10 Pemain Bergaji Tertinggi La Liga 2026, Mbappe Rp10 Miliar per Pekan

Klasemen gaji La Liga musim 2026 resmi ditutup dengan satu nama di puncak: Kylian Mbappe mengantongi Rp10 miliar per pekan bersama Real Madrid. Jika dihitung kasar, penyerang asal Prancis itu menelan ...

10 Pemain Bergaji Tertinggi La Liga 2026, Mbappe Rp10 Miliar per Pekan

Klasemen gaji La Liga musim 2026 resmi ditutup dengan satu nama di puncak: Kylian Mbappe mengantongi Rp10 miliar per pekan bersama Real Madrid. Jika dihitung kasar, penyerang asal Prancis itu menelan biaya hampir Rp7 juta per menit setiap kali ia berlaga, sebelum bonus berbasis gol, assist, dan menit bermain dijumlahkan. Angka ini memecahkan rekor kontrak termahal dalam sejarah kompetisi, sekaligus menegaskan bahwa La Liga bukan hanya panggung sepak bola terbaik di Eropa, tetapi juga medan perang kontrak paling sengit di dunia.

Dari penguasaan bola hingga papan gaji, kompetisi Spanyol selalu punya cerita. Klub-klub seperti Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid rela merogoh kocek dalam-dalam demi mengunci bintang muda sebelum dibajak raksasa Inggris atau liga kaya Timur Tengah. Hasilnya, daftar 10 pemain bergaji tertinggi di La Liga kini didominasi nama-nama yang juga memuncaki statistik macam shots on target, assist, hingga clean sheet.

Starting XI Para Miliarder La Liga

Berikut susunan sepuluh pemain dengan gaji tertinggi di La Liga musim 2026, dirangkum dari laporan kontrak terkini:

1. Kylian Mbappe (Real Madrid) — Rp10 miliar per pekan. Bukan sekadar pemain termahal, Mbappe juga mesin gol utama Los Blancos. Perpaduan kecepatan dan penyelesaian akhirnya membuat bek lawan tak punya ruang bernapas, dan kartu kuning sering menjadi satu-satunya cara menghentikan lajunya.

2. Jude Bellingham (Real Madrid) — Rp7,2 miliar per pekan. Gelandang Inggris ini dibayar hampir semahal striker murni. Kemampuannya tiba di kotak penalti dari lini kedua membuat formasi 4-3-1-2 Real Madrid makin mematikan, dengan catatan gol yang menyaingi penyerang sayap.

3. Vinicius Junior (Real Madrid) — Rp6,8 miliar per pekan. Winger Brasil yang menguasai sisi kiri serangan. Dribelnya kerap memicu pelanggaran, sehingga tak jarang lawan mengakhiri laga dengan kartu merah setelah berulang kali gagal menahan pergerakannya.

4. Robert Lewandowski (Barcelona) — Rp5,9 miliar per pekan. Striker veteran yang tetap tajam di usia 37 tahun. Instingnya di kotak penalti masih menjadi senjata utama Blaugrana, dan setiap assist dari sayap selalu menemukan sasarannya.

5. Frenkie de Jong (Barcelona) — Rp5,4 miliar per pekan. Otak lini tengah Barcelona yang bertugas menjaga penguasaan bola. Akurasi operannya menjadi fondasi permainan posisi ala starting XI asuhan Hansi Flick.

6. Ilkay Gundogan (Barcelona) — Rp4,8 miliar per pekan. Gelandang jangkar dengan distribusi bola kelas dunia. Ketenangannya saat ditekan membuat Barcelona jarang kehilangan penguasaan bola di area sendiri.

7. Antoine Griezmann (Atletico Madrid) — Rp4,5 miliar per pekan. Legenda hidup Atletico yang tetap menjadi starting XI utama. Kerja defensifnya membuktikan bahwa gaji besar tidak selalu identik dengan gaya bermain mewah di atas lapangan.

8. Jan Oblak (Atletico Madrid) — Rp4,2 miliar per pekan. Kiper terbaik yang pernah dimiliki Los Colchoneros. Gajinya sepadan dengan clean sheet yang rutin ia koleksi, musim lalu ia mencatatkan jumlah penyelamatan terbanyak kedua di liga.

9. Thibaut Courtois (Real Madrid) — Rp3,9 miliar per pekan. Kiper Belgia yang pernah mencatatkan clean sheet di final Liga Champions. Refleksnya di bawah mistar membuat peluang lawan yang terlihat jelas sekalipun sering berakhir sia-sia.

10. Pedri (Barcelona) — Rp3,6 miliar per pekan. Gelandang muda yang dianggap pewaris warisan Iniesta. Nilai kontraknya melonjak drastis seiring bertambahnya menit bermain dan jumlah assist setiap musim.

Gaji Besar, Ekspektasi Lebih Besar

Data gaji selalu menarik dibandingkan dengan produktivitas. Ambil contoh Mbappe: Menit ke-23 saat El Clasico musim lalu, ia melepaskan tendangan voli dari tepi kotak penalti yang bersarang di pojok gawang, gol yang menjadi awal hat-trick sebelum turun minum. Rasio konversi peluangnya musim itu berada di atas rata-rata liga, dengan lebih dari 30 gol di semua kompetisi. Angka seperti itu membuat nilai Rp10 miliar per pekan terasa masuk akal, selama mesin gol itu tetap menyala.

Di sisi lain, ada pelajaran dari pemain yang gajinya tidak sejalan dengan performa. Beberapa bintang sempat menjadi penghuni bangku cadangan setelah cedera panjang, dan VAR kerap menjadi wasit tambahan yang mengubah jalannya pertandingan, termasuk menganulir gol karena offside yang hanya terlihat lewat tayangan ulang. Inilah risiko yang diambil klub ketika menandatangani kontrak jumbo: taruhan besar pada konsistensi.

Pertarungan Belum Usai

Persaingan papan gaji La Liga 2026 diprediksi semakin panas. Barcelona dikabarkan menyiapkan perpanjangan kontrak untuk Lamine Yamal, bintang muda yang jika terwujud bisa langsung melesat ke lima besar daftar ini. Real Madrid pun tidak tinggal diam, setiap bursa transfer mereka siap menaikkan penawaran demi mempertahankan kedigdayaan baik di klasemen maupun di papan gaji.

Pada akhirnya, skor akhir yang paling adil untuk musim ini adalah: penguasaan bola dan gaji tertinggi tetap berada di Madrid dan Barcelona, sementara tim-tim lain menunggu celah dari kesalahan mereka. Satu hal yang pasti, setiap pekan Rp10 miliar milik Mbappe akan terus diuji di atas lapangan, menit demi menit, gol demi gol.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User