Argentina Tumbangkan Inggris 2-1, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Atlanta — Argentina memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris dengan skor akhir 2-1 pada laga semifinal yang digelar di Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia. Kemenangan dra...
Atlanta — Argentina memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris dengan skor akhir 2-1 pada laga semifinal yang digelar di Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia. Kemenangan dramatis ini ditutup dengan momen haru ketika gelandang Enzo Fernandez dan kapten Lionel Messi memberikan aplaus kepada ribuan suporter Argentina yang memadati tribun stadion pada Kamis dini hari WIB.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Pelatih Argentina menurunkan formasi 4-3-3 dengan starting XI terbaiknya, menempatkan Messi sebagai false nine yang bergerak bebas di antara lini tengah dan pertahanan Inggris. Sementara itu, Inggris tampil dengan skema 4-2-3-1 yang mengandalkan transisi cepat dari lini sayap.
Babak Pertama: Kontrol Argentina Lewat Penguasaan Bola
Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Statistik babak pertama mencatat penguasaan bola 61 persen untuk Argentina berbanding 39 persen milik Inggris. Menit ke-23, Enzo Fernandez melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang masih bisa diamankan kiper Inggris. Tiga menit berselang, Messi mengirim umpan terobosan kepada penyerang sayap kanan, namun bola berhasil dipotong bek lawan tepat di momen kritis.
Inggris bukan tanpa ancaman. Menit ke-34, mereka menciptakan peluang emas lewat serangan balik cepat. Namun, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat bola hanya menyentuh sisi luar jaring. Hingga menit ke-45, tidak ada gol tercipta. Skor kacamata bertahan, dengan Argentina mencatat 4 shots on target berbanding 2 shots on target milik Inggris.
Babak Kedua: Drama Tiga Gol dan VAR
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Menit ke-52, Argentina akhirnya memecah kebuntuan. Messi, yang berada di posisi gelandang serang, memberikan assist cantik melalui umpan silang rendah yang diselesaikan dengan tendangan first-time ke sudut kanan gawang. Skor berubah 1-0 untuk Argentina.
Inggris merespons dengan agresif. Menit ke-67, mereka menyamakan kedudukan melalui sundulan keras memanfaatkan sepak pojok. Wasit sempat mengecek VAR untuk potensi offside, namun gol dinyatakan sah. Skor kembali imbang 1-1, dan tensi pertandingan semakin memanas.
Menit ke-78, Argentina mendapat kartu kuning pertama setelah pelanggaran taktis di lini tengah. Lima menit berselang, Enzo Fernandez nyaris mencetak gol melalui tendangan bebas, tetapi bola membentur mistar gawang. Puncaknya terjadi pada menit ke-88, ketika Argentina mencetak gol kemenangan melalui serangan terorganisir. Messi kembali terlibat dengan memberikan assist keduanya di laga ini, diselesaikan menjadi gol oleh penyerang tengah yang masuk sebagai pemain pengganti.
Skor akhir 2-1 untuk Argentina. Statistik lengkap pertandingan menunjukkan penguasaan bola 58 persen untuk Argentina, 7 shots on target berbanding 4 shots on target milik Inggris, serta total 5 kartu kuning terbagi untuk kedua tim. Kiper Argentina mencatat 3 penyelamatan penting yang menjaga clean sheet di babak kedua hingga gol Inggris tercipta.
Reaksi dan Analisis Taktik
"Kami tahu Inggris akan memberi tekanan besar, tetapi para pemain menunjukkan mentalitas juara. Enzo dan Messi menjadi jembatan antara lini tengah dan serangan dengan sangat baik," ujar pelatih Argentina dalam konferensi pers usai laga.
Kombinasi Enzo Fernandez dan Lionel Messi menjadi kunci permainan Argentina malam ini. Enzo berperan sebagai deep-lying playmaker yang mendistribusikan bola dengan akurasi tinggi, sementara Messi bergerak bebas menciptakan ruang. Duo ini mencatat total 2 assist dan 6 peluang tercipta sepanjang pertandingan.
Dengan hasil ini, Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya. Inggris harus mengubur mimpi juara mereka, meski tampil disiplin dengan formasi bertahan yang rapat. Momen aplaus Enzo Fernandez dan Messi kepada suporter menjadi penutup sempurna bagi malam bersejarah di Atlanta Stadium.
Comments (0)