Belanda Amankan Poin Penuh, Jerman Kembali Ditahan Imbang di Nations League

Skor akhir 2-1 memastikan raihan poin penuh bagi Timnas Belanda saat menjinakkan perlawanan alot Serbia, sementara di laga lain, langkah Jerman kembali tersendat usai dipaksa bermain imbang 1-1 kontra...

Oct 06, 2026 - 12:21
0 0
Belanda Amankan Poin Penuh, Jerman Kembali Ditahan Imbang di Nations League

Skor akhir 2-1 memastikan raihan poin penuh bagi Timnas Belanda saat menjinakkan perlawanan alot Serbia, sementara di laga lain, langkah Jerman kembali tersendat usai dipaksa bermain imbang 1-1 kontra Yunani pada lanjutan UEFA Nations League A, Senin (5/10) dini hari WIB. Pertandingan matchday kali ini menyajikan kontras performa antara efektivitas serangan De Oranje dan tumpulnya dominasi tanpa hasil milik Die Mannschaft.

Dominasi De Oranje Berbuah Kemenangan Dramatis di Amsterdam

Turun dengan formasi menyerang 4-3-3, Ronald Koeman merombak starting XI Belanda untuk menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Dominasi lini tengah langsung membuahkan hasil signifikan. Menit ke-34, Cody Gakpo memecah kebuntuan melalui sepakan melengkung terukur ke sudut kanan gawang lawan usai menerima assist matang dari Tijjani Reijnders. Gol pembuka tersebut merefleksikan keunggulan sirkulasi bola Belanda yang mencatatkan penguasaan bola hingga 63 persen sepanjang babak pertama.

Serbia yang mengandalkan blok pertahanan rendah tidak tinggal diam. Memasuki babak kedua, tim tamu menaikkan garis tekanan. Menit ke-58, kelengahan antisipasi bola mati pertahanan Belanda berbuah petaka ketika Aleksandar Mitrovic menanduk umpan silang lambung tanpa ampun untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1. Wasit sempat menunda pertandingan untuk meninjau potensi pelanggaran melalui tayangan VAR, namun gol tersebut tetap disahkan karena sang penyerang dinilai berdiri bebas tanpa terperangkap offside.

Gol penyeimbang tersebut memaksa Belanda tampil lebih agresif guna menghindari kegagalan mendulang angka. Puncaknya pada menit ke-71, aksi penetrasi cepat Xavi Simons dari sisi sayap kanan diakhiri dengan umpan tarik mendatar yang disambar Memphis Depay untuk memperdaya kiper Serbia. Belanda melepaskan total 14 percobaan dengan 7 shots on target, mengunci kemenangan berharga di hadapan pendukung sendiri meski harus merelakan ambisi mencatatkan clean sheet buyar di paruh kedua.

"Kami mengendalikan tempo hampir sepanjang laga. Serbia sangat berbahaya dalam duel udara, namun reaksi para pemain setelah skor imbang membuktikan karakter pemenang," ujar Ronald Koeman dalam sesi konferensi pers usai laga.

Tumpul di Lini Serang, Die Mannschaft Kembali Frustrasi Lawan Yunani

Sementara itu di tempat terpisah, hasil mengecewakan justru kembali menghantui Jerman saat menjamu Yunani. Julian Nagelsmann menerapkan skema 4-2-3-1 dengan harapan mengunci tiga poin mudah. Namun, kenyataan di lapangan berbicara lain. Tuan rumah Jerman memang mendominasi mutlak dengan torehan penguasaan bola mencapai 71 persen, tetapi penyelesaian akhir lini depan mereka tampil di bawah standar terbaik.

Petaka bagi tuan rumah terjadi pada menit ke-62. Lewat skema transisi cepat dari serangan balik kilat, penyerang Yunani berhasil mengecoh bek tengah Jerman sebelum melepaskan tembakan mendatar yang merobek gawang Manuel Neuer. Kebobolan satu gol membuat tensi laga meninggi, memaksa wasit mengeluarkan dua kartu kuning akibat pelanggaran taktis yang diperagakan lini bertahan Yunani guna meredam gempuran bertubi-tubi Die Mannschaft.

Jerman baru bisa bernapas lega pada menit ke-81. Jamal Musiala muncul sebagai penyelamat lewat aksi individu memukau di dalam kotak penalti, mengonversi umpan terobosan dari Florian Wirtz menjadi gol penyeimbang. Kendati membombardir pertahanan Yunani dengan melepaskan 8 shots on target dari total 19 tembakan hingga peluit panjang berbunyi, Jerman gagal mencetak gol kemenangan dan harus puas berbagi angka 1-1.

"Kami menguasai area permainan, tetapi kebobolan dari satu serangan balik adalah kecerobohan besar. Dominasi statistik tidak ada artinya jika kami gagal mengonversi peluang matang di sepertiga akhir," tegas Julian Nagelsmann mengevaluasi performa pasukannya.

Evaluasi Taktik dan Dinamika Klasemen Matchday Ini

Hasil berbeda dari dua raksasa Eropa ini memberikan dinamika ketat di papan klasemen grup UEFA Nations League A. Belanda membuktikan bahwa kedalaman skuat dan kombinasi umpan pendek dari lini tengah mampu memecah kebuntuan menghadapi pertahanan rapat. Akurasi umpan De Oranje yang mencapai 88 persen menjadi pondasi kuat untuk mengamankan posisi teratas grup dengan tambahan tiga poin penuh.

Sebaliknya, Jerman kini menghadapi lampu kuning perihal efektivitas penyelesaian akhir. Dari dua pertandingan beruntun, anak asuh Nagelsmann kerap kehilangan momentum mencetak gol akibat sirkulasi bola yang lambat saat menghadapi tim dengan pendekatan ultra-defensif. Jika kelemahan koordinasi transisi bertahan dan eksekusi lini depan tidak segera dibenahi, ambisi Jerman melangkah ke putaran final UEFA Nations League dipastikan bakal menemui jalan terjal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User