Basarnas Kerahkan KN SAR Basudewa Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap 5 jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda, re

Sep 11, 2026 - 11:48
0 1
Basarnas Kerahkan KN SAR Basudewa Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap 5 jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda, resmi memasuki hari ketiga. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan kapal penyelamat utama, KN SAR Basudewa, untuk memperluas radius penyisiran menyusul nihilnya petunjuk visual hingga petang hari sebelumnya.

Pengerahan armada utama ini dilakukan setelah operasi skala kecil dengan perahu karet Rigid Inflatable Boat (RIB) terkendala oleh kondisi gelombang laut dan cuaca maritim yang fluktuatif di sekitar gugusan kepulauan vulkanik tersebut. Tim penyelamat memfokuskan pencarian pada koordinat terakhir saat kapal motor yang ditumpangi rombongan jurnalis mengirimkan sinyal komunikasi.

Kronologi dan Linimasa Hilangnya Kontak

Berdasarkan laporan operasional Basarnas, rombongan pewarta tersebut awalnya bertolak untuk meliput aktivitas vulkanik serta ekosistem maritim di sekitar cagar alam Gunung Anak Krakatau. Berikut adalah kronologi kejadian berdasarkan data tim siaga SAR:

  1. Hari Pertama (Keberangkatan): Tim jurnalis menaiki kapal motor sewaan dari dermaga rakyat di pesisir Banten menuju gugusan pulau di Selat Sunda pada pagi hari dengan estimasi perjalanan melaut selama 24 jam.
  2. Hari Kedua (Hilang Kontak): Komunikasi nirkabel terputus total sekitar pukul 14.30 WIB ketika cuaca buruk disertai angin kencang melanda perairan barat Selat Sunda. Sinyal radio darurat tidak terpancar.
  3. Hari Ketiga (Operasi Terpadu): Pengerahan KN SAR Basudewa bersama puluhan personel gabungan dari TNI AL, Polairud, dan relawan SAR untuk menyisir sektor seluas 120 mil laut persegi.
"Fokus penyisiran hari ini diarahkan ke sektor selatan dan barat daya Pulau Sebesi serta perairan terbuka Anak Krakatau dengan memanfaatkan perangkat sonar dan pemindaian termal," jelas pejabat operasi SAR di pos komando.

Matriks Sumber Daya dan Sektor Operasi

Karakteristik arus Selat Sunda yang kompleks menuntut pembagian sektor pencarian secara presisi guna mengantisipasi pergeseran akibat arus laut permukaan.

Unsur Operasi Alat Utama (Alut) Cakupan Sektor Target Fokus
Basarnas KN SAR Basudewa Zona Vulkanik & Selat Terbuka Penyisiran laut dalam & sonar
Polairud & TNI AL Patkamla & RIB Pesisir Pulau Sebesi & Sebuku Penyisiran pesisir karang dangkal
Relawan Nelayan Kapal Motor Tradisional Jalur lintasan perahu rakyat Pemantauan visual jalur logistik

Tantangan Vulkanik dan Dinamika Oseanografi

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berada pada status waspada menjadi faktor risiko tersendiri bagi armada pencamat. Radius aman pelayaran yang ditetapkan otoritas geologi membatasi manuver kapal pencari dalam mendekati bibir kaldera aktif. Selain itu, kecepatan arus pasang surut di Selat Sunda yang dapat mencapai 3 hingga 4 knot memperbesar kemungkinan hanyutnya kapal target ke arah Samudra Hindia.

Pakar keselamatan maritim menegaskan pentingnya ketersediaan peralatan pelacak mandiri saat meliput wilayah kepulauan terpencil. "Operasi di wilayah berisiko ganda—seperti kawasan vulkanik aktif di perairan terbuka—memerlukan suar darurat otomatis seperti EPIRB yang aktif mandiri saat kontak air terjadi, guna memangkas durasi 'golden hour' penyelamatan," ungkap analis maritim terpisah.

Hingga laporan ini diturunkan, KN SAR Basudewa masih terus menyisir area koordinat prioritas sembari memantau perkembangan visual udara bersama unsur SAR gabungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User