DPR Sebut Suahasil Nazara Mampu Jaga Stabilitas Fiskal Nasional

JAKARTA — Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru mendulang respons positif dari berbagai kalangan, terutama Dewan Perwakilan Rak

Sep 15, 2026 - 20:06
0 0
DPR Sebut Suahasil Nazara Mampu Jaga Stabilitas Fiskal Nasional

JAKARTA — Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru mendulang respons positif dari berbagai kalangan, terutama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Komisi XI DPR RI memastikan bahwa transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan tidak akan menggoyahkan tata kelola fiskal nasional. Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat bagi pasar bahwa efisiensi dan disiplin anggaran akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Legislator DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan optimisme tinggi terhadap kapasitas Suahasil dalam memimpin bendahara negara. Menurutnya, pengalaman panjang Suahasil di jajaran birokrasi keuangan memberikan jaminan kepastian hukum dan stabilitas bagi para pelaku usaha maupun investor domestik dan asing.

Rekam Jejak Teknokratis dan Kepercayaan Pasar

Pemilihan Suahasil Nazara dinilai sebagai keputusan strategis berbasis meritokrasi. Sebelum menduduki kursi Menkeu, ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF). Pengalaman mendalam ini menjadikan proses transisi berjalan mulus tanpa mengganggu siklus pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Suahasil adalah sosok teknokrat sejati yang memahami setiap celah dan detail anatomi APBN. Kami di DPR meyakini tata kelola fiskal akan tetap aman dan terkendali di bawah kepemimpinannya," ujar Mukhamad Misbakhun dalam keterangannya di Jakarta.

Kalangan analis menilai keberadaan figur internal yang berpengalaman mampu meredam volatilitas pasar keuangan. Kepercayaan investor sangat bergantung pada konsistensi kebijakan makroekonomi, terutama terkait pengendalian utang dan efektivitas belanja negara.

Tantangan Fiskal dan Urgensi Menjaga Defisit APBN

Menkeu baru dihadapkan pada sejumlah tantangan berat, mulai dari penurunan harga komoditas global hingga volatilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah menetapkan batas defisit anggaran di bawah 3% dari PDB, sesuai dengan amanat undang-undang, guna menjaga batas aman kesehatan fiskal.

Berikut adalah proyeksi dan indikator makroekonomi utama yang menjadi fokus perhatian Kemenkeu dan DPR:

Indikator Fiskal Target / Parameter Tantangan Utama
Defisit Anggaran 2,29% - 2,53% PDB Tekanan Belanja Subsidi & Transfer Daerah
Pertumbuhan Ekonomi 5,2% Ketidakpastian Ekonomi Global & Geopolitik
Target Penerimaan Perpajakan Rp2.309 Triliun Volatilitas Harga Komoditas Utama
Rasio Utang terhadap PDB Di bawah 40% Beban Bunga Utang Tinggi (High-for-longer)

Kronologi dan Langkah Strategis Transisi Kemenkeu

Dalam menjaga kontinuitas kebijakan, DPR dan Kemenkeu telah menyepakati alur transisi dan pengawasan anggaran secara rinci. Langkah-langkah strategis yang ditempuh meliputi:

  1. Penetapan Kepemimpinan Baru: Pelantikan resmi Suahasil Nazara sebagai Menkeu untuk memastikan ketetapan hukum anggaran.
  2. Konsolidasi Internal Kemenkeu: Penyelarasan prioritas belanja kementerian/lembaga agar sejalan dengan efisiensi APBN.
  3. Rapat Kerja Bersama Komisi XI DPR: Pembahasan evaluasi kinerja penyerapan anggaran kuartal berjalan serta penyesuaian asumsi makro.
  4. Optimalisasi Pendapatan Negara: Intensifikasi penerimaan pajak dan Bukan Pajak (PNBP) tanpa menekan daya beli masyarakat.

Prospek Kebijakan Fiskal ke Depan

Analis fiskal memperkirakan Suahasil akan mempertahankan prinsip precautionary policy atau kehati-hatian dalam mengelola surat berharga negara (SBN) serta pembiayaan anggaran. Penguatan transparansi fiskal dan peningkatan rasio pajak (tax ratio) diprediksi tetap menjadi agenda prioritas dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan dukungan penuh dari parlemen, penunjukan Suahasil diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter demi menjaga laju inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User