Drama 120 Menit di Kansas City: Argentina Lolos ke Semifinal
Skor akhir: Argentina 2-1 Swiss (extra time). Albiceleste memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati 120 menit penuh ketegangan melawan Swiss di Arrowhead Stadium, Kansas City, Sabtu...
Skor akhir: Argentina 2-1 Swiss (extra time). Albiceleste memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati 120 menit penuh ketegangan melawan Swiss di Arrowhead Stadium, Kansas City, Sabtu (11/7/2026). Gol penentu kemenangan lahir pada menit ke-112 lewat aksi Lautaro Martínez, sementara kartu merah Breel Embolo di babak kedua menjadi titik balik yang mengubah arah pertandingan secara drastis.
Wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, tak ragu mengacungkan kartu merah kepada striker Swiss tersebut pada menit ke-68 setelah pelanggaran keras terhadap Rodrigo De Paul di area tengah lapangan. Keputusan itu sempat diprotes keras bench Swiss, namun tinjauan VAR mengonfirmasi keputusan sang pengadil. Sejak momen itu, laga berubah total menjadi pertahanan gerendel Swiss melawan gelombang serangan Argentina yang tak pernah berhenti.
Babak Pertama: Swiss Mengejutkan Favorit Juara
Argentina turun dengan formasi 4-3-3 andalan Lionel Scaloni, mengandalkan trisula Lionel Messi, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez di lini depan. Namun justru Swiss yang tampil tanpa beban dengan skema 5-4-1 racikan Murat Yakin yang membuka skor lebih dulu. Menit ke-27, Embolo lolos dari jebakan offside, menyambut umpan terobosan Granit Xhaka, lalu menaklukkan kiper Emiliano Martínez lewat sepakan mendatar ke sudut kiri gawang. Skor 1-0 untuk Swiss, dan stadion terdiam sejenak.
Statistik babak pertama menunjukkan Argentina menguasai bola hingga 61 persen, namun hanya mampu mencatatkan 2 shots on target dari 7 percobaan. Swiss justru tampil lebih efisien dengan 3 tembakan tepat sasaran dari 4 attempts. Lini tengah Argentina yang diisi De Paul, Enzo Fernández, dan Alexis Mac Allister kesulitan menembus blok rendah Swiss yang disiplin menjaga jarak antarlini sepanjang 45 menit pertama.
Kartu Merah Embolo Mengubah Segalanya
Memasuki babak kedua, Scaloni menginstruksikan pressing lebih tinggi dan pergerakan bola lebih cepat. Hasilnya langsung terlihat: Argentina mencatatkan lima tembakan dalam 15 menit pertama babak kedua. Namun petaka bagi Swiss datang pada menit ke-68 ketika Embolo, yang seharusnya menjadi tumpuan serangan balik, justru melakukan tekel berbahaya dari belakang terhadap De Paul. Pinheiro langsung mengeluarkan kartu merah, dan striker itu harus meninggalkan lapangan lebih awal dengan wajah tak percaya.
Bermain dengan 10 orang, Swiss menarik seluruh pemain ke belakang garis 40 meter. Tekanan Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74: Messi melepaskan umpan silang akurat dari sisi kanan, dan Julián Álvarez menyambutnya dengan sundulan keras yang merobek gawang Gregor Kobel. Skor 1-1, dan tribun yang dipadati mayoritas pendukung Albiceleste bergemuruh. Hingga 90 menit plus injury time, skor tak berubah meski Argentina total melepaskan 21 tembakan sepanjang waktu normal.
Extra Time: Lautaro Jadi Pahlawan
Babak tambahan menjadi panggung ketenangan sang juara bertahan. Swiss yang kelelahan hanya sesekali keluar menekan, sementara Argentina terus mengatur tempo dengan sabar. Gol kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-112: berawal dari pergerakan Messi di half-space, bola dialirkan ke Álvarez yang langsung mengirim umpan terobosan ke Lautaro Martínez. Sang striker dengan dingin menyelesaikan peluang lewat sepakan kaki kanan ke tiang jauh. 2-1 untuk Argentina.
Statistik akhir mencerminkan dominasi total Albiceleste: penguasaan bola 64 berbanding 36 persen, shots on target 8 berbanding 3, serta 9 tendangan sudut berbanding 2. Kiper Emiliano Martínez juga mencatatkan dua penyelamatan krusial di extra time untuk menjaga keunggulan timnya hingga peluit panjang berbunyi.
"Kami tahu Swiss akan bertahan sangat dalam setelah kartu merah itu. Kuncinya adalah kesabaran dan terus memindahkan bola dengan cepat. Anak-anak menunjukkan mental juara malam ini," ujar Scaloni seusai laga.
Dari kubu Swiss, Murat Yakin tak bisa menyembunyikan kekecewaan. "Kartu merah itu menghancurkan rencana kami. Dengan 11 pemain, saya yakin kami bisa membawa laga ini ke adu penalti," tuturnya.
Dengan kemenangan ini, Argentina melaju ke semifinal dan menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia. Albiceleste kini menunggu pemenang perempat final lainnya, sementara Swiss pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan heroik selama 120 menit di Kansas City.
Comments (0)