Derbi Basque Imbang: Gol Turrientes Dibalas Nico Williams di San Mames
Skor akhir 1-1. San Mames menyaksikan malam yang panas pada leg pertama semifinal Copa del Rey, ketika Real Sociedad mencuri gol lebih dulu lewat sontekan Benat Turrientes sebelum Athletic Club membal...
Skor akhir 1-1. San Mames menyaksikan malam yang panas pada leg pertama semifinal Copa del Rey, ketika Real Sociedad mencuri gol lebih dulu lewat sontekan Benat Turrientes sebelum Athletic Club membalas di babak kedua. Aymeric Laporte, pemain asal Prancis bernomor punggung 14 itu, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat gol tandang tim tamu bersarang di gawang Unai Simon. Dua gol, dua reaksi berbeda, dan satu hasil imbang yang membuat segalanya tetap terbuka jelang leg kedua di Reale Arena.
Babak Pertama: Gol Turrientes Membungkam San Mames
Dengan starting XI berformasi 4-2-3-1, Athletic langsung mengambil inisiatif menekan sejak peluit awal. Real Sociedad, yang datang dengan skema 4-3-3, justru memilih bertahan rapat dan menyerang lewat transisi cepat. Menit ke-12, Nico Williams menusuk dari sayap kiri dan melepaskan tembakan yang masih melebar tipis dari tiang jauh. Menit ke-18 giliran Oihan Sancet mencoba peruntungan dengan tendangan voli, namun kiper Alex Remiro masih sigap menepisnya.
Dua peluang emas gagal dimanfaatkan tuan rumah, dan hukuman datang pada menit ke-34. Takefusa Kubo melepas umpan silang mendatar dari sisi kanan, lalu Benat Turrientes yang masuk dari lini kedua menyambutnya dengan sontekan first-time ke pojok kiri gawang. Gol perdana gelandang bernomor punggung 8 itu di ajang Copa del Rey musim ini membuat tribun San Mames mendadak senyap. Laporte, yang terlihat paling kecewa, menunduk sambil memukul rumput — reaksi yang terekam kamera dan menjadi ikon malam itu.
Sepanjang babak pertama, penguasaan bola milik tuan rumah dengan 61 persen, tetapi shots on target justru berpihak ke tim tamu: tiga berbanding dua. Athletic menekan, Real Sociedad menusuk. Pola itu bertahan hingga turun minum dengan skor sementara 0-1.
Babak Kedua: Nico Williams Menjawab, VAR Ikut Bicara
Memasuki babak kedua, Ernesto Valverde menaikkan tempo dengan menekankan serangan dari sisi sayap. Hasilnya hadir pada menit ke-58: Iñaki Williams melepaskan umpan tarik dari kanan, dan adiknya, Nico Williams, menyambar bola dengan tembakan kaki kiri yang tak mampu dihalau Remiro. 1-1, dan San Mames meledak dalam selebrasi panjang.
Tujuh menit berselang, giliran VAR yang menjadi sorotan. Mikel Oyarzabal mencetak gol dari kemelut di kotak penalti, tetapi pengecekan VAR mengonfirmasi posisi offside setengah badan pada fase awal serangan. Gol dianulir, dan Real Sociedad kehilangan peluang emas untuk kembali unggul. Tekanan Athletic berlanjut hingga menit akhir, namun pertahanan tim tamu yang dikomandoi Igor Zubeldia tetap kokoh. Dua kartu kuning menghiasi laga: Zubeldia pada menit ke-52 dan Dani Vivian pada menit ke-74.
Statistik akhir mencatat Athletic melepaskan 14 tembakan dengan lima shots on target, sementara Real Sociedad hanya sembilan tembakan dengan empat on target. Penguasaan bola ditutup dengan skor 57-43 persen untuk tuan rumah, disertai total 23 pelanggaran dari kedua tim dan lima offside.
Laporte dan Malam Frustrasi di Bilbao
Di tengah hiruk-pikuk laga, ekspresi Laporte menjadi cerita tersendiri. Pemain senior asal Prancis itu beberapa kali terlihat memimpin rekan-rekannya setelah kebobolan, meminta konsentrasi penuh di sisa waktu. Catatan individu menunjukkan ia memenangi tujuh duel udara, dengan akurasi umpan 89 persen dan dua intersepsi penting. Namun clean sheet gagal ia raih, dan gol tandang itu terasa begitu mahal bagi tim tuan rumah.
Malam itu juga menegaskan kualitas Turrientes sebagai gelandang serba bisa: selain mencetak gol, ia mencatatkan 92 persen akurasi operan dan tiga umpan kunci. Duel antara dirinya dan lini tengah Athletic menjadi salah satu pertarungan paling sengit di lapangan, termasuk saat ia menerima kartu kuning karena menghentikan serangan balik cepat Nico Williams.
Kata Pelatih: Semua Masih Terbuka
“Kami kecewa karena kebobolan gol tandang, tetapi 1-1 bukan hasil yang buruk di leg pertama. Kami tahu persis apa yang harus diperbaiki saat bermain di Reale Arena,” ujar Valverde dalam konferensi pers usai laga.
“Mencetak gol di San Mames adalah pencapaian besar. Anak-anak bermain disiplin dan kami membawa modal berharga ke kandang sendiri,” balas Imanol Alguacil.
Modal Jelang Leg Kedua
Dengan agregat sama kuat 1-1, leg kedua di Reale Arena akan menjadi penentu. Jika skor tetap imbang hingga 90 menit, laga berlanjut ke perpanjangan waktu dan berujung adu penalti. Real Sociedad membawa keunggulan psikologis dengan catatan tak terkalahkan di kandang dalam 12 laga terakhir, sementara Athletic mengingat betul bagaimana rival sekotanya merebut trofi Copa del Rey 2021 di final yang juga mempertemukan keduanya.
Satu hal yang pasti: derbi Basque kali ini baru setengah jalan. Gol tandang Turrientes, balasan cepat Nico Williams, dan drama VAR telah menyiapkan panggung bagi pertarungan penutup yang tak kalah sengit di Donostia.
Comments (0)