BMKG Catat 15.156 Gempa Susulan Mengguncang Wilayah Flores NTT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lonjakan frekuensi aktivitas seismik yang luar biasa di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (

Sep 13, 2026 - 11:27
0 0
BMKG Catat 15.156 Gempa Susulan Mengguncang Wilayah Flores NTT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lonjakan frekuensi aktivitas seismik yang luar biasa di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Minggu, 13 September 2026 pukul 05.00 WIB, instrumen pemantau gempa telah merekam sebanyak 15.156 kali gempa bumi susulan sejak guncangan utama melanda kawasan tersebut hampir sebulan lalu.

Aktivitas kegempaan yang belum sepenuhnya mereda ini mengindikasikan proses peluruhan energi tektonik (stress release) yang masif di kerak bumi Flores setelah dipicu gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada pertengahan Agustus 2026.

Kronologi dan Distribusi Seismik Pascagempa Utama

Rangkaian kegempaan di perairan dan daratan Flores memperlihatkan dinamika pelepasan energi yang berlangsung secara bertahap namun intensif. Berdasarkan catatan resmi BMKG, berikut kronologi dan sebaran aktivitas seismik yang terjadi:

  1. 15 Agustus 2026: Terjadi gempa bumi tektonik utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores dan memicu deformasi kerak bumi secara signifikan.
  2. 16 Agustus – 12 September 2026: Terjadi fase aktivitas seismik lanjutan dengan rata-rata ratusan kali guncangan per hari, didominasi gempa mikro hingga moderat.
  3. 13 September 2026 (Pukul 05.00 WIB): Total gempa susulan secara kumulatif resmi menembus angka 15.156 kejadian.
"Dari total 15.156 gempa susulan yang tercatat, magnitudo terbesar mencapai M6,2. Sementara itu, gempa susulan dengan kekuatan paling kecil tercatat bermagnitudo 0,9," tulis BMKG dalam keterangan resminya di Jakarta.

Rincian Magnitudo dan Dampak yang Dirasakan Warga

Dari belasan ribu guncangan yang terekam oleh sensor BMKG, variasi kekuatannya sangat beragam. Sebagian besar merupakan gempa bumi mikro di bawah magnitudo 3,0 yang tidak dapat dirasakan oleh manusia, namun sejumlah gempa signifikan sempat memicu kepanikan warga:

  • Gempa Signifikan: Terdapat 38 kejadian gempa susulan dengan magnitudo lebih dari M5,0.
  • Guncangan Dirasakan: Sebanyak 187 kejadian gempa dilaporkan memiliki intensitas yang cukup kuat untuk dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
  • Rentang Kekuatan: Fluktuasi kekuatan membentang dari skala terkecil M0,9 hingga gempa susulan terkuat yang mencapai M6,2.

Analisis Geologis dan Langkah Mitigasi Berkelanjutan

Secara tektonik, kawasan kepulauan Nusa Tenggara Timur berada pada zona pertemuan lempeng aktif dan sesar naik busur belakang (back-arc thrust). Tingginya angka gempa susulan hingga mencapai lebih dari 15 ribu kali dalam waktu 29 hari menunjukkan bahwa kompleksitas patahan di bawah permukaan Flores sedang mencari titik keseimbangan baru.

BMKG menegaskan bahwa pemantauan real-time 24 jam terus dilakukan secara intensif. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, memastikan struktur bangunan tempat tinggal aman dari risiko retak atau roboh, serta menghindari penyebaran informasi hoaks terkait potensi gempa susulan yang lebih besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User