Drama 120 Menit: Argentina Singkirkan Swiss 2-1 di Perempat Final

KANSAS CITY — Skor akhir 2-1 untuk Argentina! La Albiceleste memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan perlawanan sengit Swiss lewat babak perpanjangan waktu dalam la...

Aug 10, 2026 - 05:09
0 0
Drama 120 Menit: Argentina Singkirkan Swiss 2-1 di Perempat Final

KANSAS CITY — Skor akhir 2-1 untuk Argentina! La Albiceleste memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan perlawanan sengit Swiss lewat babak perpanjangan waktu dalam laga perempat final yang berlangsung panas di Kansas City, Missouri, Sabtu (11/7/2026) malam waktu setempat. Gol kemenangan baru lahir pada menit ke-112, sementara Swiss dipaksa bermain dengan sepuluh orang sejak pengujung waktu normal setelah wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, mengibaskan kartu merah kepada striker Breel Embolo.

Ini adalah pertandingan yang benar-benar menguras emosi. Argentina tampil dominan dengan mencatatkan penguasaan bola 63 persen berbanding 37 persen milik Swiss, melepaskan 21 attempts dengan 8 shots on target, sementara Swiss hanya mampu membukukan 9 tembakan dan 3 yang mengarah ke gawang. Namun sepak bola bukan sekadar angka — Swiss membuktikan diri sebagai lawan yang sangat sulit ditaklukkan selama 120 menit penuh.

Babak Pertama: Swiss Mengejutkan Sang Favorit

Argentina memulai laga dengan formasi 4-3-3 andalan mereka, menempatkan Lionel Messi beroperasi bebas di belakang dua penyerang. Namun justru Swiss yang tampil tanpa beban dengan skema 3-4-2-1. Pressing ketat lini tengah mereka membuat Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister kesulitan membangun serangan dari lini belakang.

Petaka bagi Argentina datang pada menit ke-34. Berawal dari serangan balik kilat, Granit Xhaka mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan, dan Dan Ndoye menyambutnya dengan penyelesaian dingin ke sudut jauh gawang Emiliano Martínez. Skor 1-0 untuk Swiss! Publik Kansas City terdiam sejenak. Hingga turun minum, Argentina gagal mencatatkan satu pun shots on target — statistik yang sangat jarang menimpa tim sekaliber juara bertahan.

Babak Kedua: Alvarez Menjawab, Embolo Diusir

Keluar dari ruang ganti, Argentina tampil jauh lebih agresif. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Lionel Messi, dengan visi khasnya, melepaskan umpan silang mendatar yang disambut Julián Álvarez dengan tendangan first time yang tak mampu diantisipasi kiper Swiss. Skor imbang 1-1 — dan assist itu menambah panjang daftar kontribusi gol Messi di turnamen ini.

Momentum sepenuhnya berpihak ke Argentina. Titik balik krusial terjadi pada menit ke-89: Breel Embolo melakukan tekel keras dan berbahaya terhadap Cristian Romero di area tengah lapangan. Wasit Joao Pinheiro tanpa ragu mengeluarkan kartu kuning kedua — yang berarti kartu merah — bagi bomber Swiss tersebut. Sempat ada pengecekan VAR, namun keputusan tetap berlaku. Swiss harus bertahan dengan sepuluh pemain, dan skor 1-1 memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.

Perpanjangan Waktu: Lautaro Martínez Jadi Pahlawan

Unggul jumlah pemain, Argentina mengurung habis pertahanan Swiss. Sang pelatih memasukkan Lautaro Martínez untuk menambah daya gedor — dan keputusan itu terbukti brilian. Pada menit ke-112, Enzo Fernández mengirim umpan lambung akurat ke kotak penalti, Lautaro memenangi duel udara dan menyundul bola melewati jangkauan kiper. GOOOL! Argentina 2-1 Swiss! Seisi stadion meledak.

Swiss mencoba bangkit di sisa waktu, bahkan nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan Manuel Akanji pada menit ke-118, tetapi Emiliano Martínez tampil sigap dengan penyelamatan kelas dunia. Peluit panjang berbunyi — Argentina melaju ke semifinal!

Angka-Angka di Balik Kemenangan

Statistik akhir menunjukkan dominasi Argentina yang sesungguhnya: penguasaan bola 63-37 persen, shots on target 8-3, tendangan sudut 9-3, dan akurasi umpan 89 persen. Swiss sendiri harus membayar mahal agresivitas mereka dengan 14 pelanggaran, 3 kartu kuning, dan 1 kartu merah. Kegagalan mencatatkan clean sheet menjadi catatan minor bagi lini belakang Argentina, tetapi mentalitas juara mereka berbicara lebih keras di momen-momen krusial.

"Kami tahu ini tidak akan mudah. Swiss adalah tim yang sangat terorganisir. Namun para pemain menunjukkan karakter, kesabaran, dan keyakinan hingga menit terakhir. Kemenangan ini milik seluruh tim," ujar pelatih Argentina seusai laga.

Dengan hasil ini, Argentina menjaga asa mempertahankan mahkota juara dunia. Mereka kini menanti lawan di semifinal, sementara Swiss pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan heroik selama 120 menit di Kansas City.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User