Brasil Bekuk Skotlandia 2-0 di Miami, Casemiro Bersitegang dengan Wasit

Skor akhir: Brasil 2-0 Skotlandia. Selecao mengunci tiket fase gugur Piala Dunia 2026 usai menundukkan Skotlandia pada laga Grup C di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, 25 Juni 2026. Rodrygo membu...

Aug 09, 2026 - 13:11
0 0
Brasil Bekuk Skotlandia 2-0 di Miami, Casemiro Bersitegang dengan Wasit

Skor akhir: Brasil 2-0 Skotlandia. Selecao mengunci tiket fase gugur Piala Dunia 2026 usai menundukkan Skotlandia pada laga Grup C di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, 25 Juni 2026. Rodrygo membuka keunggulan menit ke-34 sebelum Vinicius Junior menggandakannya menit ke-67. Namun laga ini juga diwarnai momen panas ketika gelandang veteran Casemiro terlibat diskusi panjang dengan wasit Cesar Ramos jelang turun minum.

Babak Pertama: Dominasi Selecao Berbuah Gol Rodrygo

Carlo Ancelotti menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1. Alisson Becker menjaga gawang, Marquinhos dan Gabriel Magalhães berduet di jantung pertahanan, sementara Casemiro dan Bruno Guimarães menjadi double pivot di lini tengah. Di depan mereka, trisula Raphinha, Rodrygo, dan Vinicius Junior bergerak fluid mendukung penyerang tunggal. Skotlandia menjawab dengan formasi 5-4-1 rapat khas Steve Clarke, mengandalkan Andy Robertson dan Kieran Tierney di sisi kiri.

Brasil langsung mengambil inisiatif serangan. Menit ke-12, Raphinha melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang masih mampu ditepis kiper Angus Gunn. Menit ke-23, giliran Vinicius Junior melakukan cut inside dari sisi kiri, tetapi sepakannya membentur bek lawan. Gol yang ditunggu akhirnya tiba menit ke-34. Bruno Guimarães mengirim umpan terobosan membelah pertahanan Skotlandia, dan Rodrygo dengan tenang menyontek bola melewati Gunn. 1-0 untuk Brasil.

Momen Panas: Casemiro dan Wasit Cesar Ramos

Menit ke-41, tensi meningkat. Casemiro melakukan tekel taktis terhadap Scott McTominay yang tengah memimpin serangan balik berbahaya. Wasit Cesar Ramos langsung meniup peluit dan mengacungkan kartu kuning. Sang gelandang bertahan tak terima. Ia menghampiri Ramos dan terlibat perbincangan panjang di tengah lapangan, sementara kapten Marquinhos berusaha menenangkan situasi. VAR sempat meninjau insiden tersebut untuk kemungkinan pelanggaran yang lebih berat, tetapi keputusan di lapangan tetap bertahan.

Terlepas dari kartu itu, penampilan Casemiro tetap menjadi fondasi lini tengah Brasil. Ia mencatatkan empat tekel sukses, tiga intersep, dan akurasi umpan 91 persen sepanjang laga — bukti bahwa pengalamannya masih menjadi jangkar permainan Selecao di usia 34 tahun.

Babak Kedua: Vinicius Junior Mengunci Tiga Poin

Skotlandia keluar lebih berani setelah jeda. Menit ke-58, John McGinn menyambut umpan silang Robertson dengan sundulan keras, tetapi Alisson Becker bereaksi brilian untuk menepisnya. Asa The Tartan Army sempat meningkat ketika Billy Gilmour mulai mengendalikan tempo di lini tengah.

Namun Brasil menghukum mereka lewat serangan balik mematikan. Menit ke-67, Rodrygo menggiring bola di sisi kanan sebelum melepas umpan silang mendatar yang disambut Vinicius Junior dengan penyelesaian kaki kiri — 2-0. Skotlandia nyaris memperkecil skor menit ke-82 ketika tandukan Lyndon Dykes membentur tiang gawang, tetapi dewi fortuna berpihak pada Brasil. Alisson pun mengamankan clean sheet keduanya di Grup C.

Angka di Balik Kemenangan Brasil

Statistik mencerminkan superioritas Selecao. Brasil mencatatkan penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen, melepaskan 15 tembakan dengan enam shots on target, sementara Skotlandia hanya dua dari delapan percobaan. Brasil juga unggul tendangan sudut 7-3 dan membukukan akurasi umpan 89 persen. Di kubu Skotlandia, Robertson dan Gilmour menerima kartu kuning karena pelanggaran taktis di babak kedua.

"Kami mengendalikan pertandingan sejak menit pertama. Casemiro tahu betul cara membaca momen, dan kartu itu tidak mengubah kontribusinya," ujar Ancelotti selepas laga. Sementara Steve Clarke mengakui perbedaan kualitas: "Kami bertahan dengan baik selama 30 menit, tetapi satu kesalahan kecil langsung dihukum tim sekelas Brasil."

Dengan kemenangan ini, Brasil kokoh di puncak klasemen Grup C dan dipastikan melaju ke babak 32 besar. Skotlandia kini wajib meraih kemenangan pada laga pamungkas untuk menjaga peluang lolos. Selecao tinggal selangkah lagi mengamankan status juara grup — dan dengan performa seperti ini, mereka layak difavoritkan melaju jauh di Piala Dunia 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User