Delapan Penyelamatan Szczesny Bawa Barcelona Bungkam Benfica di Lisbon

Skor akhir Benfica 0-1 Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Kamis dini hari WIB, sama sekali tidak bercerita tentang dominasi tim ta...

Aug 07, 2026 - 07:55
0 0
Delapan Penyelamatan Szczesny Bawa Barcelona Bungkam Benfica di Lisbon

Skor akhir Benfica 0-1 Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Kamis dini hari WIB, sama sekali tidak bercerita tentang dominasi tim tamu. Sebaliknya, ini adalah kisah tentang ketangguhan — dan satu nama berdiri paling tinggi di antara semuanya: Wojciech Szczesny. Kiper veteran asal Polandia itu membukukan delapan penyelamatan sepanjang 90 menit, menjaga clean sheet di tengah tekanan tanpa henti, dan memastikan gol tunggal Raphinha pada menit ke-61 cukup untuk membawa pulang kemenangan ke Catalunya.

Babak Pertama: Kartu Merah Cubarsí Mengubah Segalanya

Barcelona turun dengan formasi 4-3-3 andalan Hansi Flick: Szczesny di bawah mistar; Jules Koundé, Pau Cubarsí, Iñigo Martínez, dan Alejandro Balde di lini belakang; trio Pedri, Frenkie de Jong, dan Dani Olmo di tengah; trisula Lamine Yamal, Robert Lewandowski, serta Raphinha di depan. Namun skema starting XI itu buyar pada menit ke-22. Cubarsí menjatuhkan Vangelis Pavlidis yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper, dan wasit tanpa ragu mengacungkan kartu merah langsung. Tinjauan VAR memperkuat keputusan tersebut. Flick bereaksi cepat — Olmo ditarik keluar, Ronald Araújo masuk, dan Barcelona bertransformasi menjadi blok 4-4-1 yang rapat. Dari titik itu, laga berubah menjadi serangan satu arah. Orkun Kökçü menguji Szczesny lewat tendangan bebas, Kerem Aktürkoğlu melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti, dan Pavlidis dua kali mengancam dari jarak dekat. Semuanya mentah di tangan sang kiper. Skor kacamata bertahan hingga jeda.

Babak Kedua: Sambaran Raphinha, Tembok Bernama Szczesny

Melawan arus permainan, Barcelona justru memecah kebuntuan pada menit ke-61. Raphinha memotong umpan keliru lini belakang Benfica di area tengah, menggiring bola beberapa meter, lalu melepaskan tembakan mendatar keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut bawah gawang Anatoliy Trubin. 1-0 — gol tanpa assist yang lahir murni dari insting dan keberanian. Tuan rumah merespons dengan mengubah sisa laga menjadi sesi latihan menyerang. Pelatih Bruno Lage memasukkan Renato Sanches dan Andrea Belotti untuk menambah daya gedor. Statistik akhir mencerminkan tekanan itu: Benfica mencatatkan penguasaan bola 52 persen dengan 26 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran, sementara Barcelona hanya melepaskan 10 attempts dengan lima shots on target. Namun angka-angka itu menemui tembok. Sundulan Fredrik Aursnes ditepis ke atas mistar, sepakan Pavlidis diblok dengan kaki, dan puncaknya pada menit 90+4, Szczesny menjatuhkan diri ke tiang dekat untuk menggagalkan peluang emas Renato Sanches. Peluit panjang pun disambut selebrasi emosional para pemain bertahan Blaugrana.

Analisis: Malam Sempurna Sang Veteran

Malam ini adalah babak terbaru dari kisah comeback paling unik musim ini. Szczesny, yang memutuskan pensiun pada musim panas 2024 setelah meninggalkan Juventus, kembali dari masa rehat pada Oktober lalu ketika Barcelona kehilangan Marc-André ter Stegen karena cedera lutut parah. Sempat menjadi pelapis Iñaki Peña, kiper 34 tahun itu kini tak tergantikan — dan statistik membuktikan mengapa. Delapan penyelamatan melawan Benfica adalah catatan terbanyaknya musim ini, dan Barcelona tetap tak terkalahkan dalam setiap pertandingan yang ia mainkan sebagai starter. Ketenangannya mengatur lini belakang darurat, keberaniannya keluar memotong umpan silang, dan refleksnya di momen-momen krusial membuatnya layak menyabet predikat pemain terbaik laga. Di usia yang seharusnya ia menikmati masa pensiun, Szczesny justru tampil seperti kiper di puncak karier.

“Wojciech tampil luar biasa malam ini. Bertahan hampir 70 menit dengan sepuluh pemain di stadion seperti ini tanpa kebobolan menunjukkan karakter luar biasa tim. Kami bertahan sebagai satu kesatuan, dan ia menyelamatkan kami berkali-kali,” ujar Flick dalam konferensi pers pascalaga.

Dengan hasil ini, Barcelona mengantongi keunggulan agregat 1-0 jelang leg kedua yang akan digelar di Estadi Olímpic Lluís Companys pada Rabu dini hari WIB pekan depan. Modal clean sheet dan mentalitas bertahan yang ditunjukkan di Lisbon menjadi bekal berharga. Namun Benfica sudah membuktikan mereka mampu menciptakan banyak peluang, dan Flick tentu sadar pekerjaan rumahnya belum selesai. Satu hal yang pasti: selama Szczesny berdiri di bawah mistar, Blaugrana punya alasan kuat untuk bermimpi melangkah lebih jauh di Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User