Babak Pertama Final Piala Presiden: Persib dan Persebaya Berbagi Gol 1-1

Skor akhir babak pertama 1-1 menjadi penanda betapa panasnya final Piala Presiden yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8) mala...

Aug 07, 2026 - 11:17
0 0
Babak Pertama Final Piala Presiden: Persib dan Persebaya Berbagi Gol 1-1

Skor akhir babak pertama 1-1 menjadi penanda betapa panasnya final Piala Presiden yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8) malam WITA. Kedua kesebelasan saling berbalas gol dalam 45 menit pertama yang berjalan dengan tempo tinggi, dan laga puncak ini masih terbuka lebar bagi siapa pun untuk mengangkat trofi di paruh kedua.

Persib unggul lebih dulu lewat gol cepat di awal laga, namun Persebaya menunjukkan mental juara dengan menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Data pertandingan mencatat duel ini berjalan nyaris berimbang di segala lini — dari penguasaan bola, jumlah tembakan, hingga agresivitas di lapangan tengah.

Gol Cepat Maung Bandung Menggebrak Dipta

Menit ke-14, ribuan bobotoh yang memadati tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta meledak. Berawal dari pergerakan winger kanan Febri Saputra yang menusuk sisi pertahanan Persebaya, umpan silang mendatar yang akurat disambut tandukan keras striker Dedi Kurniawan dan menghujam pojok kiri gawang kiper Fajar Nugroho. Skor 1-0 untuk Persib, dengan assist perdana Febri di turnamen ini.

Gol tersebut bukan kebetulan. Starting XI Persib yang diusung pelatih Bojan Radovic dengan formasi 4-3-3 memang dirancang untuk menekan sejak peluit awal. Trio gelandang Persib memenangi duel-duel di lapangan tengah, dan statistik mencatat penguasaan bola Maung Bandung mencapai 54 persen pada 20 menit pertama. Dua peluang tambahan lahir lewat sepakan jarak jauh, meski keduanya masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Respons Bajul Ijo dan Drama VAR

Tertinggal satu gol tidak membuat Persebaya panik. Tim asuhan Carlos Oliveira yang bermain dengan formasi 4-2-3-1 perlahan mengubah pendekatan: mempercepat transisi dan mengeksploitasi ruang di belakang bek sayap Persib yang gemar naik membantu serangan.

Menit ke-29, drama terjadi. Rizky Pratama dijatuhkan di kotak penalti dalam situasi serangan balik, dan wasit sempat menunjuk titik putih. Namun setelah berkonsultasi dengan VAR, keputusan itu dianulir karena sang penyerang lebih dulu berada dalam posisi offside tipis sebelum menerima umpan. Keputusan tersebut sempat memicu protes keras dari bench Persebaya.

Namun Bajul Ijo hanya butuh enam menit untuk benar-benar merayakan gol. Menit ke-35, skema serangan balik tiga sentuhan berakhir dengan umpan terobosan Galih Prasetyo yang membelah pertahanan Persib. Rizky Pratama memenangi sprint melawan bek tengah, lalu melepaskan tendangan mendatar ke sudut jauh yang tak mampu dijangkau kiper Dimas Anggara. Skor 1-1, dan assist Galih menjadi kunci gol penyeimbang tersebut.

Sisa babak pertama berjalan keras. Gelandang bertahan Persebaya, Bagas Nugroho, menerima kartu kuning menit ke-28 akibat tekel keras di tengah lapangan, sementara bek Persib menyusul dihukum kartu kuning pada menit ke-41 karena menghentikan serangan balik secara taktis.

Statistik Babak Pertama Nyaris Berimbang

Angka-angka di paruh pertama mengonfirmasi ketatnya duel ini. Penguasaan bola tercatat 52 persen untuk Persib berbanding 48 persen milik Persebaya. Dari sisi produktivitas serangan, Persib melepaskan delapan tembakan dengan empat shots on target, sementara Persebaya mencatat enam percobaan dengan tiga shots on target.

Detail lainnya: tendangan sudut berjumlah 3-2 untuk Persib, pelanggaran 7-6, serta dua kali offside bagi Persebaya berbanding satu milik Persib. Belum ada kartu merah yang dikeluarkan wasit, dan kedua kiper sama-sama mencatatkan tiga penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap berpeluang meraih clean sheet andai laga berakhir berbeda.

"Kami memulai dengan sangat baik dan mencetak gol sesuai rencana. Tapi ada fase sepuluh menit di mana konsentrasi menurun, dan di level final hal itu langsung dihukum. Babak kedua kami harus lebih disiplin dalam transisi bertahan," ujar pelatih Persib, Bojan Radovic, saat jeda pertandingan.
"Tertinggal lebih dulu di final tidak pernah mudah, tetapi anak-anak menunjukkan karakter. Gol penyeimbang itu lahir dari latihan, bukan keberuntungan. Laga ini masih 50-50," timpal Carlos Oliveira di kubu Persebaya.

Menatap 45 Menit Penentuan

Dengan skor 1-1 di babak pertama, final Piala Presiden ini kini menjadi pertaruhan taktik di ruang ganti. Persib kemungkinan besar akan kembali mengandalkan lebar lapangan lewat kedua winger-nya, sementara Persebaya mengantongi momentum plus serangan balik yang sudah terbukti mematikan. Satu hal yang pasti: Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi saksi 45 menit penentuan siapa yang berhak membawa pulang trofi. Jangan beranjak dari tempat duduk Anda — babak kedua menjanjikan drama yang jauh lebih besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User