Veda Ega Sabet Posisi Start Kedua di Kualifikasi Moto3 Brasil
Sesi kualifikasi Moto3 Brasil 2026 menyajikan kejutan menyenangkan bagi penggemar balap Indonesia. Pembalap muda Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, tampil impresif dengan merebut posisi start kedua un...
Sesi kualifikasi Moto3 Brasil 2026 menyajikan kejutan menyenangkan bagi penggemar balap Indonesia. Pembalap muda Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, tampil impresif dengan merebut posisi start kedua untuk balapan utama di Sirkuit Interlagos, Minggu (15/11) waktu setempat. Pencapaian ini menjadi start terdepan dalam kariernya di Grand Prix setelah sebelumnya beberapa kali mentok di baris ketiga.
Sirkuit sepanjang 4,3 kilometer yang baru saja diaspal ulang itu menjadi saksi bagaimana Veda memanfaatkan ban soft baru di Q2. Ia mencatatkan waktu terbaik 1:49,232, hanya terpaut 0,078 detik dari peraih pole position, Riccardo Rossi (Leopard Racing). Rossi yang kerap tampil sebagai kualifikasi spesialis musim ini harus bekerja keras menahan laju pembalap Indonesia bernomor 97 itu yang terus memperbaiki sektor ketiga.
Strategi Ciamik di Tengah Ancaman Hujan
Kualifikasi berlangsung dalam dua sesi yang kontras. Q1 diwarnai insiden tiga pembalap yang tergelincir di Tikungan 4, memaksa pengawas lomba mengibarkan bendera kuning selama delapan menit. Veda yang lolos langsung ke Q2 berkat catatan waktu kombinasi latihan bebas mampu membaca situasi. Ketika ancaman gerimis mulai terasa di lima menit terakhir, ia dan krunya memutuskan keluar pit lebih awal dengan ban slick soft depan-belakang.
Keputusan itu terbukti jitu. Saat trek masih sepenuhnya kering, Veda membukukan sektor pertama tercepat di antara 18 pembalap Q2 dengan split 22,411 detik. Ia menjaga momentum di sektor kedua yang berliku, meski kehilangan sedikit waktu di Tikungan 9 akibat understeer. Catatan waktu yang bertahan hingga bendera finis membuatnya menempati grid 2, mengungguli nama-nama mapan seperti Dennis Foggia dan Jaume Masia.
Rangkaian Statistik Menggembirakan
Sepanjang akhir pekan, Veda menunjukkan grafik peningkatan signifikan. Di sesi latihan bebas pertama (FP1), ia hanya menempati posisi ke-14 dengan waktu 1:51,897. Namun pada FP2, ia melesat ke urutan ke-7 setelah melakukan perubahan set-up suspensi depan dan pemetaan engine brake. Data dari rekaman telemetri Honda NSF250RW miliknya menunjukkan peningkatan kecepatan puncak hingga 237,2 km/jam di trek lurus utama—tertinggi ketiga di antara seluruh line-up Moto3.
Dari sisi konsistensi, Veda juga mencatatkan empat putaran berturut-turut dalam rentang 1:49,6—sebuah modal berharga untuk balapan 22 lap nanti. Penguasaan Sektor 3 yang terdiri dari kombinasi tikungan medium-speed ternyata menjadi kunci. Dengan waktu 35,811 detik, ia memuncaki catatan sektor tersebut, unggul 0,15 detik dari rata-rata pembalap lain.
Dukungan Tim dan Antisipasi Balapan
Manager Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya.
"Veda memperlihatkan kedewasaan dalam membaca kondisi trek dan mengatur waktu. Ini hasil kerja keras tim teknis dan mentalitas kuat dari Veda sendiri. Kami optimis untuk race, meski menyadari balapan akan berlangsung ketat,"ujar mantan pembalap 250cc itu melalui rilis resmi tim.
Sementara itu, Veda memilih merendah. Ia mengakui puas dengan posisi start namun fokus utama tetap pada race pace. "Saya cukup nyaman dengan motor sejak FP2. Tapi balapan nanti soal mengelola ban dan memilih momen yang tepat untuk menyerang. Target realistis adalah finis lima besar dulu," katanya dalam sesi wawancara paddock.
Balapan Moto3 Brasil dijadwalkan pukul 12:00 waktu setempat. Kondisi cuaca diprediksi cerah berawan, memberi peluang Veda untuk menerjemahkan posisi start impresif menjadi hasil maksimal di depan sebagian besar penonton yang akan meneriakkan namanya.
Baca juga:
Comments (0)