Vietnam Pesta Gol, Hantam Timor Leste 7-0 di Piala AFF

Stadion Chonburi, Thailand, menjadi saksi keganasan lini serang Vietnam pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026. Jumat malam (24/7), pasukan pelatih Philippe Troussier menghancurkan Timor Leste dengan...

Jul 28, 2026 - 07:46
0 0
Vietnam Pesta Gol, Hantam Timor Leste 7-0 di Piala AFF

Stadion Chonburi, Thailand, menjadi saksi keganasan lini serang Vietnam pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026. Jumat malam (24/7), pasukan pelatih Philippe Troussier menghancurkan Timor Leste dengan skor telak 7-0. Hasil ini menempatkan Vietnam di puncak klasemen sementara dan mengirim peringatan keras kepada rival-rival sekelompok. Dominasi ditunjukkan sejak menit awal hingga peluit panjang berbunyi, dengan statistik penguasaan bola mencapai 74 persen dan 12 tembakan tepat sasaran dari total 20 percobaan.

Formasi 4-3-3 ofensif yang diterapkan Vietnam sejak starting XI langsung menekan garis pertahanan Timor Leste. Kombinasi umpan pendek cepat dan pergerakan tanpa bola membuat lini belakang lawan kewalahan. Gol pertama tercipta pada menit ke-11 melalui sundulan bek tengah Que Ngoc Hai memanfaatkan sepak pojok Nguyen Quang Hai. Keunggulan cepat itu membuka keran gol selanjutnya. Pada menit ke-23, striker Nguyen Tien Linh menggandakan skor lewat skema serangan balik yang diakhiri dengan penyelesaian klinis dari dalam kotak penalti, memanfaatkan assist cerdik Pham Tuan Hai.

Babak Pertama: Empat Gol Tanpa Balas

Timor Leste yang mencoba bertahan dengan blok rendah 5-4-1 jelas tidak mampu membendung tekanan. Pada menit ke-31, Vietnam menambah keunggulan melalui aksi individu Nguyen Van Toan. Pemain sayap lincah itu menusuk dari sisi kanan, melewati dua bek, dan melepaskan tembakan menyusur tanah yang tak terjangkau penjaga gawang. Gol keempat hadir di masa injury time babak pertama. Tepatnya menit 45+2, Do Hung Dung melepaskan tendangan dari luar kotak penalti setelah menerima bola rebound. Bola meluncur deras ke sudut kanan gawang. Skor 4-0 menutup paruh pertama.

Keunggulan mutlak ini mencerminkan perbedaan level antara kedua tim. Statistik mencatat Vietnam mencatatkan 8 tembakan tepat sasaran dari 13 percobaan di babak pertama, sementara Timor Leste nihil shot on target. Penguasaan bola juga timpang: Vietnam 78 persen berbanding 22 persen kubu lawan.

Babak Kedua: Rotasi dan Tambahan Tiga Gol

Memasuki babak kedua, Troussier melakukan sejumlah pergantian untuk menjaga kebugaran pemain. Masuknya Nguyen Dinh Bac dan Khuat Van Khang menambah daya gedor dari lini kedua. Hasilnya, pada menit ke-58, giliran Dinh Bac yang mencatatkan namanya di papan skor. Umpan silang Van Khang dari sisi kiri berhasil ditanduknya dengan sempurna tanpa bisa dihalau kiper. Gol kelima. Keunggulan 5-0 membuat tempo permainan sedikit menurun, tetapi Vietnam tetap mengontrol jalannya laga.

Timor Leste sempat mendapat peluang emas pada menit ke-67 lewat serangan balik yang diakhiri tembakan Joao Pedro. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang setelah kiper Dang Van Lam melakukan penyelamatan penting. Momen itu menjadi clean sheet yang menjaga gawang Vietnam tetap perawan. Menit ke-76, Vietnam kembali berpesta. Kali ini dari titik penalti setelah Nguyen Tien Linh dilanggar di kotak terlarang. Eksekusi dingin Nguyen Van Quyet membuat skor menjadi 6-0. Gol penutup kemenangan 7-0 lahir di menit ke-85 melalui sundulan bek Bui Hoang Viet Anh memanfaatkan situasi sepak pojok.

Pahlawan Kemenangan dan Rekor Awal

Nguyen Tien Linh tampil sebagai bintang lapangan dengan torehan satu gol dan satu assist. Duet lini tengah Do Hung Dung dan Nguyen Quang Hai menjadi motor serangan yang mengalirkan 563 umpan sukses sepanjang pertandingan. Pertahanan Vietnam pun layak diacungi jempol karena mencatatkan clean sheet dan hanya memberi Timor Leste satu tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.

Dari segi disiplin, laga berjalan bersih. Wasit hanya mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain Timor Leste, Gali Freitas, akibat pelanggaran keras pada menit ke-53. Tidak ada insiden VAR yang menghentikan pertandingan. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Vietnam untuk menghadapi laga berikutnya melawan tim-tim tangguh seperti Thailand atau Indonesia, yang juga berada di grup yang sama.

"Kami bermain sesuai rencana. Para pemain menunjukkan intensitas tinggi dan penyelesaian akhir yang sangat baik. Tapi ini baru satu pertandingan, kami harus tetap rendah hati dan fokus ke laga selanjutnya," ujar pelatih Philippe Troussier dalam konferensi pers usai laga.

Dengan selisih gol +7, Vietnam untuk sementara memuncaki klasemen Grup A, unggul produktivitas gol atas calon pesaing lainnya. Hasil ini juga menjadi kemenangan terbesar mereka di fase grup sepanjang sejarah Piala AFF, menyamai rekor 7-0 atas Myanmar pada edisi 2018. Mampukah mereka mempertahankan momentum ini? Publik sepak bola Vietnam jelas berharap perjalanan di turnamen ini berakhir dengan trofi juara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User