Deretan Rumah di Sisi Rel Pasar Minggu Dibongkar, Persiapan Bikin Jalan Baru

Sejumlah rumah yang berdiri di sisi rel kereta api kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mulai dibongkar pada awal pekan ini. Pembongkaran tersebut menjadi langkah awal realisasi proyek pembangunan

Jul 08, 2026 - 09:00
0 0
Deretan Rumah di Sisi Rel Pasar Minggu Dibongkar, Persiapan Bikin Jalan Baru

Sejumlah rumah yang berdiri di sisi rel kereta api kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mulai dibongkar pada awal pekan ini. Pembongkaran tersebut menjadi langkah awal realisasi proyek pembangunan jalan baru yang telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu dan sempat tertunda karena berbagai kendala pembebasan lahan.

Puluhan Bangunan Diratakan

Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya 45 unit rumah semi permanen dan permanen di sepanjang sisi rel dari perlintasan Pasar Minggu hingga mendekati Stasiun Tanjung Barat diratakan dengan alat berat. Proses pembongkaran berlangsung dengan pengamanan ketat dari petugas gabungan Satpol PP, kepolisian, dan petugas keamanan kereta api. Beberapa penghuni terlihat masih mengemasi barang sisa, sementara sebagian lainnya telah meninggalkan hunian sejak pekan sebelumnya setelah menerima surat pemberitahuan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima media kami, menyatakan bahwa pembongkaran ini merupakan bagian dari rencana besar penataan kawasan Pasar Minggu yang kerap dilanda kemacetan parah, terutama di jam sibuk. “Kami sudah berkoordinasi dengan warga terdampak sejak tahun lalu. Proses pembebasan lahan memang memakan waktu, tetapi akhirnya bisa kita selesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.

“Jalan baru ini nantinya akan menghubungkan Jalan Raya Pasar Minggu dengan akses menuju Jalan TB Simatupang melalui sisi timur rel, mengurangi beban lalu lintas di jalur utama hingga 30 persen,” jelas Kepala Dinas Bina Marga.

Kompensasi dan Relokasi Warga

Warga yang rumahnya terdampak proyek ini telah menerima kompensasi berupa uang tunai sesuai hasil appraisal serta fasilitas relokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang disediakan pemerintah provinsi. Salah seorang warga, Suryadi (54), yang telah menempati rumah di bantaran rel selama lebih dari 20 tahun, mengaku awalnya berat meninggalkan tempat tinggalnya. Namun, ia memahami tujuan proyek untuk kepentingan publik. “Kami sedih, tapi ini memang untuk kemajuan kota. Kompensasinya cukup dan kami sudah dapat tempat di rusunawa Pasar Minggu,” tuturnya.

Proyek jalan baru ini direncanakan memiliki lebar 8 meter dengan dua lajur, lengkap dengan trotoar dan saluran drainase. Selain untuk kendaraan bermotor, jalur tersebut juga akan dilengkapi jalur sepeda dan area hijau di sepanjang sisi rel yang tersisa. Konstruksi fisik ditargetkan mulai pada kuartal kedua tahun ini dan ditargetkan rampung dalam waktu delapan bulan.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga menyambut positif langkah ini karena selain memperlancar arus lalu lintas, pembersihan bantaran rel dari bangunan liar akan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Selama ini, keberadaan rumah yang terlalu dekat dengan rel sering menjadi penyebab kecelakaan dan gangguan operasional.

Pemerintah optimistis jalan baru ini akan menjadi solusi permanen atas kemacetan kronis di kawasan Pasar Minggu. Informasi lengkap mengenai progres proyek dan dampaknya bagi warga akan terus disampaikan melalui laporan Beritainti.com di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User