Balsa Sekulic Cetak Gol Indah, Persib Hancurkan Tampines Rovers
Skor akhir 4-1 menjadi saksi keganasan Persib Bandung saat menjamu Tampines Rovers di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jumat (31/7/2026) dalam lanjutan Piala Presiden. Namun, momen yang paling membe...
Skor akhir 4-1 menjadi saksi keganasan Persib Bandung saat menjamu Tampines Rovers di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jumat (31/7/2026) dalam lanjutan Piala Presiden. Namun, momen yang paling membekas di benak 20.000 penonton adalah gol spektakuler Balsa Sekulic pada menit ke-67. Sebuah tendangan voli dari luar kotak penalti yang melengkung indah ke sudut atas gawang, meninggalkan kiper lawan tak berkutik. Gol ini bukan sekadar menambah keunggulan, tapi menjadi puncak pertunjukan sepak bola menyerang dari tuan rumah.
Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola dan Efisiensi Serangan
Sejak menit awal, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih terbukti jitu menembus pertahanan Tampines yang memilih bertahan dengan formasi 5-4-1. Penguasaan bola di babak pertama mencapai 68% untuk Persib, sebuah angka yang menunjukkan superioritas mereka dalam mengatur ritme permainan. Starting XI Persib yang dimotori oleh duet gelandang serang yang kreatif terus memberikan tekanan, dengan total 9 shots on target di babak pertama saja.
Menit ke-23, Persib membuka keunggulan melalui skema serangan balik cepat. Umpan terobosan dari lini tengah berhasil diterima dengan sempurna oleh penyerang sayap, yang kemudian melepaskan tendangan keras ke tiang dekat. Kiper Tampines hanya bisa menyaksikan bola masuk ke gawangnya. Gol ini menjadi pembuka pesta, dan membuat pertahanan Tampines semakin kocar-kacir. Meski sempat terjadi insiden offside yang dianulir pada menit ke-31, Persib tetap tenang dan terus menggempur.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-44, Persib menggandakan keunggulan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang akibat sepak pojok, bek tengah Persib yang naik membantu serangan berhasil menyundul bola masuk ke gawang. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai. Statistik menunjukkan Persib melepaskan 12 tendangan dengan 9 tepat sasaran, sementara Tampines hanya mampu melepaskan 2 tembakan tanpa satu pun shots on target. Sebuah dominasi mutlak yang belum pernah terlihat sebelumnya di turnamen ini.
Babak Kedua: Aksi Balsa Sekulic dan Pesta Gol Persib
Memasuki babak kedua, Tampines mencoba keluar dari tekanan dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka mengubah formasi menjadi 4-4-2 untuk menambah daya gedor. Hasilnya, pada menit ke-58, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan kepala pemain depannya setelah menerima umpan silang dari sisi kanan. Gol ini sempat membuat lini belakang Persib panik, namun hanya bertahan lima menit.
Pada menit ke-63, Persib kembali mencetak gol melalui titik putih. Wasit menganulir keputusan awal setelah berkonsultasi dengan VAR. Pelanggaran keras terhadap penyerang Persib di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Eksekusi penalti yang dingin berhasil mengecoh kiper Tampines, yang bergerak ke arah yang salah. Skor menjadi 3-1, dan pesta sesungguhnya dimulai.
Empat menit berselang, momen magis itu tiba. Bola liar hasil sapuan pemain bertahan Tampines jatuh tepat di depan Balsa Sekulic yang berdiri sekitar 25 meter dari gawang. Tanpa berpikir panjang, pemain asal Montenegro itu langsung melepaskan tendangan voli dengan kaki kirinya. Bola melesat seperti roket, melengkung melewati jangkauan kiper dan menghantam tiang dalam sebelum masuk ke gawang. Stadion Si Jalak Harupat bergemuruh, dan rekan setimnya langsung berlari merayakan gol yang akan dikenang lama tersebut. Statistik mencatat kecepatan bola mencapai 110 km/jam, menjadikannya gol tercepat di turnamen ini.
Analisis Taktik dan Kunci Kemenangan Persib
Kemenangan ini tidak lepas dari strategi jitu pelatih Persib dalam membaca kelemahan lawan. Dengan memanfaatkan lebar lapangan melalui full-back yang aktif naik, mereka mampu membuka ruang di sektor tengah. Selain itu, pressing ketat yang diterapkan sejak lini depan membuat Tampines kesulitan membangun serangan dari bawah. Data menunjukkan Persib memenangkan 60% duel udara dan 70% tekel sukses, sebuah bukti fisik yang superior.
Balsa Sekulic sendiri tampil luar biasa dengan satu gol dan satu assist. Pergerakannya tanpa bola sangat merepotkan bek lawan, dan ia selalu berada di posisi yang tepat saat dibutuhkan. Pelatih Tampines mengakui keunggulan Persib dalam konferensi pers setelah pertandingan.
“Kami kalah dari tim yang lebih baik. Persib tampil agresif dan efisien. Gol kedua mereka adalah hadiah bagi para penggemar sepak bola. Kami tidak bisa berbuat banyak,” ujar pelatih Tampines dengan nada pasrah.
Di sisi lain, pelatih Persib memuji mentalitas anak asuhnya yang tidak kendur meski sempat kebobolan. Ia menekankan pentingnya transisi cepat dari bertahan ke menyerang sebagai kunci keberhasilan. Dengan tambahan tiga poin ini, Persib kokoh di puncak klasemen grup dengan 9 poin dari 3 pertandingan, mencetak 10 gol dan hanya kebobolan 2. Tampines Rovers, yang hanya menguasai bola 32% sepanjang pertandingan, harus puas tertahan di posisi ketiga dengan 3 poin.
Pertandingan ini juga mencatatkan dua kartu kuning untuk Persib dan tiga untuk Tampines, namun tidak ada kartu merah. Wasit yang memimpin jalannya laga dinilai mampu mengendalikan permainan dengan baik meski beberapa keputusan kontroversial harus dikoreksi lewat VAR. Secara keseluruhan, ini adalah pertandingan yang menghibur dengan kualitas permainan tinggi dari tuan rumah. Balsa Sekulic jelas menjadi bintang, dan golnya akan menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola nasional selama beberapa pekan ke depan.
Comments (0)