Dani Olmo Bersinar, Spanyol Singkirkan Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Skor akhir: Spanyol 2-1 Portugal. Satu momen magis menit ke-78 dari kaki kiri Dani Olmo memastikan La Roja melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan sang rival semenanjung dalam ...

Aug 07, 2026 - 20:08
0 0
Dani Olmo Bersinar, Spanyol Singkirkan Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Skor akhir: Spanyol 2-1 Portugal. Satu momen magis menit ke-78 dari kaki kiri Dani Olmo memastikan La Roja melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan sang rival semenanjung dalam derby Iberia yang panas di Stadion Dallas, Arlington, Texas, 7 Juli 2026. Tendangan melengkung dari tepi kotak penalti itu merobek jala Diogo Costa dan membungkam sekitar 92.000 penonton — sebagian berdiri bersorak, sebagian lain tak percaya.

Ini bukan sekadar kemenangan. Ini pernyataan. Spanyol tampil dengan penguasaan bola 63 persen, delapan shots on target berbanding tiga, dan seorang playmaker yang sedang berada di puncak permainannya. Portugal, dengan segala bintangnya, dipaksa mengejar bayangan hampir sepanjang laga.

Babak Pertama: Dominasi Merah, Gol Nico Williams

Luis de la Fuente menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3: Unai Simón di bawah mistar; Dani Carvajal, Robin Le Normand, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella di lini belakang; Rodri sebagai jangkar didampingi Pedri dan Dani Olmo; trisula Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, dan Nico Williams di depan. Roberto Martínez menjawab dengan 4-2-3-1: Diogo Costa; João Cancelo, Rúben Dias, Gonçalo Inácio, Nuno Mendes; João Neves dan Vitinha; Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Rafael Leão; serta Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak.

Menit ke-23, publik Spanyol meledak. Olmo menerima bola di half-space, mengecoh João Neves dengan satu sentuhan, lalu melepaskan umpan terobosan yang membelah dua bek tengah. Nico Williams berlari dari sisi kiri, mengontrol sekali, dan menaklukkan Diogo Costa dengan penyelesaian mendatar ke tiang jauh. 1-0 untuk Spanyol, assist pertama Olmo malam itu.

Portugal nyaris membalas menit ke-38 ketika sundulan Cristiano Ronaldo menyambut umpan silang Cancelo memaksa Unai Simón melakukan penyelamatan refleks kelas dunia. Babak pertama ditutup Spanyol dengan penguasaan bola 65 persen dan tempo yang sepenuhnya mereka kendalikan.

Babak Kedua: VAR, Penalti, dan Jawaban Sang Nomor 10

Portugal keluar dari ruang ganti dengan intensitas berbeda. Menit ke-54, Rafael Leão menerobos ke kotak penalti dan jatuh setelah kontak dengan Le Normand. Wasit awalnya melanjutkan permainan, tetapi VAR memanggilnya ke monitor — penalti diberikan. Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor dan dengan dingin menempatkan bola ke sudut kanan gawang. 1-1, stadion bergemuruh.

Laga berubah menjadi pertarungan taktik. Martínez memasukkan Francisco Conceição dan Gonçalo Ramos untuk menambah daya gedor; De la Fuente merespons dengan memasukkan Mikel Merino demi menjaga keseimbangan lini tengah. Kartu kuning bertebaran — Rúben Dias menit ke-61 karena melanggar Lamine Yamal, Rodri menit ke-70 karena memutus serangan balik.

Lalu datanglah menit ke-78. Pedri memenangkan duel di tengah lapangan, mengalirkan bola ke Olmo yang berdiri bebas di tepi kotak penalti. Satu sentuhan untuk mengatur, satu ayunan kaki kiri — bola melengkung melewati jangkauan Diogo Costa dan menghujam sudut atas gawang. 2-1. Gol ketiga Olmo di turnamen ini, dan mungkin yang paling berharga.

Portugal menggempur habis-habisan di sisa waktu. Tendangan bebas Ronaldo menit ke-87 membentur pagar betis, dan sundulan Gonçalo Ramos di masa injury time melayang tipis di atas mistar. Peluit panjang berbunyi — Spanyol lolos, Portugal pulang.

Angka di Balik Sang Maestro

Statistik Olmo malam ini layak dibingkai: satu gol, satu assist, empat key passes, akurasi umpan 89 persen, dan tujuh duel dimenangkan. Ia menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak gol dan assist dalam satu laga fase gugur Piala Dunia sejak era keemasan 2010. Secara tim, Spanyol melepaskan 17 tembakan berbanding sembilan, memenangkan tujuh sepak pojok berbanding dua, dan mencatatkan akurasi umpan 91 persen — angka khas sepak bola De la Fuente yang mematikan.

"Dani adalah pemain yang lahir untuk panggung seperti ini. Kami tahu bola harus melaluinya di momen-momen besar, dan ia menjawab kepercayaan itu," ujar Luis de la Fuente seusai laga.
"Kami kalah dari tim yang lebih efisien. Satu momen kecil di kotak penalti mengubah segalanya," kata Roberto Martínez.

Menanti Lawan di Perempat Final

Dengan kemenangan ini, Spanyol menjaga asa meraih gelar Piala Dunia kedua mereka. La Roja kini menanti pemenang laga 16 besar lainnya untuk duel perempat final akhir pekan ini. Unai Simón memang kehilangan clean sheet, tetapi pertahanan Spanyol hanya kebobolan dua gol dalam empat pertandingan terakhir. Dan dengan Dani Olmo dalam performa seperti ini — tiga gol dan dua assist di turnamen — siapa pun lawannya harus berpikir dua kali. Derby Iberia menjadi milik Spanyol malam ini. Piala Dunia? Perjalanan masih panjang, dan Olmo baru saja memanaskan mesinnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User