tanpa beberapa pemain kunci, kedalaman skuad mereka tetap menakutkan. Stuttgart menunjukkan perlawanan sengit, tetapi pengalaman dan kualitas individu pemain Madrid menjadi pembeda di laga ini. Liga Champions musim 2024/2025 baru saja dimulai, dan Madrid sudah mengirim sinyal bahwa mereka siap mempertahankan gelar.
Comments (0)