Banjir Kuansing Rendam 526 Rumah, Sekolah dan Puskesmas Terdampak

TELUK KUANTAN, Beritainti.com — Sebanyak 526 rumah di empat kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, sempat terdampak banjir akib

Aug 08, 2026 - 04:04
0 0
Banjir Kuansing Rendam 526 Rumah, Sekolah dan Puskesmas Terdampak

TELUK KUANTAN, Beritainti.com — Sebanyak 526 rumah di empat kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, sempat terdampak banjir akibat luapan Sungai Kuantan. Bencana ini juga merendam sejumlah fasilitas publik, mulai dari bangunan sekolah hingga pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), sehingga aktivitas warga di wilayah terdampak terganggu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, banjir terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan hulu dan daerah aliran sungai dalam beberapa hari terakhir. Debit air Sungai Kuantan — urat nadi transportasi dan kehidupan masyarakat Kuansing — meningkat signifikan hingga akhirnya meluap ke permukiman warga yang berada di bantaran sungai.

Hujan Deras Picu Luapan Sungai Kuantan

Berdasarkan pantauan di lapangan, air mulai masuk ke kawasan permukiman secara bertahap. Warga yang tinggal di daerah dataran rendah dan bantaran sungai menjadi kelompok pertama yang terdampak. Ketinggian air bervariasi di setiap titik, mulai dari sebatas mata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa di sejumlah lokasi terparah.

Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau perkembangan ketinggian air.

Kronologi Kejadian Banjir di Kuansing

Berikut rangkaian peristiwa banjir yang menerjang empat kecamatan di Kabupaten Kuansing:

  1. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Kuansing dan kawasan hulu Sungai Kuantan secara berulang.
  2. Debit air Sungai Kuantan naik secara signifikan dan melampaui kapasitas normal sungai.
  3. Air meluap ke permukiman warga di empat kecamatan, merendam 526 rumah.
  4. Sejumlah fasilitas publik, termasuk sekolah dan puskesmas, ikut terendam sehingga pelayanan terganggu.
  5. Petugas gabungan melakukan pendataan terhadap rumah dan warga terdampak di seluruh wilayah yang terkena banjir.
  6. Air dilaporkan berangsur surut setelah intensitas hujan menurun, namun warga tetap diminta waspada.

526 Rumah Terdampak di Empat Kecamatan

Data sementara menyebutkan 526 rumah sempat terendam banjir yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Kuansing. Sebagian besar rumah yang terdampak berada di sepanjang bantaran Sungai Kuantan, kawasan yang memang dikenal langganan banjir setiap musim hujan tiba.

Selain merendam rumah tinggal, banjir juga memutus akses jalan di sejumlah titik. Aktivitas ekonomi warga, seperti perdagangan di pasar tradisional dan usaha perkebunan, turut melambat karena mobilitas menjadi terbatas.

Sekolah dan Puskesmas Ikut Terendam

Dampak banjir tidak hanya dirasakan warga di permukiman. Sejumlah sekolah dilaporkan ikut terendam, sehingga kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan para siswa dan guru. Genangan air di ruang kelas dan halaman sekolah berisiko menimbulkan bahaya, mulai dari lantai licin hingga ancaman arus listrik.

Tak hanya itu, fasilitas kesehatan berupa puskesmas juga terdampak. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena pelayanan kesehatan masyarakat harus tetap berjalan, terutama untuk menangani warga yang berpotensi mengalami penyakit pascabanjir seperti diare, demam, dan infeksi kulit.

Pemerintah Daerah Lakukan Pendataan dan Pemantauan

Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait turun ke lapangan untuk melakukan pendataan serta memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak. Petugas juga menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Warga yang rumahnya masih terendam diimbau memprioritaskan keselamatan, menjauhi saluran listrik yang terendam, serta segera mengungsi ke tempat aman apabila ketinggian air kembali naik. Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan mengonsumsi air bersih guna mencegah penyakit pascabanjir.

Waspada Banjir Susulan di Musim Hujan

Pemerintah daerah mengingatkan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Kuantan diminta meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau informasi cuaca serta ketinggian air sungai.

Meski kondisi banjir dilaporkan berangsur membaik, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan luapan Sungai Kuantan dapat terjadi berulang selama puncak musim hujan. Kesiapsiagaan warga dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci meminimalkan dampak bencana di Kabupaten Kuansing.

[SOCIAL_TWEET]: Luapan Sungai Kuantan rendam 526 rumah di 4 kecamatan di Kuansing, Riau. Sekolah hingga puskesmas ikut terdampak, aktivitas warga lumpuh sementara. #BanjirKuansing #Riau #Banjir [SOCIAL_TG]: 🌊 BANJIR KUANSING — Luapan Sungai Kuantan merendam 526 rumah di empat kecamatan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Sekolah dan puskesmas ikut terdampak. BPBD turun lakukan pendataan, warga diimbau waspada banjir susulan. Baca selengkapnya di Beritainti.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User