Como Bungkam Leipzig 3-1 di Laga Perdana UCL
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan gemilang Como 1907 atas RB Leipzig pada matchday 1 fase liga Liga Champions 2026/2027. Laga digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Kamis (10/9/2026) dan langsung...
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan gemilang Como 1907 atas RB Leipzig pada matchday 1 fase liga Liga Champions 2026/2027. Laga digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Kamis (10/9/2026) dan langsung ditutup dengan euforia pelatih Cesc Fabregas yang merayakan tripoin perdana bersama klubnya. Sorakan 11 ribu suporter menggema saat peluit akhir berbunyi menit ke-90+5. Ini adalah momen bersejarah bagi klub promosen yang kini dipoles oleh mantan gelandang timnas Spanyol tersebut.
Babak Pertama: Starting XI dan Ledakan Gol Cepat
Menit ke-1, Leipzig mengambil kickoff dengan formasi 4-2-2-2, sementara tuan rumah menurunkan starting XI andalan dalam formasi 4-3-3. Penguasaan bola awal masih imbang 50-50. Menit ke-8, gelandang Como, Marco Bertini, melepaskan umpan terobosan namun offside dipanggil wasit. Menit ke-12, bek sayap kiri Andrea Conti naik menyerang melepaskan sepakan namun melenceng tipis. Menit ke-15, shots on target pertama dari tuan rumah tercipta lewat tendangan bebas dari jarak 25 meter, kiper Leipzig tepis ke sudut. Menit ke-23, drama gol! Bertini kali ini melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti memanfaatkan assist dari bek sayap kiri Andrea Conti. Bola bersarang di sudut kanan bawah. 1-0! Menit ke-30, Leipzig balas menyerang, shots on target kedua mereka ditepis kiper Alessio Carli. Menit ke-37, penyerang Leipzig kepergok offside saat menyambut sepak pojok, VAR memvalidasi annulment. Menit ke-45+2, injury time babak pertama, striker muda Lorenzo Rossi menyambut umpan silang assist dari Fabio Pereira dengan sundulan keras. Skor 2-0. Catatan shots on target babak pertama: Como 4, Leipzig 2. Penguasaan bola 54% untuk Como. Tidak ada kartu kuning di babak ini.
Babak Kedua: Rotasi, Kartu, dan Gol Hiburan
Selepas jeda, Fabregas mengubah taktik menjadi 4-2-3-1 dengan menarik satu gelandang bertahan masuk bench. Menit ke-56, kartu kuning pertama keluar untuk pemain tengah Leipzig karena pelanggaran strategis pada menit ke-56. Menit ke-60, Leipzig menekan, shots on target ketiga mereka menghantam tiang. Menit ke-67, serangan balik cepat, Rossi mencetak gol kedua pribadi memanfaatkan assist kedua Bertini. Skor 3-0. Menit ke-78, VAR turun tangan meninjau handball di kotak penalti Como, penalti diberikan. Eksekutor Leipzig sukses mengeksekusi. 3-1. Clean sheet Como ternoda. Menit ke-80, bek Como mendapat kartu kuning kedua setelah tekel tinggi, nyaris kartu merah, namun VAR mengonfirmasi hanya kuning. Menit ke-85, substitusi terakhir Como mempertebal pola formasi 5-4-1 untuk mengamankan skor. Menit ke-90, offside lagi untuk Leipzig. Shots on target akhir: Como 7, Leipzig 4. Tidak ada hat-trick, Rossi berhenti di dua gol. Menit ke-90+5 peluit panjang.
Analisis Taktik Cesc Fabregas
Formasi 4-3-3 di awal menjadi kunci dominasi. Starting XI Como menempatkan kiper Alessio Carli; bek empat tiang; tiga gelandang sejajar; trisula depan. Fabregas menekankan transisi cepat dan zonal pressing. Penguasaan bola keseluruhan 54% untuk Como, 46% Leipzig. Mereka melepaskan 14 tembakan dengan 7 shots on target. Leipzig punya 10 attempts, 4 on target. Posisi pemain bergerak dinamis, fullback naik overlapping, inverted wingback menciptakan skema diamond midfield. Menit ke-70, substitusi triple mengubah wajah tim, namun intensitas tetap. Kartu kuning terdistribusi 3 lembar, tidak ada kartu merah. VAR melakukan 4 peninjauan. Taktik menyerang lewat sayap terbukti mematikan.
Statistik Utama dan Catatan Pertandingan
“Kami bermain dengan keberanian dan data mendukung performa ini,” tutur Fabregas usai laga. Ia memuji penguasaan bola dan disiplin formasi. Dalam laga ini, total offside terjadi 5 kali, Leipzig terperangkap 3 kali. Assist terbanyak: Bertini dengan 2 assist. Skor akhir 3-1, menit ke-23, 45+2, 67, 78 menjadi catatan waktu gol. Penguasaan bola, shots on target, dan starting XI sudah kita bedah. Como memuncaki sementara grup berkat tiga angka sempurna. Eyang data berkata: ini adalah start impian bagi mantan maestro Arsenal tersebut. Menit ke-90+5, hormat untuk seluruh pemain yang tampil dengan intensitas tinggi dan menjadikan Giuseppe Sinigaglia panggung statistik mentereng. Hat-trick tidak tercipta, clean sheet gagal, namun tiga poin melenggang mulus.
Comments (0)