Aksi Sengit Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
Skor akhir tidak seperti balapan biasa karena ini adalah pesta kecepatan satu merek, namun satu nama berhasil mencuri perhatian di Yamaha Sunday Race 2026, Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Sabt...
Skor akhir tidak seperti balapan biasa karena ini adalah pesta kecepatan satu merek, namun satu nama berhasil mencuri perhatian di Yamaha Sunday Race 2026, Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (18/7). Di bawah terik siang khas Lombok, puluhan pebalap amatir dan semi-profesional mengadu ketajaman gas, dan momen puncak lahir dari kelas bergengsi R25 Pro saat Rizky 'The Flash' Ardiansyah memecahkan rekor lap tak resmi dengan catatan waktu 1:48,923, sekaligus mengunci kemenangan dominan.
Menit ke-3 balapan final R25 Pro, drama langsung membara. Start dari posisi ketiga, Rizky melesat melewati dua rival terdepannya, Bagas Prakoso dan Dimas 'The Rocket' Setyawan, di tikungan pertama yang ikonik. Manuver late-braking yang berani itu membuat tribun penonton bergemuruh. Penguasaan balapan seketika berpindah; Rizky memimpin selama 12 lap penuh, mencatat selisih waktu finis 4,7 detik atas Bagas yang harus puas di posisi kedua. Sementara itu, perebutan podium ketiga berlangsung sengit hingga lap terakhir saat Dimas sempat keluar lintasan dan kehilangan momentum, membuat Doni 'The Beast' Hermawan merebut posisi tersebut.
Dominasi dan Data Kunci R25 Pro
Performa Rizky tak hanya soal kecepatan mentah. Dari 12 lap yang ia selesaikan, 8 lap di antaranya ia catat sebagai fastest lap pribadi di bawah 1:49,500, sebuah konsistensi yang sulit ditandingi. Data telemetri tidak resmi yang dihimpun menunjukkan ia mencatat kecepatan puncak 217 km/jam di sektor lurus belakang sebelum tikungan 17, area paling rawan slipstream. Ia juga mencatatkan rerata kecepatan tikungan 112 km/jam pada sektor es-es, sesuatu yang jarang dicapai oleh pebalap dengan motor berkapasitas 250cc di sirkuit ini.
Sementara itu, Bagas Prakoso yang start dari pole position justru lebih banyak bertahan. Penguasaan lintasan Bagas hanya efektif di 2 lap awal; setelah disalip, ia kehilangan waktu rata-rata 0,4 detik per lap pada sektor tiga yang didominasi tikungan cepat. Statistik sektor per sektor menunjukkan Rizky unggul terutama di T11-T16, dengan akumulasi selisih waktu hingga 2,1 detik di area itu saja.
Kelas Vixion Tuner: Kejutan dari Pemula
Kelas Vixion Tuner 150cc yang kerap melahirkan bintang baru justru memunculkan nama yang tidak terduga. Pebalap debutan Bayu Firmansyah, 19 tahun, dari Mataram, berhasil menyabet kemenangan setelah start dari posisi kedelapan. Di lap ke-5, ia melancarkan overtake bersejarah melalui tikungan hairpin dengan gaya corner-speed tinggi yang mengingatkan pada karakter pebalap Eropa. Bayu mencatat total 25 putaran dan memperlihatkan kemampuan membaca slipstream dengan brilian; ia mendapat assist konsisten dari rekan setimnya, Raka Aditya, yang berperan sebagai wind-breaker hingga lap ke-8.
Insiden kartu kuning sempat terjadi saat pebalap senior Eko Purnomo menyundul bagian belakang motor juara bertahan Andi Saputra di lap 6. Steward lomba mengganjar Eko dengan penalti ride through setelah insiden tersebut sempat ditinjau via VAR sederhana di race control. Hal ini membuka jalan bagi Bayu untuk meraup keunggulan hingga 3,2 detik di lap-lap akhir. Penguasaan balapan kelas Vixion Tuner berpindah delapan kali di antara empat pebalap berbeda, menandakan betapa kompetitifnya kelas ini.
Data Balap dan Peluang Masa Depan
Secara keseluruhan, Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika diikuti oleh 78 starter dari berbagai kelas. Rata-rata shots on target — dalam konteks ini, overtake sukses — mencapai 3,6 manuver per lap per pebalap di kelas R25 Pro, angka yang lebih tinggi dibandingkan edisi 2025 yang hanya 2,9. Ini menunjukkan keberanian pebalap semakin meningkat seiring dengan matangnya permukaan sirkuit. Suhu trek yang mencapai 48 derajat Celsius memaksa tim untuk melakukan penyesuaian tekanan ban secara dinamis; beberapa pebalap memilih kompon medium untuk mengurangi degradasi.
Clean sheet menjadi catatan penting bagi pemenang R25 Pro; tidak ada satu pun insiden off-track ataupun peringatan batas lintasan yang diterima Rizky sepanjang balapan. Disiplin ini memungkinkannya menjaga ritme tanpa harus membela posisi dari ancaman penalti. Panitia juga melaporkan nol insiden red flag, sebuah pencapaian mengingat karakter sirkuit Mandalika yang kerap menantang.
Sementara itu, antusiasme galeri cukup tinggi. Meski bukan level kejuaraan nasional, balapan Minggu ini mampu menarik perhatian lebih dari 2.000 penonton di tribun utama. Ajang ini sekaligus menjadi pemanasan bagi beberapa pebalap yang akan mengikuti seleksi Yamaha Racing Indonesia. Dengan talenta seperti Bayu yang muncul tiba-tiba, peta kekuatan balap motor nasional tampaknya akan kembali bergeser.
Comments (0)