Barcelona Tundukkan Real Madrid 1-0 di Bernabeu Lewat Gol Bunuh Diri Militao

Skor akhir 1-0 untuk Barcelona. Santiago Bernabeu, yang biasanya menjadi benteng tak tertembus bagi Real Madrid, harus menelan kenyataan pahit pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Kamis (2/3/2023)...

Oct 08, 2026 - 09:55
0 0
Barcelona Tundukkan Real Madrid 1-0 di Bernabeu Lewat Gol Bunuh Diri Militao

Skor akhir 1-0 untuk Barcelona. Santiago Bernabeu, yang biasanya menjadi benteng tak tertembus bagi Real Madrid, harus menelan kenyataan pahit pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Kamis (2/3/2023) dini hari WIB. Gol bunuh diri bek Eder Militao menjadi satu-satunya pembeda dalam duel bertajuk El Clasico edisi Copa del Rey tersebut, sekaligus memberi Blaugrana modal berharga sebelum leg kedua di Spotify Camp Nou.

Sejak wasit meniup peluit kick-off, tempo pertandingan langsung tinggi. Real Madrid yang bertindak sebagai tuan rumah memulai dengan formasi 4-3-3, mengandalkan trio Federico Valverde, Toni Kroos, dan Luka Modric di lini tengah untuk mengontrol penguasaan bola. Barcelona di bawah asuhan Xavi Hernandez merespons dengan pressing tinggi dan skema 4-3-3 serupa, menempatkan Alejandro Balde sebagai opsi overlap di sisi kiri untuk menekan pertahanan tuan rumah.

Peluang pertama lahir pada menit ke-12. Vinicius Junior melepaskan tembakan dari sisi kiri kotak penalti, namun bola masih melayang di atas mistar gawang Marc-Andre ter Stegen. Tiga menit berselang, giliran Robert Lewandowski yang mengancam. Striker asal Polandia itu menerima umpan terobosan, tetapi sepakannya terlalu lemah dan mudah diamankan Thibaut Courtois.

Momen Kunci: Menit ke-26 dan Gol Bunuh Diri Militao

Menit ke-26 menjadi titik balik pertandingan. Berawal dari serangan balik cepat Barcelona, Franck Kessie melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola mengarah ke gawang, namun Eder Militao yang berusaha menghalau justru mengubah arah bola dan mengecoh Courtois sendiri. Gol bunuh diri tercipta, skor berubah 1-0 untuk Barcelona. Bernabeu mendadak sunyi. Statistik mencatat tembakan Kessie sebagai shot on target pertama Barcelona di laga ini, meski akhirnya tercatat sebagai own goal Militao.

Setelah gol tersebut, Real Madrid meningkatkan intensitas serangan. Penguasaan bola Los Blancos sepanjang babak pertama mencapai 61 persen berbanding 39 persen milik Barcelona. Namun dominasi itu tidak berbanding lurus dengan peluang bersih. Tercatat hanya dua shots on target yang mampu diciptakan tuan rumah di 45 menit pertama, sedangkan Barcelona mencatat tiga shots on target dari total lima tembakan.

"Kami kehilangan fokus di momen krusial. Gol itu mengubah dinamika pertandingan, tetapi kami masih punya 90 menit di leg kedua," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari rilis resmi klub.

Babak kedua berjalan lebih terbuka. Ancelotti memasukkan Rodrygo Goes untuk menambah daya gedor di sayap kanan, sementara Xavi merespons dengan menarik keluar Kessie dan memasukkan Sergi Roberto guna memperkuat lini tengah. Formasi Madrid bergeser ke 4-2-3-1, memberikan kebebasan lebih kepada Vinicius untuk menusuk dari sisi kiri.

Statistik Babak Kedua: Madrid Menekan, Barcelona Bertahan Disiplin

Data statistik babak kedua menunjukkan Real Madrid melepaskan sembilan tembakan, tetapi hanya tiga yang mengarah ke gawang. Ter Stegen tampil gemilang dengan penyelamatan penting pada menit ke-67, menepis sepakan jarak dekat Karim Benzema. Menit ke-78, VAR sempat meninjau potensi handsball di kotak penalti Barcelona, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran setelah melihat tayangan ulang.

Barcelona sendiri mengandalkan serangan balik melalui Raphinha dan Lewandowski. Menit ke-84, Lewandowski nyaris menggandakan keunggulan, tetapi sepakannya membentur tiang gawang. Kartu kuning dikeluarkan untuk Dani Carvajal pada menit ke-89 setelah pelanggaran keras terhadap Balde. Hingga peluit panjang berbunyi, kedudukan 1-0 tidak berubah.

Sepanjang pertandingan, penguasaan bola akhir tercatat 58 persen untuk Real Madrid dan 42 persen untuk Barcelona. Total tembakan Los Blancos 14 dengan empat shots on target, sementara Barcelona mencatat delapan tembakan dengan empat shots on target. Clean sheet diraih Ter Stegen berkat lima penyelamatan krusial. Dari sisi disiplin, Madrid menerima tiga kartu kuning, sedangkan Barcelona dua kartu kuning.

Implikasi Leg Kedua dan Catatan Taktis

Hasil ini memberi Barcelona keunggulan agregat 1-0 menjelang leg kedua di Spotify Camp Nou. Madrid wajib mencetak minimal satu gol untuk memaksa perpanjangan waktu, atau dua gol untuk lolos langsung ke final. Sebaliknya, Barcelona cukup bermain imbang untuk mengunci tiket final Copa del Rey.

Secara taktis, keberhasilan Barcelona mencuri kemenangan di Bernabeu tidak lepas dari disiplin lini belakang yang dikomandoi Ronald Araujo. Bek asal Uruguay itu mencatatkan enam clearance dan tiga intersep, menjadi tembok yang menyulitkan Benzema dan Vinicius. Sementara itu, peran Balde di sisi kiri tidak hanya membantu pertahanan, tetapi juga menjadi opsi serangan dengan dua dribel sukses.

Bagi Madrid, kekalahan ini menjadi catatan buruk kedua di kandang sendiri dalam sebulan terakhir. Ancelotti disebut akan melakukan rotasi di leg kedua, dengan kemungkinan memainkan Eduardo Camavinga sejak menit awal untuk menambah energi di lini tengah. Sementara Xavi diprediksi tetap mengandalkan starting XI yang sama, meski ada kekhawatiran terkait kebugaran Pedri yang ditarik keluar pada menit ke-75 karena masalah otot ringan.

El Clasico edisi Copa del Rey ini masih menyisakan satu babak. Jika Madrid mampu membalikkan keadaan, mereka akan mencatat comeback bersejarah. Namun jika Barcelona bertahan, langkah mereka menuju final semakin dekat. Leg kedua akan digelar di Camp Nou, dan tekanan kini sepenuhnya berada di pundak Los Blancos.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User