Argentina Tundukkan Swiss 2-1 di Babak Extra Time

Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor akhir 2-1 melalui babak extra time di Kansas City, Sabtu (11/7). Kemenangan dramatis ini harus diraih Albiceleste d...

Oct 09, 2026 - 17:35
0 0
Argentina Tundukkan Swiss 2-1 di Babak Extra Time

Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor akhir 2-1 melalui babak extra time di Kansas City, Sabtu (11/7). Kemenangan dramatis ini harus diraih Albiceleste dengan susah payah setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit pertama, sebelum gol penentu lahir di menit ke-112.

Jalannya Pertandingan 90 Menit: Dominasi Tanpa Penyelesaian

Sejak peluit kick-off berbunyi, Argentina langsung mengambil inisiatif permainan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih mereka membuat penguasaan bola Albiceleste mencapai 64 persen di babak pertama, dengan 8 shots on target berbanding hanya 2 milik Swiss. Menit ke-23, Lautaro Martinez melepaskan tendangan voli dari tepi kotak penalti yang masih membentur tiang gawang. Kegagalan demi kegagalan membuat tekanan Argentina semakin intens.

Swiss yang tampil dengan formasi 5-4-1 bertahan rapat, mengandalkan serangan balik cepat. Strategi itu hampir membuahkan hasil di menit ke-38 ketika Breel Embolo menerima bola di ruang kosong, namun sepakannya masih bisa ditepis kiper Argentina. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Menit ke-58, Argentina akhirnya memecah kebuntuan melalui sundulan Enzo Fernandez memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Skor berubah 1-0. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Menit ke-74, Swiss menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti setelah wasit Joao Pinheiro dari Portugal menunjuk titik putih akibat pelanggaran di kotak terlarang. Skor 1-1 memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Kartu Merah Embolo dan Gol Penentu di Menit 112

Momen krusial terjadi di menit ke-87. Breel Embolo, striker andalan Swiss, menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras di lini tengah. Wasit Pinheiro sempat mengecek VAR sebelum memastikan keputusan kartu merah. Bermain dengan 10 pemain, Swiss terpaksa menarik semua pemain ke belakang pada babak extra time.

"Kehilangan Embolo sangat memukul kami. Dia adalah target man utama dalam skema serangan balik, dan tanpa dia kami kehilangan opsi untuk menahan bola di depan," ujar pelatih Swiss dalam konferensi pers usai laga.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Argentina dengan maksimal. Menit ke-112, gelandang pengganti melepaskan tendangan jarak jauh yang menggetarkan gawang Swiss. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang, memastikan Argentina melaju ke babak empat besar.

Statistik Laga: Argentina Superior di Segala Lini

Data pertandingan mencatat Argentina mendominasi hampir semua aspek. Penguasaan bola akhir 67 persen berbanding 33 persen untuk Argentina. Total shots Argentina mencapai 24 tembakan dengan 11 shots on target, sementara Swiss hanya mencatatkan 6 tembakan dan 3 shots on target. Jumlah umpan sukses Argentina menembus 612 berbanding 298 milik Swiss. Dari sisi disiplin, Swiss menerima 5 kartu kuning dan 1 kartu merah, sedangkan Argentina hanya 2 kartu kuning.

Kiper Swiss tampil impresif dengan 9 penyelamatan, namun tidak mampu menghalau gelombang serangan Argentina yang terus mengalir. Clean sheet memang gagal diraih Argentina, tetapi efektivitas serangan di babak tambahan menjadi pembeda.

Dengan hasil ini, Argentina mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam lima pertandingan beruntun di turnamen. Starting XI Argentina yang tampil malam itu menunjukkan kedalaman skuad yang solid, dengan kontribusi assist dari kedua sisi sayap. Sementara Swiss harus mengakhiri perjalanan mereka dengan catatan satu kartu merah yang menjadi titik balik pertandingan.

Argentina akan menghadapi pemenang laga perempat final lainnya di babak semifinal. Jika mampu mempertahankan penguasaan bola dan efisiensi serangan seperti malam ini, bukan tidak mungkin trofi Piala Dunia kembali ke Amerika Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User