Empat Negara Tersingkir dari Piala AFF 2026, Indonesia yang Teranyar

Peluit panjang di laga pamungkas fase grup menjadi akhir perjalanan menyakitkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 pada pertandingan terakhir, hasil yang m...

Aug 10, 2026 - 11:44
0 0
Empat Negara Tersingkir dari Piala AFF 2026, Indonesia yang Teranyar

Peluit panjang di laga pamungkas fase grup menjadi akhir perjalanan menyakitkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 pada pertandingan terakhir, hasil yang memastikan mereka finis di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi empat poin dari empat laga. Indonesia pun resmi menjadi tim keempat yang tersingkir dari turnamen, menyusul tiga negara lain yang lebih dulu mengakhiri kiprahnya di fase grup.

Padahal, statistik di atas kertas tidak sepenuhnya berpihak melawan Indonesia. Sepanjang fase grup, pasukan Garuda mencatatkan rata-rata penguasaan bola 52 persen dan melepaskan 14 shots on target dari total 38 percobaan. Namun, konversi gol menjadi masalah kronis: hanya empat gol yang berhasil dikemas, sementara gawang mereka kebobolan tujuh kali.

Menilik Perjalanan Timnas Indonesia di Fase Grup

Memulai turnamen dengan formasi 4-3-3, Indonesia sebenarnya tampil menjanjikan di laga pembuka. Menit ke-23, sang kapten melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang memaksa kiper lawan melakukan penyelamatan gemilang. Namun, keunggulan yang dinanti tak kunjung datang, dan skor akhir justru merugikan pihak Garuda.

Titik balik terjadi pada matchday ketiga. Unggul satu gol hingga menit ke-70, Indonesia justru kehilangan konsentrasi di menit-menit krusial. Gol penyeimbang lawan pada menit ke-82 dan gol penentu di masa injury time membuyarkan tiga poin yang sudah berada di depan mata. Kekalahan itu terbukti fatal karena membuat selisih poin dengan peringkat kedua tak lagi terkejar di sisa pertandingan.

Sang pelatih kepala tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga pamungkas yang berujung eliminasi tersebut.

"Kami sudah berjuang maksimal, tetapi sepak bola selalu tentang detail kecil. Dua momen kehilangan fokus menghapus kerja keras selama 90 menit. Ini menjadi pelajaran berharga untuk evaluasi menyeluruh ke depannya," ujarnya dalam konferensi pers pascalaga.

Tiga Negara Lain yang Lebih Dulu Angkat Koper

Sebelum Indonesia, tiga negara lain sudah lebih dulu dipastikan tersingkir dari persaingan. Singapura menjadi tim pertama yang mengubur mimpi setelah menelan tiga kekalahan beruntun. The Lions hanya mampu mencetak dua gol dan kebobolan sembilan kali, dengan catatan shots on target yang hanya menyentuh angka enam sepanjang turnamen.

Menyusul kemudian Myanmar, yang sebenarnya tampil heroik dengan formasi bertahan 5-4-1. Sayang, kemandulan lini depan membuat mereka hanya sanggup mencetak satu gol dari empat pertandingan. Satu-satunya kemenangan mereka diraih lewat gol sundulan menit ke-67, namun hasil imbang di laga terakhir tak cukup menyelamatkan nasib mereka dari eliminasi.

Tim ketiga adalah Kamboja. Angkatan muda mereka sempat memberikan perlawanan sengit, termasuk saat menahan imbang salah satu tim unggulan dengan skor 2-2 berkat gol dramatis menit ke-90+3. Namun, dua kekalahan di laga lain membuat langkah mereka terhenti dengan koleksi tiga poin di dasar klasemen.

Peta Persaingan Menuju Semifinal

Tersingkirnya empat tim ini membuat peta persaingan semifinal semakin jelas. Empat tim terbaik dari dua grup akan saling sikut dalam format dua leg, dengan laga pertama dijadwalkan berlangsung pekan depan. Thailand dan Vietnam tetap menjadi unggulan teratas berdasarkan rekor pertemuan, produktivitas gol, dan kedalaman starting XI yang mereka miliki.

Bagi Indonesia, evaluasi besar menanti di ruang ganti. Catatan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah sepanjang turnamen menunjukkan masalah disiplin yang harus segera dibenahi. Belum lagi kontroversi keputusan VAR di laga kedua yang menganulir gol karena offside tipis — momen yang hingga kini masih diperdebatkan publik sepak bola tanah air.

Piala AFF 2026 memang belum berakhir, tetapi bagi empat negara yang tersingkir, perjalanan sudah sampai di ujung jalan. Kini, perhatian seluruh penggemar sepak bola Asia Tenggara tertuju pada empat tim tersisa yang akan bertarung memperebutkan takhta raja sepak bola kawasan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User