Argentina Lolos ke Semifinal Setelah Taklukkan Swiss di Extra Time

Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Swiss membawa La Albiceleste melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah pertandingan berlangsung 120 menit penuh di Kansas City, Sabtu malam waktu setempat. La...

Oct 08, 2026 - 09:09
0 0
Argentina Lolos ke Semifinal Setelah Taklukkan Swiss di Extra Time

Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Swiss membawa La Albiceleste melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah pertandingan berlangsung 120 menit penuh di Kansas City, Sabtu malam waktu setempat. Laga perempat final ini berubah drastis di menit-menit akhir ketika wasit Portugal Joao Pinheiro mengeluarkan kartu merah untuk Breel Embolo, memaksa Swiss bermain dengan sepuluh orang selama babak tambahan.

Dari awal peluit pembuka, pertandingan sudah menunjukkan betapa berbahayanya Swiss di fase transisi. Tim asuhan Murat Yakin itu turun dengan formasi 3-4-2-1 yang rapat, sementara Argentina mengandalkan starting XI dengan skema 4-3-3 klasik: Emiliano Martinez di bawah mistar, empat bek yang diisi Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolas Otamendi dan Nicolas Tagliafico, lalu trio gelandang Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, serta Rodrigo De Paul. Di lini depan, Lionel Messi bekerja sama dengan Julián Álvarez dan Lautaro Martinez.

Babak Pertama: Swiss Unggul Lewat Serangan Balik Cepat

Menit ke-12, Swiss sudah memberi peringatan lewat tembakan jarak jauh Granit Xhaka yang masih melayang tipis di atas mistar gawang Martinez. Penguasaan bola di kuarter pertama ini lebih banyak dikuasai Argentina dengan angka 61 persen berbanding 39 persen, namun Swiss jauh lebih efektif dalam memanfaatkan ruang di belakang garis pertahanan tuan rumah.

Menit ke-34, skor akhirnya berubah. Sebuah umpan terobosan panjang dari lini tengah berhasil dipotong, lalu bola diteruskan ke sisi kanan kotak penalti Argentina. Umpan silang mendatar tersebut diselesaikan dengan penyelesaian first-time yang bersarang di tiang jauh, membuat Martinez hanya bisa terpaku. Skor sementara 1-0 untuk Swiss, sementara shots on target memperlihatkan keunggulan kecil tamu: tiga percobaan tepat sasaran berbanding dua milik Argentina.

Sejauh itu, Argentina terlihat kesulitan menembus blok rendah lawan. Messi berkali-kali turun mendalam untuk menerima bola, tetapi umpan vertikalnya masih mudah dipatahkan dua bek tengah Swiss yang disiplin menjaga jarak.

Babak Kedua: Alvarez Menyamakan dan Pertandingan Terbuka

Pelatih Argentina melakukan penyesuaian taktik setelah turun minum, mempertahankan formasi 4-3-3 namun menggeser De Paul sedikit lebih ke dalam untuk menambah passing lane. Langkah itu membuahkan hasil pada menit ke-67. Mac Allister menerima bola di sisi kiri, melakukan cut-in, lalu melepaskan umpan silang lambung ke kotak penalti. Alvarez yang lolos dari penjagaan berlari menyambutnya dengan sundulan keras ke arah gawang. Kiper Swiss sempat merentangkan tangan, tetapi bola menghujam jaring. Skor kembali imbang 1-1, dan gol tersebut tercatat sebagai assist ke-4 Mac Allister di turnamen ini.

Sejak gol penyeimbang, tempo pertandingan melonjak. Penguasaan bola perlahan menggeser ke angka 58-42 untuk Argentina, sementara total shots on target hingga akhir waktu normal mencapai enam untuk Argentina dan empat untuk Swiss. Menit ke-81, Lautaro melepaskan voli dari luar kotak penalti yang masih membentur tiang kiri. Dua menit kemudian, tendangan bebas Messi dari posisi ideal melayang di atas mistar.

Waktu normal ditutup dengan kedudukan imbang. Wasit Pinheiro menambahkan waktu dan pertandingan pun berlanjut ke extra time.

Extra Time: Kartu Merah Embolo dan Gol Kemenangan

Menit ke-97, Swiss nyaris mencetak gol tandukan emas ketika sundulan bek tengah mereka dari sepak pojok membentur mistar. Argentina membalas di menit ke-104 melalui transisi cepat: Messi menerima umpan De Paul di sisi kanan, melakukan satu sentuhan ke dalam kotak, lalu melepaskan tendangan kaki kiri yang bersarang di sudut bawah. 2-1 untuk Argentina, assist keduanya dicatat untuk De Paul.

Tiga menit berselang, pertandingan berubah total. Embolo menerima kartu kuning kedua setelah tantangan tinggi terhadap Otamendi di lini tengah. Pinheiro sempat menunggu konfirmasi VAR sebelum mengacungkan kartu merah langsung pada menit ke-107, meninggalkan Swiss dengan sepuluh pemain.

Selama sisa extra time, Argentina menguasai penguasaan bola 65 persen, menutup laga dengan sembilan shots on target berbanding empat milik Swiss. Alvarez nyaris menambah angka di menit ke-114, tetapi tembakannya melambung tipis.

Berikut kutipan dari ruang konferensi pasca-pertandingan mengenai keputusan wasit dan momentum kemenangan, sebagaimana dirangkum tim liputan Beritainti. Dengan hasil ini, Argentina memastikan tiket semifinal sementara Swiss menutup perjalanan mereka yang penuh perlawanan. Kartu merah tersebut juga menandai kartu merah kedua yang dikeluarkan Pinheiro sepanjang turnamen 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User