Bulog Taklukkan Mitra 3-2 di Laga Ketahanan Pangan

Skor akhir 3-2 untuk kemenangan gemilang Perum Bulog atas tim Stakeholder dalam duel sengit Bulog Mini Soccer Fun Match di Bintaro, Tangerang, Sabtu (11/7). Momen kunci terjadi pada menit ke-57 ketika...

Jul 12, 2026 - 02:33
0 0
Bulog Taklukkan Mitra 3-2 di Laga Ketahanan Pangan

Skor akhir 3-2 untuk kemenangan gemilang Perum Bulog atas tim Stakeholder dalam duel sengit Bulog Mini Soccer Fun Match di Bintaro, Tangerang, Sabtu (11/7). Momen kunci terjadi pada menit ke-57 ketika striker Bulog, Andika Pratama, melepaskan tendangan voli dari sudut sempit yang tak mampu dihalau kiper lawan. Laga yang digelar di bawah terik matahari ini menjadi bukti bahwa sinergi ketahanan pangan bisa dibangun lewat sepak bola.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi. Bulog yang turun dengan formasi 4-3-3 mencoba mendominasi penguasaan bola, sementara Stakeholder mengandalkan serangan balik cepat lewat sayap. Statistik mencatat penguasaan bola Bulog mencapai 58% berbanding 42% untuk tim lawan, namun shots on target justru lebih unggul Stakeholder dengan 6 tembakan tepat sasaran dari 12 percobaan, sementara Bulog mencatatkan 4 dari 9 tembakan.

Babak Pertama: Jual Beli Serangan yang Menegangkan

Menit ke-12, Bulog membuka keunggulan. Umpan terobosan dari gelandang tengah, Rizky Abdillah, berhasil menembus pertahanan Stakeholder. Striker Andika Pratama yang lolos dari jebakan offside langsung menaklukkan kiper dengan tendangan placing ke sudut kiri bawah. Skor 1-0 untuk Bulog. Namun, keunggulan tak bertahan lama. Hanya berselang 8 menit, kerjasama apik dari lini tengah Stakeholder menghasilkan gol balasan. Crossing dari sayap kiri disambut sundulan keras kapten lawan, Dimas Arya, yang menggetarkan gawang Bulog. Skor imbang 1-1.

Tekanan terus berlanjut. Pada menit ke-34, Bulog kembali memimpin. Aksi individu pemain sayap, Fajar Nugraha, yang melewati dua bek lawan berakhir dengan umpan tarik ke kotak penalti. Bola liar disambar oleh gelandang box-to-box, Ahmad Faiz, dengan tendangan first-time yang melesak ke pojok gawang. Babak pertama ditutup dengan skor 2-1 untuk keunggulan Bulog. Statistik babak pertama menunjukkan Bulog unggul dalam penguasaan bola (61%), tapi Stakeholder lebih efektif dalam serangan dengan 4 shots on target dari 7 percobaan.

Babak Kedua: Drama Gol dan Kartu Kuning

Memasuki babak kedua, Stakeholder mengubah strategi dengan memasukkan pemain fresh di lini depan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-48. Kesalahan komunikasi di lini belakang Bulog membuat striker lawan, Rendra Putra, dengan leluasa menembak dari jarak 12 meter. Bola sempat mengenai tiang gawang sebelum memantul ke dalam. Skor berubah 2-2.

Pertandingan semakin memanas. Menit ke-53, terjadi insiden kontroversial. Bek Bulog, Hendra Subagja, melakukan tekel keras dari belakang yang membuat pemain lawan terjungkal. Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Bulog. Tak berselang lama, giliran pemain Stakeholder yang menerima kartu kuning karena protes berlebihan. VAR tidak digunakan dalam laga ini, namun wasit tetap tegas mengelola tensi.

Gol penentu akhirnya datang di menit ke-57. Andika Pratama yang sudah haus gol menerima umpan lambung dari gelandang bertahan. Dengan kontrol dada yang sempurna, ia langsung melepaskan voli yang melambung tinggi sebelum turun tajam di bawah mistar gawang. Skor akhir 3-2 untuk Bulog. Statistik akhir pertandingan: total shots (12-16), shots on target (6-8), pelanggaran (9-7), offside (2-3), dan kartu kuning (2-1).

“Pertandingan ini lebih dari sekadar sepak bola. Ini tentang membangun sinergi dan kebersamaan dalam rangka ketahanan pangan,” ujar Direktur Utama Perum Bulog, Bapak Budi Setiawan, seusai laga. “Tapi saya juga senang karena pemain kami menunjukkan semangat juang tinggi. Andika Pratama layak jadi man of the match dengan dua golnya.”

Analisis Pemain Kunci

Andika Pratama menjadi bintang dengan torehan dua gol (brace) dan satu assist. Pergerakannya tanpa bola sangat merepotkan bek lawan. Di sisi lain, kiper Bulog, Dimas Ardiansyah, patut diacungi jempol karena berhasil melakukan 4 penyelamatan krusial, termasuk satu penyelamatan satu lawan satu pada menit ke-78. Untuk tim Stakeholder, Rendra Putra yang mencetak satu gol dan satu assist juga tampil impresif di lini depan.

Pelatih Bulog, Ahmad Ridwan, mengakui bahwa anak asuhnya sempat kehilangan konsentrasi pada awal babak kedua. “Kami kecolongan cepat, tapi saya bangga dengan cara mereka bangkit dan merebut kemenangan. Ini modal bagus untuk pertandingan selanjutnya,” katanya. Sementara juru taktik Stakeholder, Dedi Kurniawan, mengkritisi penyelesaian akhir timnya. “Kami punya banyak peluang, tapi kurang tenang di depan gawang. Ini yang harus diperbaiki.”

Laga ini menjadi agenda tahunan Perum Bulog untuk mempererat hubungan dengan para mitra, distributor, dan pemerintah daerah. Dengan kemenangan ini, Bulog menunjukkan bahwa kerja sama tim di luar kantor juga bisa produktif. Selanjutnya, mereka akan menghadapi turnamen mini soccer antar BUMN pada bulan depan.

“Ini adalah pertandingan yang menghibur dengan kualitas tinggi. Kedua tim bermain terbuka dan saling menekan. Publik yang hadir pun terhibur dengan 5 gol yang tercipta. Selamat untuk Bulog, dan untuk Stakeholder, jangan berkecil hati—kekalahan hari ini adalah pelajaran berharga,” tutup komentator tamu, mantan pemain nasional, Firman Utina.

Dengan hasil ini, Perum Bulog berhasil mengamankan trofi mini soccer pertamanya di tahun 2026. Momen seperti ini membuktikan bahwa sportivitas dan sinergi bisa berjalan beriringan, sama seperti misi mereka dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User