Bitcoin Tembus $65.000 Meski Senate AS Tunda Pengesahan CLARITY Act

Bitcoin (BTC) berhasil mempertahankan posisi di atas level psikologis $65.000 pada perdagangan Minggu (10/8/2026), meskipun kabar bahwa Senate Amerika Serikat menunda pengesahan CLARITY Act hingga musim gugur tidak mampu menghentikan momentum positif

Aug 10, 2026 - 14:19
0 0
Bitcoin Tembus $65.000 Meski Senate AS Tunda Pengesahan CLARITY Act

Bitcoin (BTC) berhasil mempertahankan posisi di atas level psikologis $65.000 pada perdagangan Minggu (10/8/2026), meskipun kabar bahwa Senate Amerika Serikat menunda pengesahan CLARITY Act hingga musim gugur tidak mampu menghentikan momentum positif pasar kripto secara keseluruhan.

Senate AS Tunda CLARITY Act, Pasar Tetap Optimis

Dalam perkembangan politik yang dinantikan pelaku pasar kripto, Senate AS memilih untuk menunda pembahasan dan pengesahan CLARITY Act hingga musim gugur nanti, tepat sebelum masa reses mereka dimulai. Keputusan ini awalnya diprediksi akan memberikan tekanan negatif terhadap harga Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Namun, realitas di pasar berkata lain. Bitcoin justru berhasil bertahan di atas level $65.000, menunjukkan bahwa investor kripto saat ini lebih memperhatikan fundamental makroekonomi dibandingkan dinamika regulasi di Washington. CLARITY Act sendiri merupakan rancangan undang-undang yang dirancang untuk memberikan kejelasan regulasi bagi industri kripto di Amerika Serikat, sebuah kebutuhan yang telah lama diharapkan oleh pelaku pasar.

Arus Masuk ETF Bitcoin yang Stabil Jadi Penopang Utama

Salah satu faktor utama yang menopang harga Bitcoin tidak hanya bertahan, tetapi juga melanjutkan tren positifnya adalah arus masuk yang stabil ke dalam produk Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin spot. ETF Bitcoin spot yang telah disetujui oleh Securities and Exchange Commission (SEC) pada awal tahun 2024 terus mencatatkan inflow positif, menunjukkan bahwa minat institusional terhadap Bitcoin tetap kuat.

ETF sendiri merupakan produk investasi yang diperdagangkan di bursa saham konvensional dan memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur terhadap harga Bitcoin tanpa harus membeli dan menyimpan aset kripto secara langsung. Arus masuk yang konsisten ke produk-produk ini memberikan tekanan beli yang stabil dan berkelanjutan di pasar.

Dolar AS yang Melemah Beri Dukungan Tambahan

Selain arus masuk ETF, pelemahan mata uang dolar AS juga memberikan kontribusi positif terhadap harga Bitcoin. Secara historis, Bitcoin memiliki korelasi negatif dengan dolar AS, artinya ketika dolar melemah, Bitcoin cenderung menguat. Kondisi ini terjadi karena Bitcoin dipandang sebagai aset lindung nilai (store of value) alternatif yang menarik ketika mata uang fiat mengalami depresiasi.

Indeks dolar AS (DXY) mengalami penurunan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi aset-aset seperti Bitcoin untuk menguat. Pelaku pasar tampaknya lebih fokus pada dinamika moneter global dibandingkan penundaan regulasi domestik.

Analisis: Regulasi vs Fundamental Makroekonomi

Kondisi ini mencerminkan pergeseran sentimen pasar kripto yang semakin matang. Sebelumnya, setiap penundaan atau penolakan regulasi di Washington cenderung memicu penjualan besar-besaran. Kini, investor tampaknya sudah mulai mampu memilah antara noise politik dan fundamental pasar yang sebenarnya.

Penundaan CLARITY Act hingga musim gugur berarti bahwa kejelasan regulasi di AS kemungkinan besar tidak akan datang sebelum akhir tahun 2026. Namun, dengan dukungan arus masuk ETF yang stabil dan lingkungan makroekonomi yang menguntungkan, pasar kripto tampak tidak terlalu bergantung pada persetujuan regulasi untuk terus bergerak naik.

Para analis memperkirakan bahwa jika arus masuk ETF tetap konsisten dan dolar AS terus melemah, Bitcoin memiliki potensi untuk menguji level resistensi berikutnya dalam beberapa minggu ke depan. Namun, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi volatilitas yang bisa muncul dari berbagai arah.

Penutup

Secara keseluruhan, kondisi pasar kripto saat ini menunjukkan bahwa investor lebih memilih fokus pada indikator ekonomi makro dan arus institusional dibandingkan drama politik di Washington. Penundaan CLARITY Act boleh jadi menjadi kekecewaan bagi sebagian kalangan, namun pasar telah memberikan sinyal jelas bahwa fundamental yang kuat dapat mengatasi ketidakpastian regulasi.

Perlu diingat bahwa investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi dan volatilitas yang signifikan. Informasi dalam artikel ini bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investasi. Selalu lakukan riset mendalam dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan investasi.

Sumber: CoinDesk

Sumber: CoinDesk

Disclaimer: Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum berinvestasi dalam aset kripto. Harga aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User