Vinicius Junior Menentukan, Brasil Bungkam Maroko 3-1 di Piala Dunia

MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey menjadi saksi kiprah impresif Brasil saat menghancurkan Maroko dengan skor telak 3-1 dalam laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Sorotan tertuju pada Vinic...

Jul 28, 2026 - 07:39
0 0
Vinicius Junior Menentukan, Brasil Bungkam Maroko 3-1 di Piala Dunia

MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey menjadi saksi kiprah impresif Brasil saat menghancurkan Maroko dengan skor telak 3-1 dalam laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Sorotan tertuju pada Vinicius Junior, yang membuka pesta gol Selecao lewat aksi individu brilian di menit ke-23. Sayap kiri Real Madrid itu merayakan golnya dengan penuh semangat di hadapan ribuan pendukung Brasil yang memenuhi stadion.

Brasil tampil dengan formasi 4-3-3 ofensif sejak peluit pertama ditiupkan. Vinicius ditempatkan di sayap kiri, diapit Rodrygo dan Raphinha, sementara Neymar bertindak sebagai kreator di lini tengah. Maroko, yang mengandalkan formasi 4-2-3-1, mencoba meredam tekanan dengan pressing tinggi, namun pertahanan Brasil yang dikawal Marquinhos dan Militao terlalu kokoh untuk ditembus.

Gol Pembuka Vinicius yang Mengubah Irama Pertandingan

Menit ke-23, sebuah overlap dari bek kiri Alex Telles memberikan ruang bagi Vinicius untuk menusuk ke kotak penalti. Dengan kecepatan dan kelincahan khasnya, ia mengecoh dua pemain bertahan Maroko sebelum melepaskan tendangan melengkung ke pojok kanan atas gawang. Penjaga gawang Yassine Bounou tak mampu menjangkau bola yang meluncur deras. Gol tersebut membuat skor menjadi 1-0 dan langsung memecah kebuntuan sekaligus mengendurkan tekanan psikologis tim asuhan Dorival Junior. Statistik mencatat, itu adalah gol kelima Vinicius dalam empat pertandingan terakhir untuk tim nasional, menegaskan statusnya sebagai mesin gol baru Brasil.

Pasca gol, Brasil semakin mendominasi penguasaan bola dengan persentase 62%. Mereka mencatatkan 7 tembakan tepat sasaran di babak pertama, berbanding hanya 1 untuk Maroko. Lini tengah yang digawangi Bruno Guimaraes dan Lucas Paqueta berhasil memutus aliran bola Maroko, sementara duo bek sayap Danilo dan Telles terus menggunakan lebar lapangan untuk ekspansi serangan.

Serangan Mematikan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Brasil tidak mengendurkan intensitas. Menit ke-55, Raphinha menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik cepat. Berawal dari sapuan Marquinhos, bola dialirkan ke Vinicius yang langsung melepaskan umpan terobosan kepada Raphinha. Sayap Barcelona itu dengan tenang menaklukkan Bounou untuk kedua kalinya. Skor menjadi 2-0. Gol ini adalah bentuk sinergi lini depan yang mulai terkoneksi sempurna—sebuah assist kelima Vinicius di level internasional tahun ini.

Maroko mencoba bangkit dengan memasukkan Amine Harit dan Zakaria Aboukhlal. Namun, perubahan itu belum membuahkan hasil. Justru Brasil menambah pundi gol di menit ke-78 melalui sepakan Rodrygo Goes dari luar kotak penalti. Tendangan rendah Rodrygo yang memanfaatkan bola muntah gagal dihalau Bounou membuat skor menjadi 3-0 dan memastikan tiga poin pertama bagi Brasil di Grup C.

Menjelang akhir laga, Maroko mendapatkan hadiah penalti di menit ke-89 setelah wasit mengecek VAR atas handsball Danilo di kotak terlarang. Youssef En-Nesyri yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Alisson. Gol hiburan tersebut mengubah skor menjadi 3-1 dan sekaligus menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang Brasil sepanjang babak kualifikasi dan turnamen besar tahun ini, mengakhiri catatan clean sheet selama 642 menit.

Analisis Statistik dan Bintang Lapangan

Dari sisi statistik akhir, Brasil mencatat penguasaan bola 59% dengan total 14 tembakan dan 8 tepat sasaran. Maroko hanya mampu melepaskan 5 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Akurasi operan Brasil mencapai 88%, menunjukkan kontrol permainan yang superior. Vinicius Junior dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan berkat 1 gol, 1 assist, 3 dribel sukses, dan 2 umpan kunci. Pergerakannya di sektor kiri menjadi mimpi buruk bagi bek Achraf Hakimi sepanjang 90 menit.

Pelatih Brasil, Dorival Junior, memuji kinerja anak asuhnya. “Kami memulai dengan intensitas tinggi dan tidak memberi Maroko kesempatan untuk berkembang. Vinicius adalah pemain spesial yang terus membuktikan kualitasnya di panggung terbesar,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Di sisi lain, pelatih Maroko, Walid Regragui, mengakui superioritas lawan. “Brasil terlalu kuat hari ini. Kami belajar banyak dan akan memperbaiki kelemahan untuk laga berikutnya,” katanya singkat.

Kemenangan ini membawa Brasil memuncaki klasemen sementara Grup C dengan tiga poin, unggul selisih gol atas lawan berat lainnya seperti Serbia dan Swiss. Dengan performa lini depan yang tajam serta pertahanan yang solid, Selecao mengirim pesan kuat bahwa mereka adalah kandidat serius juara. Turnamen masih panjang, namun malam di New Jersey ini sepenuhnya milik Vinicius Junior dan tarian Samba yang mematikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User