Oct 10, 2026
Olahraga

Baker Borong Lima Gol, Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Skor akhir 9-2 tercatat di papan skor Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Timnas Indonesia membuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan pesta gol yang tidak masuk akal, dan nama ...

Baker Borong Lima Gol, Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Skor akhir 9-2 tercatat di papan skor Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Timnas Indonesia membuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan pesta gol yang tidak masuk akal, dan nama yang paling bersinar adalah Baker — penyerang yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan alias hat-trick plus dua.

Menit ke-7, tekanan awal Indonesia sudah berbuah. Baker membuka rekening golnya lewat penyelesaian kaki kanan dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan terobosan. Kiper Bangladesh tidak sempat bergerak. 1-0.

Bangladesh merespons menit ke-14 lewat serangan balik cepat. Sepakan dari luar kotak penalti menembus jala Indonesia. 1-1, dan pertandingan sempat berjalan lebih terbuka dari yang diperkirakan.

Babak Pertama: Ledakan Tujuh Gol

Namun kebangkitan Bangladesh hanya bertahan tujuh menit. Menit ke-21, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan setelah umpan silang dari sisi kanan. 2-1. Empat menit berselang, menit ke-25, ia menyelesaikan serangan cepat dengan tendangan first-time. 3-1, dan hat-trick-nya tuntas sebelum turun minum.

Menit ke-33, Indonesia mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Baker mengambil sendiri eksekusi itu dan mencetak gol keempatnya malam itu. 4-1. Penguasaan bola Indonesia di paruh pertama menyentuh 64 persen, dengan 9 shots on target dari 14 percobaan.

Bangladesh sempat memperkecil menit ke-38 melalui eksekusi bola mati yang membentur tiang sebelum masuk. 4-2. Tapi Indonesia menutup babak pertama dengan dua gol tambahan — satu dari gelandang tengah menit ke-42, dan satu lagi dari Baker menit ke-45+2 lewat penyelesaian dingin satu lawan satu. 6-2 saat wasit meniup peluit panjang babak pertama.

Formasi Herdman dan Peran Baker

John Herdman menurunkan formasi 4-3-3 dengan starting XI yang menekan tinggi sejak menit awal. Baker ditempatkan sebagai ujung tombak tunggal, diapit dua winger yang terus melebar untuk membuka ruang. Pola ini membuat lini belakang Bangladesh kewalahan menghadapi rotasi posisi yang cepat.

Di babak kedua, Herdman menarik beberapa pemain inti untuk menjaga kebugaran jelang laga berikutnya. Tapi mesin gol Indonesia tidak berhenti. Menit ke-58, pemain pengganti mencetak gol ketujuh lewat serangan dari sisi kiri. 7-2.

Menit ke-71, Baker mencetak gol kelimanya — kali ini lewat rebound setelah kiper Bangladesh menepis tembakan keras dari luar kotak penalti. 8-2. Lima gol dalam satu laga adalah catatan yang jarang terjadi di level turnamen regional.

Gol kesembilan lahir menit ke-84 melalui sundulan bek tengah dari skema sepak pojok. 9-2, dan Stadion Utama bergemuruh. Total shots on target Indonesia sepanjang laga mencapai 16, sementara Bangladesh hanya mencatat 4.

Catatan Statistik dan Dampak di Grup A

Selain lima gol Baker, Indonesia mencatatkan penguasaan bola 61 persen secara keseluruhan, 18 percobaan dengan 16 tepat sasaran, serta 12 sepak pojok. Bangladesh menerima 3 kartu kuning, dan satu pelanggaran mereka sempat ditinjau VAR sebelum wasit memutuskan tetap memberikan penalti.

Kemenangan ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen Grup A dengan 3 poin dan selisih gol +7. Bangladesh harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur.

"Kami bermain dengan tempo yang kami inginkan. Baker luar biasa, tapi gol-gol itu lahir dari kerja kolektif seluruh tim," ujar John Herdman dalam konferensi pers setelah laga.

Bagi Baker, lima gol ini mengukuhkan posisinya sebagai top skor sementara turnamen. Yang lebih penting bagi Indonesia: clean sheet tidak tercapai, tetapi produktivitas lini depan berbicara jauh lebih keras malam ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User