Drama 5 Gol di Bernabéu dan Tegasan Tebas Soal VAR
Skor akhir 3-2 untuk kemenangan dramatis tuan rumah di Santiago Bernabéu pada laga pekan ke-17 La Liga EA Sports. Duel kontra Real Sociedad yang berlangsung sengit sejak menit awal itu mencatatkan to...
Skor akhir 3-2 untuk kemenangan dramatis tuan rumah di Santiago Bernabéu pada laga pekan ke-17 La Liga EA Sports. Duel kontra Real Sociedad yang berlangsung sengit sejak menit awal itu mencatatkan total 28 shots on target dan pergantian momentum tiga kali sebelum wasit meniup peluit panjang. Penguasaan bola 58% berpihak pada Los Blancos, namapi jangan salah, tim tamu justru lebih berbahaya dalam transisi cepat yang mereka bangun dari formasi 4-2-3-1.
Aksi Sengit Babak Pertama
Menit ke-12, Mikel Oyarzabal memanfaatkan kecelakaan di lini belakang Real Madrid untuk membawa Real Sociedad unggul 0-1. Tendangan rendah dari tepi kotak penalti itu lolos dari celah kaki Antonio Rüdiger setelah umpan terobosan Takefusa Kubo yang dimainkan dalam posisi onside tipis.
Tuan rumah butuh waktu untuk menenangkan ritme. Baru di menit ke-28, Jude Bellingham menyamakan kedudukan lewat sundulan keras usai menerima assist silang presisi dari Lucas Vázquez di sayap kanan. Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 dan memakai kiper Álex Remiro melakukan reflex save sempurna meski bola tetap bersarang di gawang.
Menjelang jeda, menit ke-41, Vinícius Júnior menciptakan gol kedua Madrid. Aksi individu mematikan dari sayap kiri, melewati dua pemain belakang, diakhiri tembakan kaki kanan ke sudut atas. Assist dicatatkan atas nama Rodrygo yang sebelumnya melakukan one-two cepat di tengah lapangan. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum dengan penguasaan bola Madrid mencapai 61% dan shots on target 9 berbanding 4.
Kontroversi VAR dan Kartu Merah di Babak Kedua
Masuk babak kedua, intensitas naik level. Real Sociedad keluar dari ruang ganti dengan formasi yang sedikit berubah menjadi 4-4-1-1 untuk menekan lini tengah Madrid. Hasilnya, di menit ke-67, André Silva menyamakan skor 2-2 melalui finishing dingin usai counter attack 4 vs 3 yang menguji positioning Andriy Lunin.
Laga semakin panas. Menit ke-73, keputusan wasit diuji lewat proses VAR yang berlangsung hampir tiga menit. Kontak keras Brais Méndez terhadap Aurélien Tchouaméni di luar kotak penalti akhirnya dihukum kartu merah langsung. Keputusan itu memaksa Real Sociedad bermain dengan 10 pemain dan mengubah skema taktik Imanol Alguacil menjadi 4-4-0 dengan blok rendah.
Madrid yang memimpin penguasaan bola 62% di babak kedua kesulitan membongkar pertahanan rapat. Baru di menit ke-89, Joselu menjadi pahlawan tuan rumah. Starting XI veteran itu menyundul umpan silang Toni Kroos dari tendangan bebas, menutup pertandingan dengan skor akhir 3-2. Stadion meledak, sementara tamu harus pulang tanpa poin meski menampilkan performa ofensif yang gemilang dengan shots on target total 11.
Tebas Bicara Soal Integritas dan Teknologi
Di saat yang sama di Ciudad del Futbol, Las Rozas, Presiden La Liga Javier Tebas menyampaikan pandangannya soal kompetisi yang ketat dan peran teknologi. Kehadirannya di kantor Federasi Sepak Bola Spanyol pada Senin sore memberi sinyal bahwa pihak penyelenggara sedang mengkaji serius implementasi VAR dan standar wasit di paruh musim ini.
"Kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa setiap keputusan VAR mempengaruhi perebutan gelar. La Liga musim ini begitu kompetitif, margin error sangat tipis, dan integritas pertandingan adalah prioritas absolut," ujar Tebas kepada media yang hadir di luar Madrid.
Tebas menegaskan bahwa pihaknya akan mengadakan pertemuan teknis dengan komite wasit guna mengevaluasi beberapa insiden krusial dalam beberapa pekan terakhir. Ia juga menyoroti data bahwa rata-rata penguasaan bola dan intensitas laga di musim 2024/25 mencapai rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir, yang menurutnya menunjukkan kualitas kompetisi terus meningkat.
Dari sisi statistik individu, laga di Bernabéu mencatatkan total expected goals (xG) 4.8, menandakan tingginya volume peluang berkualitas. Bellingham dan Vinícius kembali membuktikan mengapa mereka menjadi andalan starting XI Carlo Ancelotti, sementara clean sheet kembali terlewatkan oleh lini belakang Madrid yang telah kebobolan dalam empat laga kandang berturut-turut.
Dengan tiga poin penuh, Madrid sementara menempati puncak klasemen sambil menunggu hasil laga pesaing. Bagi Real Sociedad, kekalahan ini pahit, terutama setelah mereka harus menyelesaikan lebih dari 15 menit dengan satu pemain kurang. La Liga memasuki fase krusial menjelang jeda musim dingin, dan seperti yang disampaikan Tebas, setiap detil teknis maupun taktis bisa jadi penentu nasib juara.
Comments (0)