Brace Endrick Bawa Real Madrid ke Perempat Final Copa del Rey

Skor akhir 5-2 untuk Real Madrid atas Celta Vigo di babak 16 besar Copa del Rey, dan nama Endrick menjadi sorotan utama setelah ia mencetak brace alias dua gol dalam laga yang berlangsung dramatis di ...

Oct 08, 2026 - 08:23
0 0
Brace Endrick Bawa Real Madrid ke Perempat Final Copa del Rey

Skor akhir 5-2 untuk Real Madrid atas Celta Vigo di babak 16 besar Copa del Rey, dan nama Endrick menjadi sorotan utama setelah ia mencetak brace alias dua gol dalam laga yang berlangsung dramatis di Santiago Bernabeu. Pemain muda Brasil itu tampil sebagai pembeda, membawa Los Blancos melaju ke perempat final dengan catatan empat gol musim ini di semua kompetisi.

Babak Pertama: Endrick Membuka Keran Gol

Sejak menit awal, Real Madrid tampil menekan dengan formasi 4-3-3 yang menempatkan Endrick sebagai ujung tombak tunggal. Menit ke-12, ancaman pertama datang melalui sepakan kaki kiri Vinicius Junior yang masih melebar tipis di sisi kanan gawang Celta Vigo. Penguasaan bola Madrid mendominasi hingga 64 persen di paruh pertama, sementara Celta Vigo mengandalkan serangan balik cepat.

Menit ke-23, Bernabeu bergemuruh. Umpan terobosan dari Jude Bellingham dibaca sempurna oleh Endrick, yang lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan tendangan datar ke pojok kanan bawah gawang. Skor berubah 1-0. Assist Bellingham itu menjadi assist keempatnya di Copa del Rey musim ini.

Celta Vigo merespons. Menit ke-37, sundulan striker mereka menyambut umpan silang dari sisi kiri, tetapi kiper Madrid masih sigap melakukan penyelamatan. Wasit sempat meninjau VAR terkait dugaan handsball di kotak penalti Madrid, namun tidak ada pelanggaran yang ditemukan. Babak pertama berakhir dengan keunggulan tipis 1-0 untuk tuan rumah.

Babak Kedua: Drama Lima Gol dan Kartu Merah

Babak kedua berjalan jauh lebih liar. Menit ke-52, Celta Vigo menyamakan kedudukan melalui sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang tidak bisa dijangkau kiper Madrid. Skor 1-1 membuat laga terbuka lebar. Pelatih Madrid melakukan rotasi dengan memasukkan pemain bertipe menyerang untuk menambah daya gedor.

Menit ke-64, keunggulan Madrid kembali tercipta. Umpan silang dari sisi kiri disundul keras oleh Endrick, dan bola menghantam mistar sebelum masuk ke gawang. Brace tercipta, skor 2-1. Ini menjadi gol keempat Endrick musim ini, menegaskan penyelesaian akhirnya yang klinis: dari lima shots on target madrid di laga ini, dua di antaranya lahir dari kaki Endrick.

Petaka datang untuk Celta Vigo menit ke-71. Seorang bek mereka menerima kartu kuning kedua setelah pelanggaran taktis menghentikan serangan balik cepat, dan wasit mengeluarkan kartu merah. Bermain dengan sepuluh pemain, Celta Vigo kesulitan menjaga lini pertahanan. Madrid memanfaatkannya dengan gol ketiga menit ke-78 melalui penyelesaian dari dalam kotak penalti.

Menit ke-85, Celta Vigo sempat memperkecil keadaan menjadi 3-2 lewat tendangan bebas yang indah. Namun, dua menit berselang, Madrid menambah gol keempat. Pesta gol ditutup di masa injury time dengan gol kelima, memastikan kemenangan 5-2 yang tidak terbantahkan.

Statistik dan Analisis: Dominasi Madrid di Semua Lini

Secara statistik, Real Madrid mendominasi hampir seluruh aspek pertandingan. Penguasaan bola mereka mencapai 63 persen berbanding 37 persen milik Celta Vigo. Shots on target Madrid tercatat delapan, sementara Celta Vigo hanya empat. Jumlah korner juga timpang, 9-3 untuk keunggulan tuan rumah.

Kombinasi lini tengah Madrid yang dihuni Bellingham, Valverde, dan Camavinga menjadi kunci transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Formasi 4-3-3 yang fleksibel berubah menjadi 4-2-3-1 saat menguasai bola, memberi ruang bagi Endrick untuk bergerak bebas di antara dua bek tengah lawan. Duet bek Madrid harus bekerja ekstra keras di babak kedua, namun clean sheet memang gagal diraih malam ini.

Bagi Celta Vigo, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka di kandang Madrid. Meski sempat menyamakan kedudukan, kartu merah menjadi titik balik yang merusak rencana taktik mereka. Pelatih Celta Vigo mengakui bahwa bermain dengan sepuluh pemain di Bernabeu adalah misi yang hampir mustahil.

"Endrick menunjukkan kematangan luar biasa untuk pemain seusianya. Dua golnya hari ini bukan kebetulan, tapi hasil kerja keras di latihan. Kami senang dia terus berkembang," ujar pelatih Real Madrid dalam konferensi pers usai laga.

Dengan hasil ini, Real Madrid melaju ke perempat final Copa del Rey. Endrick kini mengoleksi empat gol musim ini, dan jika konsisten, ia berpeluang menjadi top skor kompetisi. Pertanyaan berikutnya: siapa yang akan menjadi lawan Madrid di babak delapan besar? Undian akan menentukan, tetapi satu hal pasti — Endrick dan rekan-rekannya datang dengan modal kepercayaan diri yang tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User