Argentina Tundukkan Tanjung Verde 2-1 di Babak 32 Besar
Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Jumat (03/07/2026) waktu setempat. Kemenangan ini memastikan Albiceleste m...
Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Jumat (03/07/2026) waktu setempat. Kemenangan ini memastikan Albiceleste melaju ke babak 16 besar, tetapi bukan tanpa drama. Pertandingan yang berlangsung selama 120 menit itu berakhir lewat gol penentu di babak tambahan waktu, memaksa Tanjung Verde menelan pil pahit setelah memberi perlawanan sengit sepanjang laga.
Jalannya Pertandingan: Babak Pertama yang Ketat
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Argentina tampil mendominasi penguasaan bola. Statistik menunjukkan penguasaan bola 68 persen untuk Argentina berbanding 32 persen milik Tanjung Verde. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Argentina membuat lini tengah berjalan efektif, dengan gelandang tengah menjadi motor serangan. Namun, rapatnya pertahanan Tanjung Verde yang bermain dengan formasi 5-4-1 membuat ruang tembak tertutup.
Menit ke-23, Lionel Messi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Bola mengarah ke sudut kiri gawang, tetapi kiper Tanjung Verde mampu menepisnya dengan penyelamatan gemilang. Peluang berikutnya datang dari sundulan striker Argentina pada menit ke-37, memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Sayang, bola masih membentur mistar gawang.
Tanjung Verde bukan tanpa ancaman. Pada menit ke-41, mereka melakukan serangan balik cepat melalui skema counter-attack. Sepakan keras dari pemain sayap kanan mereka berhasil ditepis kiper Argentina. Hingga turun minum, skor tetap 0-0. Statistik babak pertama mencatat shots on target 5-2 untuk Argentina, dengan 7 tendangan sudut berbanding 1.
Babak Kedua: Ketegangan Meningkat
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Pelatih Argentina melakukan rotasi dengan memasukkan pemain muda untuk menambah kecepatan di lini depan. Menit ke-54, Argentina akhirnya memecah kebuntuan. Berawal dari umpan terobosan Messi, penyerang Argentina berhasil menaklukkan kiper Tanjung Verde dengan tendangan mendatar. Skor 1-0 untuk Argentina.
Keunggulan itu tidak bertahan lama. Menit ke-67, Tanjung Verde menyamakan kedudukan lewat gol yang lahir dari skema bola mati. Tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Argentina disundul oleh bek Tanjung Verde, Sidney Lopes Cabral, yang lolos dari pengawalan. Bola menghujam gawang tanpa bisa dijangkau kiper. Skor 1-1, dan Stadion Miami seketika hening.
Setelah gol tersebut, Argentina meningkatkan intensitas serangan. Penguasaan bola naik menjadi 72 persen. Namun, rapatnya pertahanan Tanjung Verde dan penampilan impresif kiper mereka membuat sejumlah peluang gagal dikonversi. Menit ke-78, tendangan Messi dari jarak dekat masih membentur tiang gawang. Hingga menit ke-90, skor tetap imbang dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Extra Time: Drama Gol Penentu
Di babak tambahan waktu, Argentina bermain lebih agresif. Pelatih memasukkan tambahan pemain bertipe menyerang untuk mengeksploitasi kelelahan pemain Tanjung Verde. Menit ke-102, sepakan voli dari pemain pengganti Argentina masih melebar tipis di sisi kanan gawang. Peluang demi peluang terus diciptakan, tetapi clean sheet belum bisa diwujudkan.
Gol penentu akhirnya tercipta pada menit ke-113. Menerima umpan silang dari sisi kiri, penyerang Argentina melepaskan sundulan keras yang tak mampu dijangkau kiper Tanjung Verde. Skor berubah 2-1 untuk Argentina. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Tanjung Verde yang sudah berjuang keras selama lebih dari 110 menit.
Setelah gol itu, Argentina bermain lebih hati-hati dengan menjaga penguasaan bola. Pelatih menarik Messi ke lini tengah untuk mengatur tempo. Tanjung Verde mencoba menekan di sisa waktu, tetapi pertahanan Argentina yang dikawal dengan disiplin mampu meredam setiap serangan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Argentina.
Statistik Laga dan Reaksi Pelatih
Secara statistik, Argentina unggul dalam hampir semua aspek. Penguasaan bola 70 persen, shots on target 9-3, tendangan sudut 11-3, dan akurasi umpan 89 persen. Tanjung Verde hanya mencatatkan 2 kartu kuning, sementara Argentina mendapat 1 kartu kuning. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, meski wasit sempat menggunakan VAR untuk memeriksa potensi offside pada gol pertama Argentina yang akhirnya disahkan.
"Kami tahu ini tidak akan mudah. Tanjung Verde bermain sangat disiplin. Para pemain menunjukkan mentalitas juara dengan tidak menyerah sampai extra time. Kami pantas melaju, tetapi kami harus lebih efisien di laga berikutnya," ujar pelatih Argentina dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Tanjung Verde mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. "Kami melawan salah satu tim terbaik dunia. Kami hampir menahan mereka hingga adu penalti. Ini adalah pelajaran berharga untuk sepak bola kami," ujarnya.
Dengan hasil ini, Argentina melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga antara dua tim lain. Sementara Tanjung Verde harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak, setelah memberikan perlawanan sengit kepada raksasa sepak bola Amerika Selatan.
Laga ini menjadi bukti bahwa sepak bola tidak hanya soal nama besar. Tanjung Verde, yang di atas kertas jauh lebih lemah, mampu memaksa Argentina bekerja ekstra keras selama 120 menit. Skor akhir 2-1 akan tercatat sebagai salah satu drama terbaik di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Comments (0)