Skor akhir 5-0 untuk Brasil dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion Salt Lake, Kolkata, pada 3 Oktober 2026. Stadion berkapasitas lebih dari 85 ribu penonton itu bergemuruh menyaksikan pesta gol Selecao yang dipimpin bintang sayap bernomor punggung 7, Vinicius Junior. Ia menjadi aktor utama dengan torehan dua gol dan satu assist, sekaligus membungkam duel sengitnya dengan bek India bernomor punggung 5, Bijoy Varghese, di sisi kanan pertahanan tuan rumah.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Brasil langsung mengambil alih kendali. Formasi 4-3-3 racikan pelatih Selecao menekan tinggi lini belakang India yang tampil dengan formasi bertahan 5-4-1. Penguasaan bola Brasil mencapai 72 persen sepanjang pertandingan, sementara India hanya mampu bertahan dengan 28 persen penguasaan bola dan mengandalkan serangan balik cepat. Dari sisi shots on target, Brasil melepaskan 14 tembakan mengarah ke gawang dari total 21 percobaan, sedangkan India hanya mencatatkan dua shots on target sepanjang 90 menit.
Babak Pertama: Dominasi Samba Sejak Menit Awal
Menit ke-12, gol pembuka tercipta melalui skema serangan dari sayap kiri. Vinicius Junior menusuk dari sisi kiri, memotong ke dalam, lalu melepaskan tendangan kaki kanan yang melengkung ke tiang jauh. Kiper India hanya bisa terpaku menyaksikan bola bersarang di pojok gawang. Skor berubah 1-0 dan Salt Lake Stadium langsung bergemuruh—bukan karena kecewa, melainkan karena penonton lokal justru menikmati aksi kelas dunia di depan mata mereka.
Brasil menggandakan keunggulan pada menit ke-28. Umpan terobosan dari gelandang tengah berhasil dituntaskan oleh penyerang tengah Selecao dengan sepakan first-time ke sudut gawang. Assist tercatat atas nama Vinicius Junior yang melihat pergerakan rekannya sebelum menerima tekanan dua pemain India. Menariknya, momen ini lahir setelah Varghese sempat memenangi duel udara di kotak penalti, namun bola rebound justru jatuh ke kaki pemain Brasil.
Menit ke-41, Brasil nyaris menambah gol lewat tendangan bebas dari jarak 25 meter. Namun kiper India tampil gemilang dengan penyelamatan spektakuler. Wasit sempat mengecek insiden di kotak penalti melalui VAR pada menit ke-44 setelah Varghese dianggap menjegal penyerang Brasil, tetapi hasil pengecekan memutuskan tidak ada pelanggaran dan permainan dilanjutkan. Babak pertama ditutup dengan kedudukan 2-0.
Vinicius Junior: Maestro di Sayap Kiri
Babak kedua baru berjalan lima menit, tepatnya menit ke-50, Vinicius Junior kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kemelut di kotak penalti setelah sepak pojok, bola liar jatuh ke kakinya dan ia langsung melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau. Gol ketiga Brasil ini sekaligus menjadi gol keduanya di laga tersebut, membawanya semakin dekat dengan hat-trick.
Duel antara Vinicius Junior dan Bijoy Varghese menjadi tontonan tersendiri. Varghese, bek tengah berpostur tinggi, beberapa kali sukses memenangi duel fisik, namun kecepatan dan kelincahan Vinicius Junior kerap membuatnya kelimpungan. Pada menit ke-63, Vinicius Junior kembali menusuk dari sayap kiri dan melepaskan umpan silang mendatar yang dituntaskan striker Brasil untuk mencetak gol keempat. Assist keduanya dalam laga ini membuat total kontribusinya menjadi dua gol dan dua assist.
Menit ke-78, giliran gelandang serang Brasil yang mencetak gol kelima lewat tendangan voli dari luar kotak penalti. Gol ini lahir setelah serangan cepat yang dimulai dari sepertiga lapangan sendiri. India nyaris memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 ketika penyerang mereka lolos dari jebakan offside, namun penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar. Hingga peluit panjang berbunyi, Brasil mempertahankan clean sheet dengan skor akhir 5-0.
Perlawanan India dan Catatan Statistik
Meski kalah telak, India layak mendapat apresiasi atas disiplin bertahan mereka. Varghese dan rekan-rekannya tercatat melakukan 19 tekel sukses dan 12 blok tembakan sepanjang laga. Kartu kuning pertama pertandingan diberikan kepada gelandang India pada menit ke-56 akibat pelanggaran keras di tengah lapangan, sementara Brasil hanya menerima satu kartu kuning pada menit ke-70. Tidak ada kartu merah dan tidak ada keputusan penalti sepanjang pertandingan, meski VAR sempat dua kali digunakan untuk mengecek insiden di area terlarang.
Catatan offside menunjukkan Brasil terjebak posisi offside sebanyak empat kali, sementara India tiga kali. Dari sisi peluang, Brasil menciptakan 21 percobaan dengan 14 shots on target, sedangkan India hanya melepaskan lima tembakan dengan dua shots on target. Statistik operan juga timpang: Brasil menyelesaikan 612 operan dengan akurasi 89 persen, berbanding 214 operan dengan akurasi 61 persen milik India.
Pelatih India dalam konferensi pers usai laga mengakui perbedaan kelas kedua tim, namun menilai laga ini menjadi pembelajaran berharga bagi skuadnya. Ia menegaskan bahwa menghadapi tim sekelas Brasil dengan starting XI terbaiknya adalah ujian mental sekaligus taktik yang tidak didapat setiap hari. Sementara itu, Brasil menutup tur Asia mereka dengan hasil sempurna, dan Vinicius Junior kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain paling menentukan di dunia saat ini.
Comments (0)