Argentina Juara Lewat Drama

Skor akhir 3-2 untuk Argentina! Final Piala Dunia 2026 yang digelar di East Rutherford, N.J., tepatnya di MetLife Stadium, berakhir dengan pesta juara bagi La Albiceleste. Namun, di balik gemuruh sora...

Oct 04, 2026 - 12:21
0 0
Argentina Juara Lewat Drama

Skor akhir 3-2 untuk Argentina! Final Piala Dunia 2026 yang digelar di East Rutherford, N.J., tepatnya di MetLife Stadium, berakhir dengan pesta juara bagi La Albiceleste. Namun, di balik gemuruh sorak sorai para pendukung Argentina, momen keributan kecil antara Nicolas Otamendi, Nahuel Molina, dan Rodri menjadi bumbu panas yang mengakhiri malam penuh drama ini!

Babak Pertama: Spanyol Mengendalikan Laga

Menit ke-5, wasit langsung mengeluarkan kartu kuning pertama di laga ini kepada Leandro Paredes usai tekel kerasnya kepada Pedri di lini tengah. Hal ini menjadi sinyal bahwa laga final ini tidak akan berjalan dengan tenang. Spanyol yang menerapkan formasi 4-3-3 dengan starting XI yang sangat berpengalaman langsung mengambil kendali permainan. Penguasaan bola di babak pertama menjadi milik Tim Matador dengan 62%, berbanding 38% milik Argentina yang tampil dengan formasi 4-4-2.

Menit ke-12, Spanyol hampir membuka keunggulan melalui Nico Williams. Berawal dari serangan cepat yang dibangun dari sisi kiri, Williams melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh, namun kiper Argentina, Emiliano Martinez, dengan refleks luar biasa berhasil menepis bola keluar lapangan. Tekanan Spanyol terus berlanjut dan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-23! Dani Olmo yang beroperasi sebagai gelandang serang sukses memecah kebuntuan lewat tembakan terukur dari luar kotak penalti usai menerima umpan terobosan dari Pedri. Gol ini membuat Spanyol unggul 1-0.

Argentina berusaha membalas, namun serangan mereka kerap kali kandas akibat solidnya lini belakang Spanyol yang dikomandoi oleh Rodri. Hingga peluit babak pertama berbunyi, statistik babak ini jelas menunjukkan dominasi Spanyol dengan 7 shots, 4 shots on target, serta 3 peluang offside yang berhasil dihalau oleh barisan pertahanan Argentina.

Babak Kedua: Ledakan Gol dan Drama Tak Terduga

Jika babak pertama milik Spanyol, babak kedua sepenuhnya milik Argentina! Pelatih Lionel Scaloni melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Giovani Lo Celso untuk menambah daya gedor di lini tengah. Perubahan ini langsung berdampak signifikan. Menit ke-51, Argentina akhirnya menyamakan kedudukan melalui Lionel Messi! Kapten La Albiceleste ini sukses memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti usai tendangan bebas Nahuel Molina membentur tembok pertahanan dan berbelok ke arahnya. Messi dengan tenang menceploskan bola ke gawang Unai Simon, skor berubah menjadi 1-1.

Semangat Argentina semakin membara. Hanya berselang 7 menit, tepatnya menit ke-58, giliran Julian Alvarez yang mencatatkan namanya di papan skor! Berkat kerja sama apik antara Messi dan Enzo Fernandez, Alvarez berhasil lolos dari jebakan offside dan melepaskan tendangan keras yang tak mampu dijangkau oleh Unai Simon. Argentina berbalik unggul 2-1!

Spanyol bukannya menyerah. Mereka kembali menekan dan mendapatkan peluang emas di menit ke-65 melalui Alvaro Morata. Namun, Martinez kembali menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan gemilang. Tekanan berujung gol balasan di menit ke-78! Rodri yang tampil luar biasa sepanjang laga, menunjukkan tajinya dengan tendangan jarak jauh yang bersarang di sudut kanan gawang Argentina. Skor kembali imbang 2-2 dan tensi laga pun semakin memuncak!

Menit ke-84, drama terbesar terjadi. Setelah melalui proses VAR yang cukup panjang, wasit menunjuk titik putih akibat handball yang dilakukan oleh Aymeric Laporte di dalam kotak penalti. Messi yang dipercaya sebagai algojo, dengan dingin mengeksekusi penalti tersebut dan membawa Argentina unggul 3-2. Hingga peluit panjang berbunyi, Argentina berhasil mempertahankan keunggulan meski Spanyol terus menggempur dengan total 15 shots, 7 shots on target, dan penguasaan bola 55% berbanding 45% milik Argentina.

Statistik Laga yang Mencengangkan

Jika dilihat secara keseluruhan, laga ini benar-benar berjalan dengan intensitas tinggi. Argentina berhasil mencatatkan 10 shots, 6 shots on target, dengan 2 assist yang masing-masing dicatatkan oleh Messi dan Fernandez. Sementara Spanyol unggul dalam penguasaan bola dengan 55%, namun kurang efektif di depan gawang. Kedua tim juga sama-sama mendapatkan 2 kartu kuning sepanjang laga, menunjukkan betapa kerasnya pertarungan di lapangan.

Performa gemilang Emiliano Martinez juga patut diacungi jempol. Kiper berjuluk 'Dibu' ini sukses menjaga gawangnya dengan 5 penyelamatan krusial, nyaris saja membawa Argentina meraih clean sheet andai bukan gol spektakuler dari Rodri di menit ke-78.

Akhir yang Panas

Usai peluit berakhir, suasana langsung memanas. Ketegangan yang terakumulasi selama 90 menit pecah menjadi keributan kecil antara Nicolas Otamendi, Nahuel Molina, dan Rodri. Beberapa rekan setim dari kedua kubu dengan sigap melerai ketiganya sebelum situasi semakin meluas. Meski keributan ini sempat menghentikan euforia sesaat, namun hal tersebut tidak mampu meredam kegembiraan para pemain Argentina yang akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2026 untuk kali ketiga dalam sejarah mereka!

Laga ini akan dikenang sebagai salah satu final terbaik dalam dekade terakhir. Kombinasi antara taktik cerdas, performa individu brilian, drama VAR, hingga momen penuh emosi di akhir laga, menjadikan malam ini sebagai malam yang tak akan terlupakan bagi seluruh pecinta sepak bola dunia!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User