Dean Huijsen Tembok Kokoh, Real Madrid Bantai Al Hilal 5-1

Real Madrid memulai kiprahnya di Piala Dunia Antarklub 2025 dengan kemenangan telak. Menghadapi Al Hilal di Hard Rock Stadium, Miami, Kamis (19/06/2025), Los Blancos memastikan tiga poin lewat skor ak...

Dean Huijsen Tembok Kokoh, Real Madrid Bantai Al Hilal 5-1

Real Madrid memulai kiprahnya di Piala Dunia Antarklub 2025 dengan kemenangan telak. Menghadapi Al Hilal di Hard Rock Stadium, Miami, Kamis (19/06/2025), Los Blancos memastikan tiga poin lewat skor akhir 5-1. Laga ini sekaligus menjadi panggung debut Dean Huijsen, bek tengah muda yang tampil menonjol sepanjang 90 menit di lini belakang Real Madrid.

Sejak wasit meniup peluit pembuka, Real Madrid langsung mengambil kendali permainan. Ancelotti menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3, menduetkan Huijsen dengan Antonio Rüdiger di jantung pertahanan. Al Hilal di sisi lain menjawab lewat skema 4-2-3-1 yang mengandalkan kecepatan Malcom di sayap serta Mitrović sebagai ujung tombak. Duel fisik Huijsen kontra Mitrović pun menjadi salah satu pertarungan paling menarik di babak pertama.

Babak Pertama: Gol Cepat dan Dominasi Los Blancos

Menit ke-18, Vinícius Júnior membuka keran gol. Assist Rodrygo yang memotong dari sayap kanan diteruskan dengan penyelesaian kaki kiri yang melengkung ke tiang jauh — Bounou hanya bisa menyaksikan bola masuk. Gol tersebut melengkapi dominasi Madrid yang sudah terlihat sejak menit awal. Pada 45 menit pertama, Madrid unggul penguasaan bola 61 persen berbanding 39 persen milik Al Hilal, dengan lima shots on target berbanding satu.

Al Hilal sempat memberikan perlawanan lewat tendangan jarak jauh Milinkovic-Savic yang ditepis Courtois. Namun pada menit ke-36, Madrid menggandakan keunggulan. Kylian Mbappé menyelesaikan kombinasi satu-dua dengan Jude Bellingham di sisi kiri, menaklukkan Bounou di tiang dekat. Kartu kuning pertama laga tercatat untuk Koulibaly yang menarik Vinícius pada menit ke-40, menghentikan serangan balik cepat Madrid.

Huijsen: Tembok Muda di Jantung Pertahanan

Jika lini depan Madrid bersinar, lini belakang punya bintangnya sendiri. Dean Huijsen tampil luar biasa dengan mencatatkan lima intersepsi, empat sapuan bersih, dan dua blok tembakan. Yang paling impresif adalah duelnya melawan Mitrović — penyerang Serbia itu nyaris tak mendapat ruang tembak sepanjang laga. Huijsen memenangi mayoritas duel udara dan kerap menjadi pemutus pertama saat Al Hilal mencoba keluar dari tekanan.

Penampilan Huijsen kian teruji ketika Madrid lengah setelah unggul tiga gol. Pada menit ke-63, Mitrović memperkecil kedudukan memanfaatkan bola muntah di kotak penalti, namun bek muda itu segera mengembalikan ketenangan dengan memimpin garis pertahanan kembali rapat. Tak heran, Carlo Ancelotti memberikan pujian khusus seusai pertandingan.

"Dean menunjukkan kematangan di luar usianya. Dia membaca serangan lawan lebih cepat, kuat dalam duel, dan tidak ragu membawa bola keluar dari tekanan. Penampilan seperti ini sangat berharga bagi kami," ujar Ancelotti.

Babak Kedua: Pesta Gol dan Statistik Final

Memasuki babak kedua, Madrid tidak mengendurkan tempo. Rodrygo memperlebar keunggulan pada menit ke-58, menuntaskan assist Mbappé dengan tembakan first time ke sudut gawang. Lima menit berselang, Mitrović sempat menghidupkan harapan Al Hilal. Euforia itu bahkan memuncak pada menit ke-71 ketika Malcom mencetak gol — namun VAR menganulirnya karena posisi offside.

Madrid merespons dengan cepat. Pada menit ke-74, Mbappé mencetak gol keduanya setelah menerima umpan terobosan Bellingham, sebelum Federico Valverde menutup pesta pada menit ke-82 lewat tembakan jarak jauh yang menghujam pojok gawang Bounou.

Statistik akhir laga mempertegas dominasi Real Madrid. Tercatat 17 percobaan tembakan dengan sembilan shots on target, berbanding delapan percobaan dan tiga shots on target milik Al Hilal. Penguasaan bola ditutup dengan angka 61-39 persen untuk keunggulan Madrid, sementara akurasi umpan Los Blancos mencapai 91 persen.

Kemenangan ini menempatkan Real Madrid di puncak klasemen sementara Grup H dengan tiga poin dan selisih gol yang mentereng. Meski clean sheet gagal terwujud berkat gol Mitrović, kemenangan 5-1 ini menjadi modal besar bagi Madrid melaju dari fase grup. Bagi Huijsen, laga ini adalah pernyataan bahwa pemain muda itu siap bersaing di level tertinggi. Kini perhatian Los Blancos beralih ke laga berikutnya, dengan pesan tegas dari Ancelotti: "Kami tetap fokus dan tidak akan meremehkan lawan mana pun."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User