Arteta Puji Mentalitas Arsenal Usai Taklukkan West Ham di Stadion London
Skor akhir 3-1 menjadi bukti nyata dominasi Arsenal atas West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion London, Minggu (10/5/2026) malam WIB. Mikel Arteta, manajer asal Spanyol it...
Skor akhir 3-1 menjadi bukti nyata dominasi Arsenal atas West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion London, Minggu (10/5/2026) malam WIB. Mikel Arteta, manajer asal Spanyol itu, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Ia bahkan menyempatkan diri berjalan mendekati tribun penonton dan memberikan tepuk tangan meriah kepada para pendukung setia The Gunners yang memadati sudut stadion. Momen itu terekam jelas oleh lensa fotografer Adrian Dennis dari AFP dan menjadi sorotan utama setelah peluit panjang berbunyi.
Pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit pertama itu menyajikan statistik yang cukup timpang. Arsenal mencatatkan penguasaan bola mencapai 62 persen berbanding 38 persen milik tuan rumah. Dari segi shots on target, tim tamu unggul telak 7-2. Angka tersebut menunjukkan bagaimana pasukan Arteta tampil agresif dan efisien dalam menyerang, meski harus bermain di kandang lawan yang dikenal memiliki atmosfer sangat mendukung.
Babak Pertama: Arsenal Tampil Dominan dengan Formasi 4-3-3
Arteta sejak awal memasang formasi 4-3-3 yang menjadi andalannya musim ini. Starting XI Arsenal langsung tancap gas sejak kick-off. Menit ke-12, Bukayo Saka yang beroperasi di sayap kanan berhasil melepaskan umpan silang terukur ke kotak penalti. Namun, sundulan Kai Havertz masih melebar tipis di sisi kiri gawang West Ham yang dijaga Alphonse Areola.
Gawang West Ham akhirnya jebol juga pada menit ke-23. Berawal dari skema serangan balik cepat, Martin Odegaard menerima bola di tengah lapangan dan melepaskan umpan terobosan menusuk pertahanan West Ham. Declan Rice yang berhadapan dengan mantan klubnya itu mampu melewati hadangan pemain bertahan, lalu melepaskan tendangan keras ke sudut kiri bawah gawang. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Arsenal. Gol tersebut menjadi gol kelima Rice musim ini di Liga Inggris.
West Ham mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-31, Jarrod Bowen melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis David Raya. Namun, justru Arsenal yang kembali mencetak gol pada menit ke-38. Kali ini, aksi individu Gabriel Martinelli di sisi kiri berhasil mengecoh dua pemain belakang West Ham sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Areola. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Perlawanan West Ham dan Puncak Kemenangan Arsenal
Memasuki babak kedua, West Ham yang dilatih Graham Potter mencoba mengubah strategi dengan memasukkan pemain tambahan di lini tengah. Mereka bermain lebih berani dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58. Gol tersebut lahir dari skema sepak pojok yang dieksekusi James Ward-Prowse. Tomas Soucek yang naik membantu serangan berhasil memenangkan duel udara dan menyundul bola ke sudut gawang yang tidak bisa dijangkau Raya. Skor menjadi 2-1 dan pertandingan kembali hidup.
Namun, Arsenal tidak gentar. Arteta segera melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Leandro Trossard dan Jorginho untuk mengamankan lini tengah. Keputusan itu terbukti jitu. Pada menit ke-74, Trossard yang baru masuk beberapa menit sebelumnya langsung memberikan assist cantik kepada Saka. Saka yang berlari kencang di sisi kanan berhasil mengontrol bola dan melepaskan tembakan first-time ke tiang jauh. Gol tersebut menjadi gol ketujuh Saka musim ini dan sekaligus memastikan kemenangan Arsenal dengan skor akhir 3-1.
Statistik pertandingan menunjukkan Arsenal melepaskan total 17 tembakan dengan 7 di antaranya tepat sasaran. Sementara West Ham hanya mampu melepaskan 9 tembakan dan 2 shots on target. Dari segi pelanggaran, Arsenal tercatat melakukan 11 pelanggaran dan menerima 2 kartu kuning, sedangkan West Ham melakukan 14 pelanggaran dengan 3 kartu kuning. Tidak ada kartu merah dalam pertandingan ini, dan VAR hanya digunakan sekali untuk mengecek potensi offside pada gol kedua Arsenal yang akhirnya dinyatakan sah.
Arteta: Kemenangan Ini Buah dari Kerja Keras dan Disiplin Tim
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Arteta tidak lupa memberikan pujian kepada para pemainnya. Ia menekankan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal kualitas individu, melainkan kerja keras kolektif yang ditampilkan sejak menit pertama.
“Saya sangat bangga dengan performa tim. Kami datang ke sini dengan target tiga poin dan kami mendapatkannya dengan cara yang meyakinkan. Para pemain menjalankan instruksi dengan sangat disiplin, terutama dalam transisi bertahan dan menyerang. Tepuk tangan untuk para penggemar adalah bentuk terima kasih kami karena mereka selalu setia mendukung dari awal hingga akhir,” ujar Arteta dengan nada penuh semangat.
Arteta juga menyoroti performa Declan Rice yang tampil luar biasa melawan mantan klubnya. Ia menilai Rice mampu menunjukkan profesionalisme tinggi dan tidak terpengaruh emosi. “Declan adalah pemain yang sangat matang. Dia tahu bagaimana memisahkan urusan pribadi dan profesional. Golnya hari ini adalah bukti kualitasnya,” tambah Arteta.
Dengan hasil ini, Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 85 poin dari 35 pertandingan, unggul 5 poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Sementara West Ham harus puas tertahan di peringkat ke-9 dengan 52 poin. Kemenangan ini juga memperpanjang catatan clean sheet Arsenal menjadi 14 kali musim ini, meski pada laga kali ini mereka kebobolan satu gol.
Arteta menegaskan bahwa timnya tidak akan berpuas diri dan akan terus fokus menghadapi laga-laga berikutnya. “Musim belum selesai. Kami masih punya tiga pertandingan tersisa dan setiap poin sangat berharga. Kami harus menjaga ritme dan konsistensi ini sampai akhir,” pungkasnya.
Pertandingan berikutnya, Arsenal akan menjamu Everton di Emirates Stadium, sementara West Ham akan bertandang ke markas Brighton. Dengan performa impresif yang ditunjukkan, para pendukung Arsenal tentu berharap tim kesayangan mereka mampu mempertahankan performa ini hingga akhir musim dan meraih gelar juara yang sudah lama dinantikan.
Comments (0)