Vlahovic Bawa Juventus Taklukkan Lecce di Via Del Mare

Skor akhir 3-0 untuk Juventus! Kemenangan telak yang diraih di Stadion Via Del Mare, markas US Lecce, pada 21 Januari 2024. Dusan Vlahovic menjadi bintang dengan mencetak gol pembuka, sekaligus membuk...

Aug 07, 2026 - 07:50
0 0
Vlahovic Bawa Juventus Taklukkan Lecce di Via Del Mare

Skor akhir 3-0 untuk Juventus! Kemenangan telak yang diraih di Stadion Via Del Mare, markas US Lecce, pada 21 Januari 2024. Dusan Vlahovic menjadi bintang dengan mencetak gol pembuka, sekaligus membuka keran kemenangan bagi Si Nyonya Tua. Pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal ini menegaskan dominasi Juventus di lini tengah dan efektivitas serangan balik mereka.

Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola dan Gol Cepat Vlahovic

Sejak peluit pertama dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 3-5-2 yang diusung pelatih Massimiliano Allegri terbukti efektif dalam menguasai lini tengah. Penguasaan bola di babak pertama mencapai 62% untuk Juventus, sementara Lecce harus bertahan dengan formasi 4-4-2 yang lebih defensif. Menit ke-23, momen yang dinantikan tiba. Umpan terobosan dari Manuel Locatelli berhasil diterima dengan sempurna oleh Dusan Vlahovic. Penyerang asal Serbia itu melepaskan tendangan first-time ke sudut kiri gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Lecce, Wladimiro Falcone. Tembakan tersebut tercatat sebagai shots on target pertama Juventus di laga ini, dan langsung berbuah gol. Selebrasi khas Vlahovic dengan kedua tangan menutup telinga menjadi pemandangan yang akrab bagi para pendukung Juventus di tribun. Setelah gol tersebut, Juventus semakin percaya diri. Mereka terus menekan pertahanan Lecce yang mulai goyah. Peluang kedua datang di menit ke-38 melalui sundulan Gleison Bremer memanfaatkan sepak pojok, namun masih melambung tipis di atas mistar gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Juventus bertahan.

Babak Kedua: Efisiensi Serangan Balik dan Assist Kunci

Memasuki babak kedua, Lecce mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Lecce, Roberto D'Aversa, melakukan dua pergantian pemain di menit ke-55 untuk menambah daya gedor. Namun, justru Juventus yang kembali mencetak gol. Menit ke-64, serangan balik cepat yang dibangun dari sisi kanan pertahanan Lecce. Federico Chiesa yang baru masuk di babak kedua, memberikan assist cerdas kepada Vlahovic. Dengan tenang, Vlahovic menaklukkan Falcone untuk kedua kalinya. Gol ini merupakan yang ke-12 bagi Vlahovic di Serie A musim ini. Statistik menunjukkan bahwa Juventus melepaskan total 14 tembakan dengan 6 shots on target sepanjang pertandingan, sementara Lecce hanya mampu melepaskan 8 tembakan dengan 3 shots on target. Penguasaan bola akhir pertandingan tetap dikuasai Juventus dengan 58%, menunjukkan kontrol penuh atas jalannya laga. Di menit ke-78, Juventus mengunci kemenangan. Gol ketiga dicetak oleh Weston McKennie setelah menerima assist dari Adrien Rabiot. McKennie yang masuk sebagai pemain pengganti mampu memanfaatkan kemelut di depan gawang Lecce. Gol ini sekaligus menjadi penutup yang manis bagi performa apik Juventus di laga tandang ini.

“Kami tampil disiplin dan efektif. Vlahovic luar biasa hari ini, tapi ini kemenangan tim. Kami harus terus menjaga konsistensi ini,” ujar Massimiliano Allegri dalam konferensi pers usai pertandingan.

Analisis Taktik: Kunci Kemenangan Juventus dan Kelemahan Lecce

Kemenangan ini tidak lepas dari strategi jitu Allegri yang memanfaatkan kecepatan sayap dan ketajaman Vlahovic. Dengan formasi 3-5-2, Juventus mampu memenangkan duel-duel penting di lini tengah. Locatelli dan Rabiot menjadi pengatur ritme permainan, sementara Bremer dan Danilo kokoh di lini belakang. Mereka berhasil mencatatkan clean sheet berkat koordinasi yang solid. Di sisi lain, Lecce kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan tinggi dari lini depan Juventus. Kartu kuning diterima oleh pemain Lecce, Marin Pongracic, di menit ke-45 akibat pelanggaran keras terhadap Vlahovic. Meski sempat terjadi insiden di dalam kotak penalti yang memicu protes, VAR tidak menemukan pelanggaran yang cukup untuk memberikan penalti bagi tuan rumah. Kemenangan ini membawa Juventus naik ke peringkat kedua klasemen sementara Serie A dengan 49 poin, hanya terpaut dua poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Sementara itu, Lecce tertahan di posisi ke-12 dengan 24 poin. Bagi Vlahovic, performa gemilang ini menjadi modal berharga untuk terus bersaing dalam perebutan gelar top scorer. Dengan torehan dua gol dalam satu pertandingan, ia menunjukkan bahwa ia adalah salah satu penyerang paling mematikan di Italia saat ini. Pertandingan selanjutnya, Juventus akan menghadapi lawan tangguh di kandang sendiri, sementara Lecce harus segera bangkit untuk menjauh dari zona degradasi.

Secara keseluruhan, laga ini menjadi bukti bahwa Juventus masih menjadi kekuatan dominan di Serie A. Dengan kemenangan telak ini, mereka mengirim pesan jelas kepada para pesaingnya bahwa mereka siap bersaing memperebutkan scudetto hingga akhir musim. Para pendukung setia Bianconeri tentu berharap performa seperti ini bisa terus dipertahankan di laga-laga berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User